Tanya Jawab 1

                               Y.A. Maha Biksu Thich Nhat Hanh 

Diterjemahkan oleh Jimmy Lominto

 

Ini adalah transkrip dari sesi tanya jawab 1 yang diadakan pada tanggal 20 Juli 1998 dalam rangka retret musim panas yang diselenggarakan di New Hamlet, Plum Village, Perancis.

 

Bhante, dapatkah Bhante memberikan sedikit penjelasan mengenai apa yang Bhante maksudkan dengan "Engaged Buddhism?"

 

Engaged Buddhism is just Buddhism (peserta tertawa), sebab jika ia tidak engaged, tidak terjun aktif, ia tidak bisa disebut agama Buddha. Pencerahan anda akan berdampak terhadap diri anda maupun orang-orang yang ada di sekeliling anda. Saya pikir ada kesalahpahaman tentang agama Buddha sebagai sesuatu yang menarik diri dari kehidupan sosial, kehidupan sehari-hari, dan itulah sebabnya mengapa orang menciptakan istilah “Engaged Buddhism” untuk memulihkan makna sejati agama Buddha. Agama Buddha adalah agama Buddha yang dapat kita lihat di dalam kehidupan sehari-hari kita dan bukan hanya di wihara, di ruang meditasi, dan lain sebagainya.

Terutama di kala anda menemukan diri anda berada dalam situasi perang atau yang situasi tidak berkeadilan sosial, ada kebutuhan yang nyata untuk membawa agama Buddha ke dalam kehidupan sosial seperti di Vietnam semasa perang. Waktu itu jelas sekali anda harus membuat agama Buddha terjun aktif, sehingga kasih sayang dan pengertian menjadi sesuatu yang hadir nyata dalam kehidupan sehari-hari dan bukan hanya sekadar ajaran di lembaga-lembaga Buddhis dan lain sebagainya. Ketika desa anda dibom dan dihancurleburkan, dan ketika anak-anak dan orang-orang dewasa di desa anda menjadi pengungsi, dapatkah anda terus berlatih meditasi duduk di ruang meditasi anda? Mungkin wihara anda belum dibom dan ruang meditasi anda masih utuh, tapi jika anda mendengar jerit tangis anak-anak dan orang dewasa desa anda yang terluka dan tidak punya rumah dan sarana lagi untuk bertahan hidup, bagaimana bisa anda duduk bermeditasi di sana subuh, siang, maupun di sore hari? Itulah sebabnya mengapa anda harus menemukan cara-cara untuk membawa latihan anda ke dalam kehidupan sehari-hari. Anda harus keluar  untuk membantu anak-anak dan orang dewasa yang terluka. Anda bisa lakukan apa saja untuk meringankan penderitaan mereka, tapi anda juga paham sekali jika anda campakkan latihan meditasi duduk, meditasi jalan, latihan Perhatian Murni anda, anda tidak akan mampu melanjutkan pelayanan anda untuk jangka waktu panjang. Itulah sebabnya sambil menolong para korban perang, anda mencari berbagai cara agar dapat terus melanjutkan berlatih nafas berkesadaran, jalan berkesadaran, bicara berkesadaran. Kalau tidak, anda akan kehilangan diri anda sebagai praktisi. Itulah sebabnya mengapa Engaged Buddhism bukanlah sekadar kerja sosial ataupun kerja meringankan penderitaan. Orang-orang yang melakukan kerja sosial atau kerja meringankan penderitaan bisa hanyut terseret ke dalam keputusasaan, kemarahan, kekecewaan. Jika anda adalah seorang engaged Buddhist sejati, semestinya anda tahu bagaimana menjaga diri anda agar tetap sebagai seorang praktisi saat melakukan berbagai hal untuk membantu orang-orang di dunia luar sana. Itulah sebabnya mengapa saya pikir Engaged Buddhism yang sejati berarti mempromosikan latihan Perhatian Murni ke dalam segala domain kehidupan sosial kita.

Kita harus membawa latihan Perhatian Murni ke sekolah-sekolah, sehingga para guru maupun murid tahu bagaimana caranya menjaga kedamaian mereka, suka cita mereka, dan kebersamaan mereka. Di sekolah dan universitas, para guru dan siswa mungkin sangat menderita. Ini adalah fakta. Itulah sebabnya mengapa kami usulkan pada banyak sekolah dan universitas untuk mendirikan Pusat Latihan Perhatian Murni di kampus dan banyak universitas yang telah menghubungi kami untuk menanyakan bagaimana caranya mendirikan Pusat Latihan Perhatian Murni di kampus mereka. Pusat Latihan Perhatian Murni adalah tempat bagi kita mempraktikkan Perhatian Murni sebagai sebuah praktik nonsektarian, nonagama. Sudah dipastikan bisa menawarkan Perhatian Murni sebagai sebuah praktik nonsektarian, nonagama. Kami telah medirikan Pusat Latihan Perhatian Murni yang sudah terbukti berhasil. Tidak masalah anda berasal dari tradisi spiritual apa, anda bisa datang ke Pusat Latihan Perhatian Murni untuk berlatih dengan orang-orang di sana. Anda bisa berlatih sebagai orang Yahudi, orang Katolik, orang Protestan, dan lain sebagainya. Anda tidak perlu mencerabut diri anda hanya untuk memeluk latihan Perhatian Murni.

Di rumah sakit, latihan Perhatian Murni bisa dilakukan bersama-sama oleh para dokter, pasien, dan perawat, karena jika mereka tahu bagaimana menikmati seni Hidup Berkesadaran, mereka akan menjaga diri mereka dan mereka dapat membantu semakin banyak orang, dan mereka tidak akan terkuras habis setelah beberapa waktu. Jadi, orang-orang yang berkecimpung di profesi-profesi yang menolong orang lain, para pekerja sosial, dan lain sebagainya selalu dapat memperoleh manfaat dari latihan Perhatian Murni, sehingga mereka dapat mempertahankan soliditas mereka, suka cita mereka, kemerdekaan mereka, agar bisa membantu banyak orang.

Kami telah berusaha membawa latihan Perhatian Murni ke penjara dan kami menerima laporan bahwa di penjara orang-orang berlatih dengan baik sekali. Nampaknya mereka tidak punya alternatif lain. Jika mereka berlatih Perhatian Murni di sana, mereka bisa bertahan hidup, mereka bisa menikmati hidup walaupun di penjara dan mereka bisa menjadi bodhisatwa yang membantu napi-napi lain. Sudah ada buku-buku yang ditulis oleh para napi yang mempraktikkan Perhatian Murni dan sahabat-sahabat kami di Inggris, di Amerika Serikat, telah mengirimkan buku-buku yang ditulis oleh saya dan guru-guru lain, serta majalah-majalah ke berbagai penjara, itu banyak sekali membantu. Itulah sebabnya mengapa bagi saya Engaged Buddhism adalah tentang berbagi latihan Perhatian Murni ke segala lapis kehidupan dan bukan sekadar membuka dapur sup atau toko roti saja. Saya ulangi, kerja meringankan penderitaan ataupun kerja sosial yang tidak disertai latihan Perhatian Murni tidak bisa dideskripsikan sebagai Engaged Buddhism. Engaged Buddhism berarti aktivitas kehidupan sehari-hari yang dipadukan dengan latihan Perhatian Murni.

 

(Lonceng)

 


Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke