Berikut saya tambahkan lagi.. ++ ada gambarnya...
http://www.toekangkeboen.com/zodia.html

Thanks
Suwarno

----------------------------------------------

Berikut sy coba tambahkan sebuah link dari tabloid NOVA.
http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=ˆ25

Thanks
Suwarno
----------------------------------------------
Berikut saya ambil dari KOMPAS, tertanggal 11 Mei 2005.

Semoga bermanfaat...
http://kompas.com/kompas-cetak/0505/11/utama/1743851.htm

Thanks
Suwarno

Laris Manis Tanaman Antinyamuk 


Satu mobil sedan berhenti di pinggir trotoar Jalan Senayan, Jakarta 
Pusat. Dari kendaraan itu turun seorang laki-laki berumur 40-an tahun 
dan langsung bertanya kepada seorang pedagang tanaman, "Ada tanaman 
antinyamuk Pak?"

Trotoar di sepanjang jalan itu memang sudah puluhan tahun dikuasai 
para penjual tanaman hias. Menanggapi pertanyaan tadi, Agung, salah 
seorang pedagang di tempat itu langsung mengambil satu pot kecil 
berisi satu tanaman yang bentuknya seperti tanaman perdu. Daun-
daunnya panjang dan ramping serta rimbun. "Masih ada empat lagi," 
kata Agung menjelaskan. Satu pot kecil berisi tanaman antinyamuk itu 
dijual seharga Rp 40.000.

Agung kemudian mengajak calon pembeli, yang menginginkan tanaman yang 
berukuran lebih besar, ke lapak sebelahnya. Di lapak itu ada satu pot 
besar berisi tanaman antinyamuk setinggi 50-an cm yang sudah 
berbunga. Menurut Agung, bunga itu nantinya akan menjadi buah yang 
kemudian bisa dijadikan bibit tanaman baru. Calon pembeli langsung 
setuju meski harganya relatif mahal, Rp 200.000, bahkan mencari 
beberapa tanaman lagi yang ukurannya sama.

Di kawasan Senayan dan beberapa tempat lainnya, tanaman antinyamuk 
memang cukup terkenal. Menurut beberapa pedagang, tanaman ini mulai 
populer diperdagangkan sekitar dua tahun lalu. Nama tanaman 
antinyamuk hanyalah sebuah julukan. Menurut Rizal (37), pedagang 
tanaman di Senayan, tanaman antinyamuk tersebut bernama zodia. Dalam 
literatur, nama latinnya evodia suaveolens scheff. Tanaman itu 
berasal dari Papua. 

Zodia dipercaya bisa mengusir nyamuk-nyamuk yang ada di sekitarnya 
karena tumbuhan tersebut mengeluarkan aroma khas, khususnya jika 
tertiup angin. "Tidak ada nyamuk yang mendekat," kata Rizal.

Ternyata tidak semua pedagang tahu bahwa tanaman antinyamuk itu 
bernama zodia. Di kalangan pedagang tanaman tersebut lebih dikenal 
dengan nama "tanaman antinyamuk". Agung menjelaskan, agar berkhasiat 
seperti yang diharapkan, tanaman antinyamuk itu bisa diletakkan di 
dalam ruangan. Apalagi kalau diletakkan di depan kipas angin, bau-
bauan yang dikeluarkan bisa menyebar ke mana-mana.

Menurut Agung, satu pot kecil bisa diletakkan di satu ruangan 
berukuran 2 x 2 meter persegi. Entah dari mana dia 
mendapatkan "resep" itu, yang jelas ada beberapa pembeli yang manggut-
manggut ketika Agung menjelaskan cara pemakaian tanaman 
antinyamuk. "Tetapi jangan terus-terusan ditaruh di dalam kamar, bisa 
mabok," kata Agung lagi. Yang dia maksud adalah penghuni kamar tidak 
kuat dengan aroma tanaman yang menyengat itu.

Rizal punya "resep" lain. Tanaman zodia yang berukuran besar, 
berdiameter sekitar 60 cm, cukup ditanam di halaman rumah dekat 
dengan pintu atau jendela. Ia menjelaskan, jika tertiup angin, aroma 
yang dikeluarkan tanaman tersebut bisa sampai ke dalam rumah. "Kalau 
maghrib (senja), bau-bauannya semakin terasa," kata Rizal. Harga satu 
tanaman zodia berukuran besar bisa mencapai Rp 300.000-Rp 350.000.

Beberapa pembeli yang ditemui mengatakan, mereka akan meletakkan 
tanaman zodia di dalam kamar atau ruang keluarga. Candra, misalnya, 
berniat membeli beberapa tanaman zodia berukuran besar untuk 
diletakkan di ruang keluarganya yang berukuran 7 x 5 meter persegi. 
Penduduk Kelapa Gading ini membelinya karena beberapa waktu lalu 
anaknya yang bernama Kevin terkena penyakit demam berdarah dengue dan 
dirawat di rumah sakit selama satu minggu.

Bukan hanya zodia yang dipercaya sebagai tanaman pengusir nyamuk, 
masih ada satu tanaman lagi, yaitu lavender (lavandula spp), yang 
kerap diburu pembeli. Ada pula sereh wangi (andropogon nardus L) yang 
juga dipercaya bisa menangkal nyamuk. Bahkan, tanaman sereh wangi 
sudah dipakai oleh salah satu produsen minyak telon untuk mencegah 
gigitan nyamuk pada bayi dan anak kecil.

Tanaman lavender yang bentuknya juga seperti tanaman perdu memiliki 
bunga berwarna ungu kecil-kecil.

Berbeda dengan tanaman zodia, menurut Agus (juga pedagang bunga di 
Senayan), tanaman lavender mengeluarkan aroma dari bunganya. Agus 
mengatakan, bunga lavender juga bisa digosok-gosokkan ke badan untuk 
menghindari gigitan nyamuk. Harga lavender lebih murah dibandingkan 
dengan zodia. Untuk ukuran kecil, berdiameter sekitar 30 cm, harganya 
mencapai Rp 25.000-Rp 30.000.

Baik tanaman zodia maupun lavender kini banyak dicari orang karena 
dipercaya bisa menggantikan fungsi bahan kimia pembunuh 
nyamuk. "Rasanya lebih aman aja meskipun tidak bisa untuk membunuh 
nyamuk," tutur Candra memberi alasan tentang keinginannya membeli 
tanaman tersebut.

Demam berdarah dengue (DBD) yang merebak setiap tahun di Jakarta 
membuat tanaman antinyamuk laris manis diserbu pembeli. Rizal, 
misalnya, tahun lalu bisa menjual 20 tanaman zodia berukuran besar 
dengan harga berkisar Rp 300.000 sebatang.

Agus menjual lebih dari 30 tanaman lavender dengan harga sekitar Rp 
30.000 per pohon.

"Kita enggak aji mumpung. Mentang-mentang lagi dicari orang harga 
terus dinaikkan. Kalau persediaan ada, harganya enggak naik. Kalau 
tidak ada persediaan dan susah nyarinya, baru harganya lebih mahal," 
kata Rizal.

Pemeliharaan tanaman zodia dan lavender cukup mudah. Menurut Rizal, 
tanaman zodia tahan hama dan cukup disirami dua hari sekali. Tanaman 
lavender, lanjut Agus, disirami satu hari sekali. Untuk menjaga 
penampilan zodia, tanaman itu perlu disemprot dengan obat antihama 
karena daunnya sering dikerubuti semut-semut kecil. Semut kecil ini 
menyebabkan daun zodia menjadi kerdil dan mengkerut.

Tanaman zodia dan lavender mulai tren setelah muncul kasus DBD pada 
tahun 2003 yang mengakibatkan banyaknya korban meninggal dunia. Saat 
itu sebuah majalah yang khusus membahas soal tanaman memperkenalkan 
tanaman ini kepada masyarakat. Berbekal pengetahuan dari majalah itu 
dan dari obrolan mulut ke mulut, beberapa pedagang mulai menjual 
zodia dan lavender.

Para pedagang tanaman hias biasanya membeli zodia dan lavender dari 
kawasan puncak, Bogor, Jawa Barat. Di Jakarta kedua tanaman tersebut 
bisa ditemukan di kampung Banjarsari, Kelurahan Cilandak, Jakarta 
Selatan. Di perkampungan ini hampir seluruh kepala keluarga di RW 08 
menanam zodia dan lavender.

Di kampung Banjarsari, zodia berumur tiga bulan dijual dengan harga 
Rp 50.000, sedangkan yang berumur di atas satu tahun dijual Rp 
300.000 per pohon. Lavender dijual rata-rata Rp 7.500 per tanaman. 
Jenis-jenis tanaman antinyamuk ini juga sering diperkenalkan dalam 
acara-acara pameran tanaman hias. (LUSIANA INDRIASARI)








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke