Note: forwarded message attached.
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page
http://www.yahoo.com/r/hs
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--- Begin Message ---Warga Kali Adem telah Memiliki Rumah BaruPara warga pinggiran Kali Adem yang beberapa kali harus tergusur dari tempat tinggal mereka, kini bisa bernafas lega. Keseharian mereka yang tak pernah lepas dari air kotor dan bau, banjir dan ancaman berbagai penyakit, kini berganti menjadi pemukiman yang nyaman dan jauh lebih manusiawi. Kini mereka tinggal di Rumah Susun Cinta Kasih 2 yang merupakan bantuan dari Tzu Chi yang terletak di kawasan Kampung Nelayan Muara Angke, tidak jauh dari tempat tinggal mereka sebelumnya. Mereka pindah ke sana sejak tanggal 26 Juni 2005 lalu. Selama menunggu pembangunan rumah susun, mereka mendirikan penampungan sementara di Kampung Neas yang kumuh dan kurang manusiawi.
Sabtu, tanggal 16 Juli 2005, langit di atas perumahan tersebut sangat cerah. Kesibukan tampak terlihat. Banyak orang berkumpul di sana. Hari itu adalah hari peresmian perumahan tersebut yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.
Sejak pagi hari, sudah terlihat kesibukan yang meningkat, terutama di aula warga. Jajaran bangku untuk tamu telah tertata rapi. Di jalan raya depan rumah susun, dinas kebersihan sibuk membersihkan sampah karena banyaknya sampah karena terbawa air yang banjir. Malam sebelumnya hujan yang cukup besar mengguyur langit Jakarta. Jarum jam baru saja melintas dari angka sembilan, Sutiyoso pun datang. Empat barongsai memasuki aula warga, tempat berlangsungnya acara, yang menandakan acara dimulai.Kekuatan Cinta Kasih
Ini adalah bukti dari kekuatan cinta kasih, seru Gery Ho, perwakilan Tzu Chi Internasional dalam sambutannya. Rumah susun ini dibangun dengan dana yang dikumpulkan dari berbagai lapisan masyarakat, salah satunya melalui bazar yang terbuka untuk umum. Ia juga memberi ucapan selamat kepada Tzu Chi Indonesia karena telah menjalankan pesan Master Cheng Yen dengan mendirikan rumah susun ini. Sedangkan Sutiyoso berpesan kepada para warga rumah susun untuk selalu bergotong-royong, menjaga kebersihan, dan menanam pohon di setiap tanah yang kosong agar rumah susun hijau dan rindang.
Rumah susun tersebut dibangun bagi para nelayan yang tinggal di pinggiran Kali Adem yang digusur oleh pemerintah tanggal 22 Oktober 2003 lalu. Hanya warga yang memiliki KTP DKI Jakarta yang berhak mendapatkannya. Hingga hari peresmian, sejumlah 405 KK telah memenuhi syarat kelengkapan tinggal, namun baru 382 KK yang telah menempatinya. Rumah susun 6 lantai tersebut terdiri dari 7 blok yang terdiri dari 600 unit dan menempati areal seluas 19.200 M2. Rumah susun juga dilengkapi dengan mushola, fasilitas pengolahan air bersih, dan listrik PLN 900 Watt.
Muniroh, seorang warga yang mewakili berbicara di podium, Ibu ini tak bisa menyembunyikan keharuannya. Kami mengucapkan terima kasih sebanyak-banyak kepada Pemerintah DKI Jakarta dan Yayasan Budha Tzu Chi Indonesia yang telah menyediakan fasilitas rumah yang sangat baik dan manusiawi kepada kami. Saya berjanji akan berbuat hal yang sama untuk dapat membantu orang lain di kemudian hari sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah kami terima, ucapnya sambil tak kuasa membendung air matanya. Beberapa warga yang ikut menyaksikan juga tak kuasa menahan air matanya.
Saya teringat kondisi tempat tinggal kami sewaktu di pinggir kali yang beberapa kali digusur. Digusur rasanya sangat sakit, apalagi waktu itu (22 Oktober 2003-red), saya sedang hamil 3 bulan. Usai digusur, kami selalu dijanjikan akan diberi tempat tinggal, tapi tak pernah terwujud. Sekarang Tzu Chi telah mewujudkan impian saya, tuturnya membuka memorinya. Waktu mendengar bahwa kami akan mendapat tempat tinggal sebagai pengganti, saya membayangkan paling hanya sebuah triplek, tapi ternyata jauh dari yang saya bayangkan. Ternyata rumahnya sangat bagus dan sangat manusiawi, serta perabot rumah telah disediakan dengan lengkap seperti ranjang tidur, lemari pakaian dan meja makan lengkap dengan kursinya, ia bercerita dengan berbinar-binar.
Normalisasi yang Manusiawi
Pembangunan rumah susun ini merupakan bagian dari komitmen Tzu Chi untuk membersihkan Kali Angke secara menyeluruh. Sebelumnya Tzu Chi telah memindahkan para warga di bantaran Kali Angke ke Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng.
Saya sangat terkesan dengan program ini karena mengangkat hidup dari orang-orang yang tadinya tidak punya harapan. Orang-orang yang tinggal di pinggir kali tidak sepenuhnya bisa disalahkan karena dibiarkan saja, tidak langsung ditindak. Pemerintah harus mencari jalan keluar dan meminta bantuan pada organisasi-organisasi seperti Yayasan Budha Tzu Chi ini, ujar Sarwono Kusumaatmadja, mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup. Ketika dimintai pendapatnya tentang proses normalisasi sungai yang terkadang harus menggusur warga sehingga berkesan kurang manusiawi, ia berpendapat, Seperti inilah yang manusiawi, ujarnya tentang proyek Rumah Susun Cinta Kasih Tzu Chi.
Keterangan Gambar : Peresmian Rusun Cinta Kasih Tzu Chi 2 Muara Angke dengan menarik kain penutup Keterangan Gambar : Persembahan yang indah, tarian dari murid sekolah Cinta Kasih. Keterangan Gambar : Peresmian yang turut serta diramaikan dengan kedatangan Barongsai. Keterangan Gambar : Pembagain beras kepada warga Rusun Cinta Kasih Tzu Chi 2 Muara Angke Keterangan Gambar : balon-balon terbang tinggi setinggi harapan warga Rusun Cinta Kasih Tzu Chi 2 Muara Angke Keterangan Gambar : Guberner DKI, Sutiyoso menandatangani prasasti peresmian Rusun Cinta Kasih Tzu Chi 2 Muara Angke.
sumber : www.tzuchi.or.id
Start your day with Yahoo! - make it your home page
--- End Message ---
