Syair Untuk Meditasi
16.Duduk
Ketika duduk disini,
Seperti duduk di bawah pohon Bodhi.
Tubuhku adalah kesadaran itu sendiri,
Bebas sepenuhnya dari godaan.
Alasan spesies Ficus religiosa ini disebut sebagai pohon bodhi ialah karena Buddha merealisasikan penerangan sempurna di kaki pohon jenis ini. Bodhi berarti tercerahkan atau terbebaskan. Saat ini, tempat dimana Buddha merealisasikan penerangan sempurna ini adalah Bodh Gaya, dan vihara yang paling besar dibangun disana untuk mengenang pencapaiannya. Pohon Bodhi ini berdiri dan tumbuh dengan indahnya, meskipun ia adalah cucu dari pohon dimana Buddha mencapai penerangan sempurna.
Ketika kita tiba di bantalan atau kursi meditasi, kita dapat merangkapkan kedua telapak tangan kita (beranjali), menghormat, dan melafalkan syair ini. Selanjutnya kita dapat duduk dengan perlahan dan hati-hati. Ketika kita duduk di bantalan dengan perhatian yang penuh akan saat ini, proses duduk ini merupakan kelanjutan dari kesadaran tercerahkan dari Buddha. Meditasi bukanlah duduk pasif dalam ketenangan. Meditasi adalah duduk dengan kepedulian, bebas dari gangguan, dan merealisasikan pengertian yang jernih yang timbul dari konsentrasi.
Maha Bikhsu Y.A. Thich Nhat Hanh
"Saat ini Saat Terindah"
Ketika Bangun Pagi ini, Saya tersenyum
Dua puluh empat jam baru ada di depanku
Saya berjanji untuk hidup secara penuh perhatian dan berkesadaran pada setiap saatnya
Dan memandang semua makhluk dengan mata welas asih
Sekuntum teratai untuk anda, seorang calon Buddha .
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS