Namo Buddhaya, orang non Buddhis belum tentu tidak memahami kebenaran(dhamma), dan orang Buddhis sendiri belum tentu juga memahami kebenaran/dhamma... sebenarnya orang Buddhis kurang aktif dalam memberikan pengertian dhamma karena ada beberapa faktor, diantaranya: 1. orang buddhis sendiri mengerti bahwa pencapaian tertinggi hanya dapat diselami diri sendiri...( walaupun tetap harus berinteraksi dengan orang lain), dan banyak yang menganggap bahwa dirinya sendiri lah yang dapat membawanya ke pencerahan(memahami kebenaran) sehingga secara tidak langgung membuat pola pikir alam bawah sadar seseorang kurang aktif...jd hasilnya kurang aktif 2. penganut2 selain Buddhis adanya kewajiban untuk mempercayai/iman dan tidak bisa tidak karena jika tidak percaya/iman nanti masuk neraka. sehingga akibatnya orang Buddhis 'merasa' sulit dan terkadang memang agak 'sulit' untuk memberikan pengertian yang sesuai menurut Buddhis. tetapi sekarang di negara2 barat terutama walaupun berlabel agama selain Buddha tetapi pola pikirnya sesuai dengan Buddhis... dan hal ini juga yang perlu ditekankan kepada sesama umat Buddhis untuk tidak 'memaksa' seseorang berlabel Buddhis. Yang penting adalah poloa pikir mereka(selain Buddhis) menjadi rasional,kritis,dll yang sejalan dengan kebenaran. 3. dan lain-lain sebagainya masih banyak ^_^
orang non Buddhis belum tentu tidak memahami kebenaran(dhamma), dan orang Buddhis sendiri belum tentu juga memahami kebenaran/dhamma... sebenarnya 'kebenaran' tidak hanya milik suatu agama. kebenaran tetap kebenaran! dengan label agama apa pun tidak merubah kebenaran. dan yang diajarkan oleh agama2 selain Buddhis bukan berarti salah dan tidak sesuai dengan kebenaran. yang kadang jelas tidak sesuai dengan kebenaran ada tindakan dari seorang manusianya! yang paling utama dalam menyebarkan Dhamma/kebenaran adalah memberi tahu/pengertian tentang kebenaran! bukan mengajaknya bergabung dengan suatu agama. TETAPI metode pengajaran pada tiap agama berbeda-beda. dan Buddis menjawabnya dengan METTA/MAITRI/CINTA KASIH dan KARUNA/KASIH SAYANG . inilah kelebihan Buddhis. Pada tanggal 10/24/05, harryson huang <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Mengapa Buddhis itu pasif? Mengapa tidak aktif / proaktif dalam memberikan > pengertian Dharma bagi non Buddhis? > > Bukanlah orang non Buddhis itu sesungguhnya yang tersesat? Mengapa kita > tidak berusaha memberikan tuntunan? > > Atau karena kita sendiri yang tidak yakin akan jalan yang kita pilih? > > > > Metta Suri Citradi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ----- Original Message ----- > From: "widiawati padmatjandra" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Sunday, October 23, 2005 11:11 PM > Subject: Re: [Dharmajala] OOT - Iklan "Seorang Budha Menemukan Surga" > > > > Hi, > > > > Ikutan komentar dikit ya. > > > > Dengan sikap bersabar,tidak berdebat,membiarkan mereka memojokkan ajaran > > dan > > ritual dalam agama Buddha(upacara di kelenteng maupun tradisi dianggap > > upacara Buddhis),itu yang selama ini sering saya jalani bila dijadikan > > "sasaran" untuk pencapaian target mereka. > > > > Kadang saya bingung juga,walaupun mereka tau saya beragama Buddha,tetap > > saja > > tuh mereka aktif mempropagandakan.Menerima alkitab dan buku/buletin mereka > > sudah biasa,bahkan dikatakan ia setiap hari berdoa supaya saya mau datang > > ke > > gereja. > > Tugas mereka menyelamatkan domba yang tersesat.dan diakuinya,sering > > ditanya > > pendeta,sudah berapa domba yang diselamatkan dalam bulan ini? > > > > Tapi mungkin terpengaruh juga oleh timbulnya kasus ini,minggu lalu > > seseorang > > lain lagi,menanyakan mengapa tidak mau mencoba ke gereja? > > Wah terfikir juga untuk mulai memberi sedikit "perlawanan" > > > > Setelah debat beberapa topik diantaranya tentang pencipta,dosa,surga > > dst,saya katakan tolong dihargai pendapat dan pandangan individu lain di > > dunia ini yang berbeda.Adalah tidak mungkin 1 dunia ini hanya dianut oleh > > satu agama yang sama. > > Saya katakan kalau dianggap saya domba yang tersesat,saya pribadi tidak > > merasa sebagai seekor domba dan saya tidak merasa tersesat. > > Ciri orang yang tersesat bagaimana,saya tanyakan?Jawabnya bingung,tidak > > tau > > kemana arah melangkah.Nah saya bilang saya tidak dalam kondisi bingung. > > > > Tetapi salut juga,walaupun begitu,masih berharap dan menyediakan waktu > > untuk > > bertemu,untuk melanjutkan diskusinya dengan tahapan yang lebih urut supaya > > katanya saya bisa menangkap lebih benar. > > > > Oh Oh > > > > Namo Buddhaya > > > > > > > > > > > > > > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri > > saya maupun di luar diri saya ** > > > > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami > > taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian > > dan cinta kasih yang kokoh ** > > > > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami > > secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga > > terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** > > > > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh > > welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore > > hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama > > melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur > > kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > ________________________________ > Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click. > > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri > saya maupun di luar diri saya ** > > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami > taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan > cinta kasih yang kokoh ** > > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami > secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas > dari belenggu kelahiran dan kematian ** > > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh > welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore > hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama > melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan > orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** > > > > > SPONSORED LINKS > Religion and spirituality Spirituality > > ________________________________ > YAHOO! GROUPS LINKS > > > Visit your group "Dharmajala" on the web. > > To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > ________________________________ > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Click here to rescue a little child from a life of poverty. http://us.click.yahoo.com/rAWabB/gYnLAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
