Dear All,.... dari beberapa pembahasan dan posting yang beredar... ada yang mengatakan menyusun batu bata yg kemudian di sebut sekolah itu gampang.... kalau kita mau bekerja sama dll dll dll dll ada yang bahas masalah kurikulum dll dll dll dll
tapi menurut saya kenapa kita ributkan masalah membangun sekolah batu bata... sibuk memikirkan kurikulum (yang pada akhirnya harus mengacu pada kurikulum nasional) yang ditawarkan ada satu sekolah yang kita tidak sentuh.... sekolah di dalam rumah - pendidikan dalam rumah..... pertanyaan : dalam 1 hari si anak berapa jam sih ada di sekolah ??? 8 jam ? 9 jam ? sisa waktunya si anak ada di mana ??? les/kursus? di rumah belajar ? pada hari libur si anak ada di mana ??? di sekolah / di rumah ? si anak lebih banyak berinteraksi dengan siapa ?? guru / ibu - ayah / atau teman ?? yg kita bicarakan adalah lingkupan wajib belajar SD - SMP dulu d kenapa kita tidak memikirkan masalah pengetahuan agama/moral di rumah ? bagaimana caranya kita membekali ayah/ibu muda supaya bisa membekali si anak dengan pengetahuan tersebut.... kita sadari ngak, kalau seorang anak melihat bagaimana cara ayah dan ibu bersikap/berinteraksi si anak selalu mengambil ayah/ibu sebagai role model.... takut kalau si anak masuk ke agama K kalau sekolah di K ??? kata saya sih ini semua tergantung dengan ayah dan ibu ...... kita ribut pendidikan-pendidikan dan pendidikan..... tapi tempat pendidikan itu diberikan paling mendasar kita lupakan... belajar bukan hanya di sekolah loh......(pendapat pribadi saya) bukankah lebih indah kalau si anak tumbuh dan berkembang dalam keluarga Buddhist yang harmonis..... bukankah pada akhirnya si anak akan terselamatkan dari keluarga broken home karena memiliki keluarga Buddhist yg harmonis ? bukankah nantinya si anak akan berpikir...wah ajaran Buddha itu INDAH.....liat saja papa dan mama saya Buddhist dan mereka memiliki sikap dan sifat yang baik dll dll dll dll bukankah dengan demikian si anak juga terbebas dari cengkraman NARKOBA, dll dll dll asal si orang tua tidak terlalu over protected membangun sekolah batu bata yang diembel-embeli Buddhist itu baik.... tapi apakah semudah dan segampang yang diucapkan ? kita dalam Dharmajala berusaha membawa Dharma kembali ke Bumi..... nah Bumi bagi anak-anak adalah keluarga mereka..tempat mereka berpijak.... (setidaknya inilah pendapat saya) with metta, yamin > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
