Detik com…
Jakarta, Anggun datang lagi ke Indonesia. Kedatangannya kali ini
bukan untuk promosi album. Tapi untuk menjadi brand image jam tangan 'Audemars
Piguet' buatan Prancis. Entah kenapa, pada saat wawancara beberapa wartawan
infotainment mencecar Anggun dengan pertanyaan soal agama.
Penyanyi yang terkenal dengan lagu 'Tua-tua Keladi' itu menuturkan saat ini ia
memang sedang tertarik belajar agama selain Islam. Hati Anggun tergerak karena
ia teringat perkataan sang ayah soal agama.
"Bapak pernah bilang, agama itu harus pilih sendiri. Bukan karena
disuruh," ujarnya ditemui detikhot
di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu
(28/9/2005).
Agama menurut Anggun adalah urusan personal antara seseorang dengan Tuhan. Makanya
ia tak perlu mengumumkan ke setiap orang tentang agama yang kini dipeluknya.
"Apakah penting untuk bilang ke semua orang, agama saya ini, agama saya
itu. Buat saya yang paling penting gimana kepercayaan anda masing-masing,
apakah anda tulus atau nggak. Soalnya banyak orang yang bilang Islam, tapi
tetap aja makan makanan yang haram, judi, minum alkohol," tuturnya
berapi-api.
Di sela-sela
pertanyaan mengenai agama, wartawan tak lupa menyinggung soal album terbaru
Anggun 'Luminescence'. Sehabis lebaran, penyanyi yang kini berusia 31 tahun itu
berjanji akan kembali lagi ke Indonesia. Saat itu selain bersilaturahi dengan keluarga, ia juga akan
menggelar promosi album yang mengandalkan single 'In Your Mind' itu.(eny)
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of EasyCoolSmart
Sent: Wednesday, September 28,
2005 21:31 PM
To: Dharmajala
Subject: [Dharmajala] Anggun C.
Sasmi learns Buddhism
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
|