Selasa, 25 Oktober 2005

Perusahaan Pemasok Wanita Penghibur Tetap Beroperasi

Jakarta, Kompas - PT Mediaseni Indonesia, perusahaan penempatan ”entartainer” ke Jepang—yang belakangan diketahui sebagai pemasok 58 wanita muda asal Indonesia untuk dijadikan pekerja seks komersial—hingga Senin (24/10) masih tetap beroperasi.

Polisi tidak memiliki kewenangan untuk menutupnya ataupun membekukan izin usaha perusahaan yang berkantor di Jalan Benda Jaya II, Duren Sawit, Jakarta Timur.

”Kami tidak memiliki kewenangan untuk menutupnya. Kewenangan itu ada pada Departemen Pariwisata Seni dan Budaya (Kantor Wilayah DKI Jakarta— Red),” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya Komisaris Besar Mochamad Jaelani, Senin petang.

Menurut dia, selain terkena pasal trafficking, pihak pemasok juga terkena pasal pemalsuan dokumen paspor.

”Ada sejumlah dokumen persyaratan paspor yang dipalsukan, termasuk mengganti foto pada paspor dan memalsukan KTP,” kata Jaelani.

Sekarang ini polisi tengah bekerja sama dengan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Departemen Pariwisata Seni dan Budaya serta Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mengungkap 40 perempuan lain yang diduga masih berada di Jepang. Pihak kepolisian Jepang juga sudah bertemu dengan Kepolisian Negara RI untuk membantu penyelesaian.

”Mereka (polisi Jepang) siap membantu, baik saat polisi Indonesia datang ke sana, melalui misi diplomatik atau melalui jalur interpol,” ungkap Jaelani menjelaskan.

Pemerintah Indonesia berhasil membongkar kasus pengiriman pekerja seks komersial (PSK) berkedok duta kesenian ke Jepang. Mereka umumnya wanita muda asal Manado, Indramayu, Jawa Timur, dan sejumlah kota besar lain. Sebanyak 18 wanita muda berhasil diselamatkan, sisanya (40 orang) masih belum jelas nasib mereka di Jepang.

Terkait dengan kasus itu, polisi sudah menangkap dua tersangka. Mereka adalah Pemilik PT Mediaseni Indonesia, Adi Joko Purnomo, dan Direktur Utamanya, Basri Nurdin.

Perusahaan inilah yang sejak tahun 2004 diduga mulai mengirimkan wanita-wanita asal Indonesia sebagai PSK.

Wanita-wanita muda itu dipekerjakan di tempat hiburan. Mereka juga dipaksa untuk melayani tamu-tamu yang kerap hanya ingin merengkuh kenikmatan sesaat.

Syarat yang ditetapkan untuk menjadi ”duta seni” oleh PT Mediaseni Indonesia adalah wanita berusia 20-25 tahun, sehat jasmani dan rohani. Status boleh single, cerai, atau sudah menikah sekalipun. Memiliki kepribadian menarik, tinggi badan minimal 150 sentimeter, dan memiliki bentuk badan proporsional.

Bersedia mengikat kontrak selama dua tahun, mengikuti pelatihan selama 2-3 bulan yang meliputi bahasa Jepang, seni budaya, dan sistem kerja. Bersedia memberikan uang jaminan Rp 2,5 juta.

Syarat lain yang diajukan adalah bersedia memberikan jasa pengurusan proses keberangkatan kepada PT Mediaseni Indonesia sebesar 50 persen.

Sedangkan gaji yang ditawarkan sebesar 45.000 yen-70 yen (setara Rp 4 juta-Rp 6 juta), belum termasuk tips dan insentif dari tamu.

Kaget

Aurel, staf operasional PT Mediaseni Indonesia, mengatakan pihaknya kaget karena perempuan-perempuan yang dikirim ke Jepang sebagai entertainer oleh perusahaan yang memiliki izin dari Departemen Pariwisata, Seni, dan Budaya Kantor Wilayah DKI Jakarta disebut sebagai perdagangan perempuan. Perusahaan ini mengantongi izin usaha jasa dan impresariat.

Menurut dia, perempuan yang ikut dalam program penempatan entertainer ke negara Jepang itu dikirim secara resmi. Mereka dilengkapi paspor, visa, dan juga melapor ke KBRI atau Konsulat Jenderal RI. Mereka juga menyepakati kontrak kerja sama selama enam bulan.

Meskipun pimpinan perusahaan yang berdiri sejak tahun 1999 ini sudah ada yang ditahan, aktivitas perusahaan masih berjalan seperti biasa.

”Karena sebentar lagi mau libur, ya belum ada yang dikirim atau pelatihan. Sampai saat ini belum ada perintah dihentikan dari pimpinan,” katanya.

Dalam brosurnya, perusahaan ini mengartikan pekerjaan entertainer sebagai penyambutan tamu, pelayanan meja atau table manner, pertunjukan hiburan, dan memandu lagu.

Perusahaan ini memasang iklan di media massa. Peminat datang dari daerah-daerah, terutama Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. (MAS/ELN)


Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke