Hallo,
Ada artikel yg saya baca beberapa thn yg lalu mengenai para CEO Amerika perusahaan terkemuka beramai-ramai ke India mengikuti meditasi Vipassana tradisi Goenka dimana menurut CEO tsb hasil yg didapat dari meditasi sangat bermanfaat untuk mereka mengambil keputusan yg tepat dan mereka juga lebih manusiawi mengelola persh

Yenny Tan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hello,

Mungkin ini bukan usul yang bagus.

Bagaimana kalau meditasinya di fokuskan pada bagaimana mengembangkan bisnis?

Yah anggap "mengembangkan bisnis" sebagai objek meditasi.

Bisa juga kalau misalnya ada masalah dengan karyawan, trus dibuat "mengatur
karyawan" sebagai objek meditasi.

Trus misalnya ada masalah dengan pelanggan, "cara menarik pelanggan"
dijadikan objek meditasi.


Thanks,

Yenny Tan

>    From: safira luiz <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Selamat siang teman-teman seDhamma. Saya minta
> masukkan dari teman teman semua.
>
> Ada seseorang, sebut saja x, diajak ikut bermeditasi
> dan akhirnya dia tertarik dan mulai belajar meditasi
> rutin, brapa kali seminggu.
>
> Sampai suatu hari dia menyampaikan niatnya untuk
> mengurangi meditasi (yah sesekali boleh deh, ktnya)
> karena sejak dia melakukan meditasi rutin tersebut,
> gairah akan berbisnis dia perlahan-lahan mulai
> menghilang. MUNGKIN awalnya penuh dengan semangat
> tinggi berbisnis, ekspansi atau bersaing kini mulai
> redup. Ya jadi tidak bersemangat lagi.
>
> Sebelumnya thank u banget.
>
> Salam,

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke