Bung Karno mengatakan: bangsa yang maju adalah bangsa yang mengenal 
sejarahnya.

Pepatah umum: kacang tidak lupa kulitnya.

Kita adalah bagian dari sejarah kita. Pemahaman masa kini adalah juga dari 
masa lalu, dan; masa lalu dan masa kini adalah tumpuan masa depan.

Etnis Cina kuat di sektor ekonomi (80%), tinggal politik saja; turut serta 
dalam pembuatan undang-undang (DPR). Ingat dulu Buddhisme tertindas, 
tersusahkan di negeri ini. Supaya lancar kerja Buddhisme, maka tidak bisa 
dari segi ekonomi (pembangunan Vihara, dll) saja.

Salam.

>From: Peng Qinghe <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [email protected]
>To: [email protected]
>Subject: Re: [Dharmajala] VOC
>Date: Wed, 15 Jun 2005 19:32:26 -0700 (PDT)
>
>Lebih baik jangan membicarakan masalah politik, apalagi politik dari bagian 
>sejarah, karena kita tidak mengetahui kebenarannya (kita tidak hidup di 
>jaman itu).
>
>Lebih baik pula jangan membicarakan masa lalu, karena bila kita 
>membicarakan masa lalu, tidak akan melangkah maju ke depan, disebabkan yang 
>kita pikirkan masalah lalu, bukan rencana ke depan yang kita 
>konsentrasikan.
>
>
>Michael suswanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Perilaku manusia sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Sejak zaman
>penjajahan (VOC) mulai masuk ke Indonesia, sekitar akhir tahun 1600, bangsa
>kita dikelompokkan menjadi tiga bagian. Bagian pertama: bangsa Belanda
>(bangsa kulit putih) sebagai penguasa atau penjajah. Yang kedua: bangsa
>kulit kuning (etnis Cina) yang dijadikan partner dalam berdagang untuk
>menjual hasil-hasil alam dari Indonesia. Yang ketiga: pribumi asli
>Indonesia. Ketiga bagian itu dilakukan berbeda oleh VOC. Bagian pertama dan
>bagian kedua selalu diprioritaskan dan diberi kesempatan pertama. Sedangkan
>bagian ketiga, selalu mendapat prioritas terakhir. Tempat tinggal dari
>ketiga bagian itu juga dipisahkan. Bagian pertama dan bagian kedua 
>bertempat
>tinggal jauh daripada bagian ketiga. Ini adalah salah satu awal yang 
>membuat
>terbentuknya kesenjangan sosial. Ini yang sering dimunculkan ketika terjadi
>peristiwa-peristiwa besar di Indonesia. Peristiwa besar setelah Indonesia
>merdeka ialah: tahun 65 ?66 pemberontakan dengan meletusnya pemberontakan
>G30 S-PKI. Situasi Indonesia tidak menentu: pemerintah sedang bergejolak
>sekali. Di saat-saat demikian, terjadilah kerusuhan masal. Tidak tahu siapa
>yang menyulut, tetapi yang jelas korbannya tak pelak ialah warga keturunan
>Cina. Banyak warga keturunan Cina disangka ikut PKI sehingga banyak yang
>hilang tak berbekas dan keluarga-keluarganya dikucilkan, tidak boleh
>bersekolah. Banyak tokoh-tokoh yang dijarah dan banyak juga yang dianiaya.
>Dan akhirnya pemerintakan pun berganti.
>
>Selama pemerintahan baru, yang disebut orde baru, warga keturunan makin
>terdesak meskipun mereka menguasai perekonomian. Budaya-budaya dan
>tradisi-tradisi Cina makin susah berkembang di Indonesia, bahkan ada kesan
>akan dihilangkan yang berpuncak sekitar pertengahan sekitar tahun 90 yang
>sama sekali tidak boleh ada terlihat pertunjukan-pertunjukan bahkan orang
>yang melakukan peribadatan di klenteng-klenteng bisa ditangkap oleh
>pemerintah. Tidak tahu apa kaitan antara makin terdesaknya orang keturunan
>di Indonesia dengan goncangnya pemerintahan yang berkuasa yang akhirnya
>berujung kepada demonstasi besar-besaran pada Mei 98. Tetapi yang amat
>disayangkan, ketika terjadi peristiwa tersebut, kembali orang keturunan 
>Cina
>yang terkena getahnya; teraniaya, diperkosa, dijarah, dibunuh, diculik, dan
>lain sebagainya. Ini merupakan yang kesekian kalinya peristiwa dengan 
>adegan
>yang hampir sama.
>
>Jika dikaji lebih lanjut, seringnya warga keturunan Cina menjadi sasaran
>meskipun di Indonesia banyak warga keturunan-keturunan asing yang lain.
>Salah satu pemicunya ialah rasa iri hati, rasa cemburu dari masyarakat
>pribumi maupun keturunan asing lain melihat keberhasilan orang keturunan
>Cina di Indonesia. Dan sampai saat ini, orang-orang keturunan Cina selalu
>terjepit dan juga selalu dipersulit dalam kehidupan sehari-harinya di
>Indonesia. Contohnya, untuk mengurus surat-surat harus disertai SBKRI 
>(Surat
>Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia), padahal warga keturunan asing
>lain tidak pernah dimintai. Orang-orang keturunan Cina juga sangat sulit
>untuk masuk ke biro-biro pemerintahan, menjadi pegawai negeri, tentara,
>polisi, dan sebagainya.
>
>_________________________________________________________________
>REALESTATE: biggest buy/rent/share listings
>http://ninemsn.realestate.com.au
>
>
>
>
>
>
>
>** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri 
>saya maupun di luar diri saya **
>
>** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami 
>taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan 
>cinta kasih yang kokoh **
>
>** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
>secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga 
>terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
>
>** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh 
>welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore 
>hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama 
>melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan 
>orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
>---------------------------------
>Discover Yahoo!
>  Get on-the-go sports scores, stock quotes, news & more. Check it out!

_________________________________________________________________
Single? Start dating at Lavalife. Try our 7 day FREE trial! 
http://lavalife9.ninemsn.com.au/clickthru/clickthru.act?context=an99&locale=en_AU&a=19179





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke