Yah  !  Memang  Harus  Dimulai  Dari  Yang  Kita  Tahu  (Secara Inderawi )  Ke  Hal2  Lain Yang  Non  Inderawi !!  Keep On Walking  ..........

Rohana Huang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ketika fajar menyingsing, seorang lelaki tua

berjalan-jalan di pinggir pantai sambil menikmati

angin laut yang segar menerpa bibir pantai.

Di kejauhan dilihatnya seorang anak sedang

memungut bintang laut dan melemparkannya kembali

ke dalam air. Setelah mendekati anak itu, lelaki

tua itu bertanya heran;

'Mengapa engkau mengumpulkan dan melemparkan

kembali bintang laut itu ke dalam air?'.

Tanyanya.

'Karena bila dibiarkan hingga matahari pagi

datang menyengat, bintang laut yang terdampar itu

akan segera mati kekeringan.' Jawab si kecil itu.

'Tapi pantai ini luas dan bermil-mil panjangnya.'

Kata lelaki tua itu sambil menunjukkan jarinya

yang mulai keriput ke arah pantai pasir yang luas

itu.

'Lagi pula ada jutaan bintang laut yang

terdampar. Aku ragu apakah usahamu itu sungguh

mempunyai arti yang besar.' Lanjutnya penuh ragu.

Anak itu lama memandang bintang laut yang ada di

tangannya tanpa berkata sepatahpun. Lalu dengan

perlahan ia melemparkannya ke dalam laut agar

selamat dan hidup.

'Saya yakin usahaku sungguh memiliki arti yang

besar, sekurang-kurangnya... bagi yang satu ini.'

Kata si kecil itu.

---------------------------------------------- 

Teman, kita sering kali mendambakan untuk

melakukan sesuatu yang besar, namun sering kali

kita lupa bahwa yang besar itu sering dimulai

dengan sesuatu yang kecil

 

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)



Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke