----- Original Message ----- 
From: "Ardi" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, September 29, 2005 5:06 PM
Subject: Fwd: Pelurusan informasi mengenai mi instan


Yth. Bapak/Ibu,

Akhir-akhir  ini  sering  beredar informasi yang tidak tepat berupa artikel
melalui  milis mengenai keamanan pangan produk mi instan. Untuk itu apabila
Bapak/Ibu  menerima  email berupa artikel tersebut, maka kami mohon bantuan
Bapak/Ibu  untuk  mem-forward  artikel di bawah ini kepada si pengirim guna
meluruskan informasi yang tidak benar tersebut.

Atas bantuan dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Divisi Public Relations
PT. Indofood Sukses Makmur



                MI INSTAN INDOFOOD AMAN UNTUK DIKONSUMSI


Sehubungan  dengan  sering  beredarnya  informasi  yang tidak tepat melalui
milis  mengenai  keamanan pangan produk mi instan, maka PT. Indofood Sukses
Makmur Tbk. selaku produsen mi instan merk Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura
,  dan  lain-lain,  mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk memberikan
informasi yang benar serta dapat dipertanggungjawabkan.

Beberapa hal yang perlu kami sampaikan adalah sebagai berikut :

1. Mi instan Indofood tidak mengandung bahan pengawet.
  Sebagai  salah  satu  makanan  kemasan  yang  popular  dan digemari oleh
  berbagai  kalangan,  mi  instan  banyak dipertanyakan apakah menggunakan
  bahan  pengawet  dalam  proses  pembuatannya.  Memang  untuk  mewujudkan
  berbagai  macam  makanan dan minuman kemasan, ada satu hal yang memiliki
  peranan  penting  yaitu  bahan  tambahan makanan (BTM).  BTM yang antara
  lain  termasuk  aroma,  pewarna,  zat  pengawet  dan senyawa kimia dapat
  membuat  makanan  tampak  lebih berkualitas, menarik serta memiliki rasa
  dan tekstur yang lebih sempurna.
  Proses  pembuatan  blok  mi  Instan  produksi Indofood tidak menggunakan
  bahan  pengawet apa pun, karena dibuat dengan cara digoreng dalam minyak
  bersuhu tinggi (deep frying) yang mengakibatkan kadar air maksimal dalam
  mi  relatif  sangat  rendah sehingga tidak memungkinkan mikroba pembusuk
  untuk   berkembang   biak.   Demi   keamanan,   sebaiknya   kita  selalu
  memperhatikan  tanggal  kadaluarsa  yang  tertera pada kemasan mi instan
  produksi  Indofood setiap akan membeli atau mengkonsumsinya.

2. Mi instan Indofood tidak mengandung lilin.
  Dalam  pembuatan  mi instan dilakukan proses pengukusan yang menyebabkan
  pati menjadi tergelatinisasi. Mengkilatnya mi instan Indofood bila sudah
  dimasak menunjukkan bahwa mi tersebut telah tergelatinisasi dengan baik;
  Jika  proses gelatinisasinya baik maka berarti patinya pun matang dengan
  baik.  Untaian  mi  yang mengkilat dan tidak lengket satu sama lain juga
  sebagai  dampak  dari  proses  penggorengan. Dengan demikian tidak benar
  bahwa proses pembuatan mi instan Indofood menggunakan lilin.

3. Mi instan Indofood bergizi
  Pada  prinsipnya  tidak  ada satu jenis makanan pun di dunia yang secara
  tunggal mampu memenuhi seluruh zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Oleh
  karena  itu  keragaman  dan  variasi  dalam  mengkonsumsi makanan mutlak
  diperlukan  untuk  mendapatkan  menu  dengan  gizi  seimbang.  Mi instan
  Indofood  khususnya  Indomie  memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap
  seperti  energi,  protein,  vit  A,  C, B1, B6, B12, Niasin, Asam Folat,
  pantotenat,  mineral  besi dan natrium. Dalam mi instan Indomie, protein
  yang  dominan  adalah  protein gandum yang kaya akan asam amino glutamat
  dan glutamin namun hanya sedikit mengandung lysin. Untuk memperkaya mutu
  protein  sebaiknya  makan Indomie dicampur dengan protein hewani seperti
  telur,  daging, keju, ikan, ayam dan lainnya agar tubuh mendapatkan asam
  amino yang lengkap.
  Untuk  menambah  serat  dalam  menu makan, kita bisa menambahkan sayuran
  seperti sawi hijau /caisim, kangkung, wortel, kapri dan sayuran lainnya.
  Kalau  hal tersebut dilakukan maka kandungan zat gizi Indomie akan makin
  lengkap.


4. Mi instan Indofood tidak mengakibatkan kanker
  Sejauh  ini, belum pernah dilaporkan suatu hasil penelitian dari lembaga
  penelitian  yang  kompeten  bahwa  produk  mi instan dapat mengakibatkan
  terjadinya penyakit apalagi menyebabkan terjadinya penyakit kanker.
  Mekanisme  terjadinya  kanker,  bukan merupakan suatu hal yang sederhana
  tetapi sangat kompleks. Diantaranya disebabkan adanya senyawa karsinogen
  dalam  suatu  produk  pangan.  Yang  perlu diketahui adalah belum pernah
  ditemukan  atau  dilaporkan adanya senyawa karsinogen di dalam produk mi
  instan.

  Demikianlah  hal-hal  yang  dapat  kami  sampaikan,  semoga  bermanfaat.
  Apabila   Bapak/  Ibu/Sdr  memiliki  pertanyaan  ataupun  keluhan  dapat
  langsung  menghubungi  consumer  service  di PO. BOX. 1213 Jakarta utara
  14430 atau email ke : [EMAIL PROTECTED]

  Terimakasih   untuk   partisipasi   Bapak/Ibu/Sdr  yang  berkenan  untuk
  menyebarkan  informasi  yang  dapat  kami pertanggungjawabkan ini kepada
  keluarga, sahabat dan teman-teman lain.



  Hormat kami,

  Divisi Public Relations
  PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

----------------------------------------------------------


--
~Best Regards,

Ardi


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke