Mengenai pertanyaan: "Mana ada para penemu adalah seorang Buddhist?" Jika hal ini dijadikan sebagai alat ukur keberhasilan seorang Buddhist, maka ini sangat jelas sekali menunjukkan adanya pemahaman yang salah dalam mempelajari Buddhisme. Dengan kata lain, akan terdapat berbagai hambatan bagi orang demikian mendapatkan kemajuan dalam berlatih, karena arah dari makna sejati dan tujuan inti dari berlatih ajaran Buddha-nya telah mengalami pergeseran. Berbicara mengenai penemuan teknologi, memang benar bahwa hal ini tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari kita. Dengan berbagai cara manusia berusaha menciptakan berbagai alat untuk memudahkan kita menjalani hidup. Berbagai kemudahan telah didapatkan, memang terbukti berkat jasa dari para penemu. Namun hingga jaman sekarang ini, teknologi masih tidak dapat memecahkan persoalan utama manusia. Mengapa tidak ditemukan para penemu dari kalangan Buddhist? Jika yang dimaksud adalah seorang Buddhist sejati, wajar saja, Buddhist sejati ini telah mencapai suatu pemahamahan hakiki bahwa penemuan teknologi hanyalah memberi manfaat sekunder bagi umat manusia. Buddhist sejati telah menemukan ajaran Buddha yang dapat menjawab persoalan utama manusia, maka tentu dia akan dengan giat berlatih ajaran Buddha ini alih-alih sibuk dengan ilmu pengetahuan.
Jika kita memiliki uang yang cukup banyak, maka tentu lebih baik kita memprioritaskan pada penyebaran Buddha dharma. Kedua membantu meringankan beban hidup manusia seperti persoalan kemiskinan, bencana alam, dll. Jika masalah penyokongan dibidang sains, sejauh hal-hal yang membawa manfaat, maka selayaknya kita membantu. Memang demikianlah jika kita memiliki begitu banyak dana dan kita gunakan dana ini untuk memberi manfaat kepada semua orang. Kembali pada persoalan diri kita sendiri, patut direnungkan bahwa sesungguhnya manfaat yang paling hakiki adalah berusaha mencapai pencerahan sempurna. Pencerahan sempurna berarti meraih kebijaksanaan sempurna. Dengan memiliki Kebijaksanaa sempurna berarti dapat mendeteksi secara hakiki persoalan utama manusia dan baru dapat memberi bimbingan terbaik buat mereka. Jadi mana yang lebih baik, menyokong dibidang dharma atau sains? ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
