Pertanyaan saya,
koq rasanya kita tidak boleh belajar dari masa lalu....bukankah ada
orang yang mengatakan..masa lalu adalah yang membentuk
diri kita sekarang...dengan memahami kesalahan masa lalu maka kita tidak
akan mengulagi hal tersebut...
masa depan..yah kita tahu koq masa depan adalah segala yang tidak
pasti..tapi apakah kita tidak boleh merencanakan masa depan...
(ada yang mengatakan, Manusia merencanakan Tuhan yang menentukan) ???????
Mr. Yamin Prabudy,
Perhaps Bhante Thich Nhat Hanh means that we do not need to be attached or craved to the past, because we can not do anything to turn the time.
Ofcourse, we can learn from past experience by not doing the same mistakes (without attached or craved), but not to remember our failures those can make us suffer a lot.
The same thing, we can plan our future, and again we should not be attached or craved to our future for success, because the future will depend on so many factors those beyond our control. In order not to be suffer for the things we are not sure about, we better do our best things to day mindfully.
This phenomenon is very much in line with Buddha teaching of Tilakhana (Anicca - Dukkha - Anatta). Have mindful days, do not attached or craved to the past and future.
Please correct me, if I am wrong !
Thanks & Regards,
Start your day with Yahoo! - make it your home page
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Religion and spirituality | Spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
--- Begin Message --- Ini kutipan dari Artikel Walking with Peace and Presence
"The Buddha said that the past is already gone, and the future is not
yet here. There is only one moment for us to live, and that is the
present moment. We have an appointment with life, and that appointment
takes place in the present moment. If we miss the present moment, we
miss our appointment with life, which is serious. In our daily life, we
have a tendency to think about the past, to get caught in the sorrow and
regret concerning the past, and to get caught in the fear and
uncertainty about the future, so our mind is not in the present moment.
That is why it is very important to learn how to go back to the present
moment in order to become fully alive, fully present. Walking meditation
helps us do that easily."
Yuk kita bahas alenia ini....
dikatakan masa lalu telat lewat dan masa depan belum datang...
kehidupan itu adalah sekarang, saat ini, The Present ......
Dalam kehidupan sehari-hari, kita memikirkan masa lalu dan terjebak
dalam kesedihan dan menyesali masa lalu
serta terjebak dalam ketakutan akan kehidupan masa depan yang tak
pasti......
Jadi sangat penting untuk kembali lagi ke Masa Sekarang..saat ini,...The
Present
Pertanyaan saya,
koq rasanya kita tidak boleh belajar dari masa lalu....bukankah ada
orang yang mengatakan..masa lalu adalah yang membentuk
diri kita sekarang...dengan memahami kesalahan masa lalu maka kita tidak
akan mengulagi hal tersebut...
masa depan..yah kita tahu koq masa depan adalah segala yang tidak
pasti..tapi apakah kita tidak boleh merencanakan masa depan...
(ada yang mengatakan, Manusia merencanakan Tuhan yang menentukan) ???????
Bro/Sis, tolong pencerahannya tentang hal ini....
-----------------------------------
metta,
yamin prabudy
Dhammamitt - Online Buddhist Shop
http://www.dhammamitta.com
--- End Message ---
