Bro/Sis ECS, Jelas kita berbeda perspektif.
Saya hargai perbedaan itu dan sepertinya anda juga. Jelas anda juga mengajak saya berdiskusi melalui milis ini. Terima kasih, saya belum dapat menemukan waktu untuk berdiskusi melalui email. Opportunity costlah. Nulis untuk berdiskusi berarti tidak bisa mengerjakan hal lain, seperti saat sedang mengetik email ini. Apa tujuan dari ajakan berdiskusi yang ada di benak anda? Sekadar berwacana ria saja atau akan mengerucut pada kita bersama-sama melalukan sesuatu untuk Transformasi Diri dan Transformasi Sosial? Jika hanya untuk berwacana ria saja, maaf seribu maaf, saya hingga saat ini belum ada kemewahan untuk berdiskusi dengan siapa pun juga dengan tujuan itu. Tapi jika ajakan diskusi anda akan berakhir dengan kita akan bersama-sama melakukan sesuatu untuk Transformasi Diri dan Transformasi Sosial, wah...kebetulan sekali, lagi butuh banget teman seperjuangan. Kalau begitu, saya usul lebih baik jangan di milis ini. Selain sulit untuk mengekspresikan diri, juga akan membanjiri mail box anggota milis ini. Mari kita copy darat saja. Saya tinggal di Jakarta. Jika anda tinggal di Jakarta, mari atur waktu untuk kita berdiskusi hal2 yang konkrit dan yang akan berakhir dengan sama2 melakukan sesuatu yang bermanfaat. Jika anda tinggal di luar jakarta (bukan luar negeri ya...hahaha...sebab saya ga punya ongkos untuk ke sana, kecuali pas ada kesempatan ke sana), silahkan japri kasih tahu saya kota tempat tinggal anda dan juga alamat kontaknya, siapa tahu suatu hari saya berkesempatan hadir di kota anda dan dapat berdiskusi dengan anda di sana. Terima kasih banyak atas perhatian anda untuk saya dan semoga perjumpaan maya kita berakhir dengan persahabatan dan partnership di dunia nyata. Sekuntum teratai untuk anda, seorang calon Buddha. Anumodana Let us try to be mindful Salam Perjuangan JL --- In [email protected], "EasyCoolSmart" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sdr. Giri... > > > Sesuai penjelasannya, saya bisa tanggapi begini: tentunya referensi saya dengan Sdr. Pelayan Buddha yg berbeda. Jika sama, maka Sdr. Pelayan Buddha tidak akan menterjemahakan atau mengedit atau terlibat dalam tulisan yg tendensius. Nah, ketika saya bertanya kepada Sdr. Pelayan Buddha ttg: apakaha Sdr. Pelayan Buddha menilai Buddhisme sebagai institusi yg independen atau demokratis; semata2 sebagai introduksi utk melihat kita bisa berdiskusi lebih jauh. Jika hal di muka ini saja sudah tidak ada kesepakatan, maka akan sulit bagi kita berdikusi [mengutip Sdr. Pelayan Buddha: "wong kusir aja tdk berdebat"]. Lantas Sdr. Pelayan Buddha tidak memberikan tanggapan atas pertanyaan saya & minta saya langsung memberikan penjelasan ~ jika tdk berkenan, maka sebaiknya case di-close saja... Nah, ini bagi bagi saya cukup jelas; bahwa kami memiliki persepsi yg pasti berbeda & saya setuju utk close the case... > > Saya juga mohon maaf jika ada kata yg salah. > > Pis juga... > > =============================== > ----- Original Message ----- > From: Giri > To: [email protected] > Sent: Tuesday, June 21, 2005 14:18 > Subject: [Dharmajala] Ramal meramal? > > > Begini Bro ECS, > > Untuk jelasnya anda baca dulu tulisan anda yang dicopy paste lagi oleh GK. Mungkin Bro Gunawan perlu memperjelas lagi pertanyaannya. Atau coba saya bantu menterjemahkannya. :p > > Bro ECS, > dari tulisan kamu tanggal 16 Juni tersebut, anda nampaknya sudah "memvonis" bahwa bro Jimmy itu akan sulit berjodoh dengan buddha dhamma. Nah maksud Bro Gunawan ini, apakah ini disebabkan referensi anda dan bro Jimmy itu berbeda? Atau memang referensi Anda itu lebih valid dari Bro Jimmy sehingga anda bisa memvonis demikian? > > Nah, mungkin bro Gunawan berharap anda mau menjelaskan kenapa sampai bisa menilai (tafsir) seperti itu. Kalau benar, saya juga mau diramal.. hahahaha... tapi yang bagus2 loh. :D > > Bukan begitu Bro Gunawan? > > Mohon maaf kalau ada kesalahan kata. > > > peace > > > > Giri > ----- Original Message ----- > From: EasyCoolSmart > > ----- Original Message ----- > From: Gunawan Kurnia > > GK :(IA) > Saya kutip lagi kalimat itu dengan lengkap. > " Dari beberapa terjemahan maupun editan dr Sdr. Jimmy Lominto ini ; tidak > sedikit bagian yang saya nilai adanya embrio yg bisa mengakibatkan nantinya > [ dalam kehidupan akan datang ] dia akan sulit berjodoh / bertemu dengan > Dharma." > > Menurut Bro EasyCoolSmart, dengan kalimat tersebut Bro EasyCoolSmart tidak > bertafsir, melainkan Bro EasyCoolSmart melakukan penilaian melalui > perbandingan antara tulisan terjemahan Bro Jimmy dengan referensi yang Bro > EasyCoolSmart punya. > Bro EasyCoolSmart, apakah benar pemahaman ( atau malah tafsiran ? ;) saya > tersebut terhadap jawaban Bro EasyCoolSmart ? > ECS (IIA): > > => Sorry, saya sudah baca ulang beberapa kali tapi kurang nangkap point pertanyaannya. > > > > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** > > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** > > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** > > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** > > > > ------------------------------------------------------------------------------ > Yahoo! Groups Links > > a.. To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ > > b.. To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
