Kompas, Rabu, 03 Agustus 2005

Tahun 2025 Penduduk Indonesia 273,7 Juta
Lansia, Pengangguran, dan Penduduk Miskin Bertambah

Oleh: Runik Sri Astuti dan Suhartono

Jakarta, Kompas - Jumlah penduduk Indonesia tahun 2025 diperkirakan mencapai 273,7 juta jiwa atau mengalami kenaikan 67,9 juta jiwa dari jumlah penduduk tahun 2000 sebanyak 205,8. Pada tahun 2025 angka harapan hidup penduduk Indonesia juga mengalami peningkatan menjadi 73,7 tahun dari 69 tahun

Demikian dikatakan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sri Mulyani Indrawati saat membacakan hasil Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025 yang disusun bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Pusat Statistik, dan United Nations Population Fund, Selasa (2/8) di Jakarta.

”Pertambahan penduduk yang sangat pesat selama kurun waktu 20 tahun itu perlu diwaspadai karena berimplikasi pada strategi pembangunan Indonesia mendatang. Pertambahan penduduk mengakibatkan jumlah pengangguran dan jumlah penduduk miskin yang harus ditanggung pemerintah juga semakin tinggi,” katanya.

Memenuhi kebutuhan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutannya sebelum peluncuran buku proyeksi penduduk di Istana Negara, Jakarta, mengakui bahwa jumlah penduduk tahun 2025 yang diperkirakan akan mencapai 273,7 juta jiwa itu membuat dirinya harus berpikir keras mengenai kebutuhan dasar, yaitu sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan. Namun, tantangan itu harus diatasi bersama oleh seluruh komponen bangsa, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, sampai lembaga-lembaga lainnya, dengan strategi dan cara-cara yang tepat.

Oleh sebab itu, kata Presiden, Indonesia memerlukan satu rencana besar dalam jangka menengah maupun panjang, termasuk menggalakkan kembali program Keluarga Berencana (KB) dan dikonsolidasikan dengan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional.

Pertumbuhannya menurun

Ketua Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Prof Dr Prijono Tjiptoherijanto mengatakan, meski ada kenaikan jumlah penduduk, pertumbuhan rata-rata penduduk per tahun selama 2000-2025 cenderung menurun. Hal itu merupakan dampak keberhasilan pelaksanaan program KB.

Jumlah penduduk usia 0-14, yang pada tahun 2000 sebanyak 63.194 atau 30,7 persen dari total penduduk, akan menurun menjadi 62.392 jiwa walaupun secara absolut angkanya relatif sama. Penurunan terbesar pada usia 0-4 tahun karena adanya program KB. Jumlah penduduk usia produktif 15-64 tahun sebanyak 132.976. Itu berarti terjadi kenaikan pada tahun 2025 yang mencapai 187.998 jiwa. Meningkatnya penduduk usia produktif ini berdampak pada penurunan rasio ketergantungan. Saat ini 100 orang produktif menanggung 50 orang tidak produktif.

Jumlah penduduk usia 65 tahun ke atas pada tahun 2000 hanya 9.674 atau 4,7 persen. Tahun 2025 menjadi 23.260 jiwa, itu berarti jumlah penduduk yang ditanggung oleh usia produktif menjadi lebih besar.

Prijono menambahkan, tingginya angka pengangguran pada semester I tahun 2005 mencapai 600.000. Apabila ditambah dengan jumlah penduduk miskin yang saat ini 36 juta jiwa akan memperumit permasalahan. Sampai tahun 2025 diproyeksikan angkatan kerja menjadi persoalan yang paling pelik.


Start your day with Yahoo! - make it your home page

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke