Permisi yah hehehe.... kayaknya ini yang jawab keliatan bodohnya 
deh. Coba liat baik baik dan baca yang benar... sebetulnya saran 
temen kita ini gak salah lho dan mengajak kita paling tidak supaya 
paham dengan lingkungan kita yang sebenarnya.

--- In [email protected], Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> He  . .he . .he .. ! Lucu Juga Kawan Kita Ini , Masih Bersibuk Ria 
Dgn Berdebat! He  .he .he! Selamat Berbahagia lah . . . 
> 
> 
> kreshna amurwabumi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Rekan-rekan Dharmajala yth,
> 
>  
> 
> Saya ingin menyoroti teman kita yang pandai berteori tapi bila 
berdebat dengan tokoh agama lain keok.
> 
> Agama, apapun itu, terdiri dari aksioma-aksioma dan kemudian 
dirangkai dengan "logika" yang sudah umum diterima menjadi suatu 
sistim yang seperti kita dengar.Aksioma-aksioma ini semangkin mantap 
bila bisa diberikan sejak kecil, sehingga bila anda menyatakan beda 
dari hal tersebut akan dirasa aneh dan tidak diterima oleh "akal " 
mereka. Kalau ada masalah baru yang menyangkal aksioma yang telah 
diberikan maka tokoh-tokohnya, rohaniwannya mencari jawaban 
sehingga "akal' yang bolong tadi ditambal. Bagi agama yang memasukan 
penyebaran sebagai kegiatan yang sangat penting teknik-teknik 
meluruskan "akal" dipelajari, dilatih dan menjadi terlatih karena 
dipakai berulang-ulang.
> 
> Satu-satunya sistim yang bisa mempertanyakan aksioma adalah ilmu 
pengetahuan, karena dalam sisitim ini (semenjak Galilleo) telah 
menempatkan fakta yang bisa diterjemahkan dalam tangkapan indria 
sebaga kebenaran akhir. Semua teori harus tunduk pada fakta, bila 
tidak harus gugur atau menunggu teori lain yang lebih cocok dalam 
memberikan jawaban. Metode ilmu pengetahuan yang semacam ini saja 
masih ada celah-celah yang menyebabkan perbedaan pendapat, masih 
banyak perdebatan.
> 
> Agama Budha oleh banyak orang dianggap berdasarkan fakta 
transcendental dan non-transendental, jadi lebih mirip dengan sistim 
ilmu pengetahuan. Kebenaran yang transcendental ini untuk kita yang 
tidak punya ilmu untuk meverivikasi menjadi kebenaran yang 
berdasarkan kepercayaan alias setali tiga uang dengan agama-agama 
yang lain. Dalam agama Budha penyebaran tidak menjadi prioritas 
karena itu teknik-teknik meluruskan "logika" tidak dipelajari dan 
tidak dipraktekkan sehingga tokoh-tokohnya tidak ahli. Kalau ada 
seorang Budhis yang pandai berdebat biasanya karena bakat 
perorangan. Umat Budhis yang pandai teori berarti pandai merangkai 
aksioma-aksioma yang ada di agama Budha. Bila orang ini berdebat di 
Vihara, yang para pendengarnya sudah mempunyai aksioma yang sama , 
menjadi sangat menonjol. Akan tetapi bila keluar dari vihara, mereka 
harus berebut memberikan aksioma pada pendengarnya sebelum membawa 
mereka ke "logika" yang dikehendaki. Karena tidak terbiasa maka 
banyak yang kalah start,
>  akhirnya dalam perdebatan dengan tokoh agama lain menjadi kalah, 
mati kutu.
> 
> Kalau ada tokoh Budhis yang ingin pandai berdebat sebaiknya mau 
berdebat dengan umat agama lain secara kecil-kecilan dulu. Renungkan 
cara "berpikir mereka" terutama kalau ada bagian yang anda kalah, 
dan carilah penyimpangan dari "logika" mereka ini. Setelah ahli 
barulah meningkat ke tokoh yang lebih berbobot dari agama lain, 
demikian seterusnya sampai menjadi ahli. Cara ini baik juga untuk 
meluruskan pandangan yang salah, termasuk karma baik bukan ?. Dan 
semoga anda berdebat dengan tujuan meluruskan pandangan yang salah 
dan bukan untuk mencari menang.
> 
>  
> 
> Semoga kontribusi pandangan diatas bermanfaat untuk kita semua.
> 
>  
> 
>  
> 
>  
> 
> Kreshna
> 
> 
> Send instant messages to your online friends 
http://uk.messenger.yahoo.com 
> 
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di 
dalam diri saya maupun di luar diri saya **
> 
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat 
fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
> 
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, 
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> 
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi 
ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, 
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan 
penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-
sahabat kami ** 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
> 
>     Visit your group "Dharmajala" on the web.
>   
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>   
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
> 
> ---------------------------------
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
>  Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.
>








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Click here to rescue a little child from a life of poverty.
http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke