Kompas, Kamis,
Husin Abdullah, Pahlawan Kebersihan
Oleh: Khaerul Anwar
Penampilannya sangat sederhana, bahkan barangkali ada yang menganggapnya gila. Hanya saja, sikap spartannya terhadap kebersihan mungkin membuatnya berhak menyandang gelar pahlawan kebersihan. Itulah Husin Abdullah (64), warga Desa Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
"Saya sering kali dicemooh dan dikira gila karena pekerjaan saya ngurus sampah dan kotoran saja, ujar Husin yang nama aslinya Gavin Birch.
Kegilaan lelaki asal Selandia Baru terhadap kebersihan itu bisa dibuktikan di jalan-jalan Kota Mataram. Dia berhenti di bak penampungan sampah, lalu mengumpulkan daun-daun, botol dan gelas plastik bekas, sampai kotoran kuda dan sapi. Dia pun akan memberikan penyuluhan kepada pejalan kaki yang melintas saat dia tengah mengumpulkan sampah.
Kawasan pesisir dan sungai seputar kawasan obyek wisata Senggigi dan Kota Mataram juga menjadi tempat bermain Husin karena di situ banyak sekali sampah rumah tangga yang tergerus air sungai dari hulu. Sampah itu berceceran di pasir, selain mengapung digoyang ombak laut yang membuat kawasan itu tampak kotor.
Bagaimana turis mau senang mandi dan berbaring kalau air laut dan pasirnya kotor, ucapnya. Mengapa ada penyakit malaria, diare, dan demam di
Sampah plastik itu dibawa dengan mobil Isuzu pick up, kemudian dibakar, sedangkan sampah dedaunan diolahnya dengan mesin penghancur sampah, kemudian dicampur dengan kotoran ternak, diendapkan selama dua hari. Limbah-limbah yang semula tidak berharga menjelma menjadi pupuk kompos yang sangat baik bagi tanaman, terutama tanaman sayuran/hortikultura.
Alat penghancur sampah yang digerakkan mesin diesel 8 HP (tenaga kuda) itu dibuatnya sendiri, modifikasi dari mesin buatan Selandia Baru, yang juga dilengkapi 15-18 cutting (pisau) dan blower (kipas). Bahan organik kaya akan sumber hayati (bokashi) seperti jerami, daun, dan ranting dimasukkan ke bak penampungan, diproses sampai hancur jadi bubur, yang nantinya dijadikan bahan pupuk kompos.
Setidaknya sudah 12 mesin penghancur sampah bikinannya dibeli sejumlah instansi dengan harga jual Rp 7 juta per unit. Berkat mesin itu pula Husin Abdullah meraih Anugerah Teknologi Tepat Guna Kategori Pengembang dari Pemerintah Provinsi NTB, 17 Desember 2004, berikut hadiah Rp 2,5 juta. Malah dengan peralatan bikinannya itu, kian lengkaplah julukan pahlawan kebersihan yang diberikan banyak kalangan di Mataram.
Ia membiayai pembangunan 46 jamban di Desa
Kepedulian Husin yang kemudian mendirikan Yayasan Cinta Lingkungan Lombok itu mengundang perhatian pengusaha hotel dan restoran di kawasan wisata Senggigi, selain bantuan rekan-rekan seasal dengannya yang tergabung dalam Rotary Club New
Hidup bersih dan sehat juga tercermin di rumahnya, berlokasi di pinggir Pantai Desa Batu Layar. Di atas tanah 33 are, halaman rumahnya ditanami berbagai pohon buah-buahan, bunga dan tanaman konservasi, sehingga suasana rumahnya terasa sejuk. Dia juga menyewakan enam homestay bagi wisatawan dengan tarif relatif murah, Rp 30.000 semalam.
Terpikat hatinya
Kiprah Husin dalam dunia kebersihan di
Allah-lah yang menunjukkan dan membawa saya ke
Di Lombok pula Husin menemukan jodohnya, Siti Hawa, yang dinikahinya pada
Sampai kapan akan menangani sampah? Sampai orang mau diajak hidup bersih dan sehat, jawabnya.
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
| Religion and spirituality | Spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
