Waspadai Serangan Bom Saat Natal

Noordin M Top Siapkan 140 Pengikut Bom Bunuh Diri;
Jakarta, Yogyakarta, danSemarang Jadi Target Utama;
Mayat Azahari Utuh, Belum Sempat Ledakkan Rompi
Antipeluru; Polisi Amankan 30 Bom

Tribun -- Buronan tersangka teroris yang masih dikejar
polisi, Noordin M Top,dikabarkan sudah menyiapkan 140
pengikutnya yang siap melakukan aksi bom bunuh diri
pada perayaan Natal, 25 Desember mendatang, dan Tahun
Baru 2006.

Tiga kota di Jawa, yakni Jakarta, Yogyakarta, dan
Semarang menjadi
target utama aksi tersebut.

Aksi ini sebagai balas dendam atas kematian Dr Azahari
dalam aksi
penyergapan di vila kontrakan mereka di Batu, Malang,
Jawa Timur, Rabu
(9/11).


Markas Besar (Mabes) Kepolisian RI (Polri) kini sudah
mengantongi
nama-nama ke-140 pengikut Noordin tersebut. Pengamat
intelijen, Dynno Cressbon, mengungkapkan hal tersebut
kepada Tribun, Kamis (10/11).

"Berdasarkan data Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Mabes
Polri, saat ini ada 140 orang pengikut Noordin M Top
yang sudah siap bunuh diri pascakematian Azahari  di
Batu," ungkap Dynno.

Semula, polisi mendata ada sekitar 5.000 nama yang
diduga pengikut
setia Noordin yang sudah di-baiat (disumpah). Namun
belakangan, tersaring 140 nama yang diduga sudah
berhasil dicuci otaknya oleh Noordin untuk melakukan
bunuh diri.

"140 orang tersebut sudah meninggalkan keluarga sejak
tiga tahun
terakhir. Mereka dalam pengejaran polisi karena
dikhawatirkan melanjutkan misi pemboman pasca kematian
Azahari," kata Dynno.

Bom Natal

Noordin yang lolos dari penyergapan polisi di
Semarang, Jawa Tengah, diprediksi akan mempercepat
jadwal serangan berikutnya ke Jakarta,Yogyakarta, dan
Semarang untuk pengeboman malam Natal dan Tahun Baru
2006.

Data intelijen yang diperolehnya, beber Dynno, ke-140
orang pengikut Noordin
tersebut telah cukup lama meninggalkan sanak keluarga,
rata-rata sejak tiga tahun terakhir.

Kenyataan ini semakin memperkuat dugaan banyaknya
pengikut Noordin yang benar-benar telah dipersiapkan
menjadi martir.

Kendati salah satu tokoh utama yaitu Dr Azahari
dipastikan telah tewas,Dynno meyakini jaringan
terorisme tersebut tetap eksis dan tetap akan
menjalankan agenda teror mereka.

Pada link kelompok terorisme Azahari cs, kematian
adalah bagian dari perjuangan mereka. Kematian tidak
akan menyurutkan gerakan atau misi mereka karena
regenerasi akan terus berjalan. Regenerasi bahkan
telah terjadi sejak
Bom Bali I Oktober 2002 silam Apalagi selama ini
selain Azahari,
Noordin juga memegang peranan besar dalam  aksi-aksi
mereka.

"Antara Azahari dan Noordin masing-masing memang
memiliki peranan
tersendiri. Azahari lebih berperan dalam peracikan
bom, sedangkan
Noordin
pada penyiapan pelaku/martil mulai dari rekrutmen,
pendoktrinan hingga eksekusi di lapangan,"sebut Dynno.

Dalam sejumlah kasus bom yang mereka lakukan sesuai
penuturan saksi mata, Azahari dan Noordin acapkali
terlihat berada di lapangan. Keduanya berperan
dalam penentuan eksekusi. Jika tidak Azahari, maka
yang menekan tombol bom(jarak jauh) adalah Noordin.

Mereka, sebut Dynno, telah memiliki jadwal taror.
Mulai dari jadwal perakitan  bom, perekrutan martil
hingga pelaksanaan eksekusi atau pengeboman.
Karena itu kematian Azahari tidak akan banyak
mempengaruhi agenda
mereka. "Namun dengan kematian Azahari, sangat mungkin
mereka akan mempercepat operasi," Dynno menganalisa.

Secara teknis pun, lanjut Dynno, kematian Azahari
tidak mengurangi
kemampuan
kelompok terorisme yang paling diburu aparat Indonesia
ini menurun. Ini
karena  mereka juga memiliki pelatihan bagaimana cara
membuat bom.
Tapi, memang Azahari memiliki kemampuan spesifik dalam
meracik bom
sehingga
bom  yang dihasilkan memiliki daya ledak lebih
tinggi."Meski begitu
tetap
saja bom-bom yang mungkin akan mereka ledakkan dalam
beberapa pekan
mendatang
tetap memiliki daya ledak yang luar biasa," sebut
Dynno.

Berdasarkan data intelijennya, lanjut Dynno, kelompok
teroris itu kini
sedang  mempersiapkan serangkaian pengeboman pada
malam Natal dan malam
tahun baru.
Ini adalah agenda lanjutan setelah mereka berhasil
menyemai teror di
Ambon
dan Poso. Tapi, dimungkinkan rencana itu akan mereka
percepat menyusul
kematian Azahari.

Masih didasarkan data intelejen, selain Jakarta, Dynno
menyebut Jawa
Tengah
adalah daerah yang paling rawan menjadi sasaran
kelompok terorisme itu.
Detail  lokasinya diperkirakan di Semarang dan
Yogyakarta.

Namun polisi juga telah mencium rencana tersebut. "Ini
berdasarkan
pengakuan
Abdullah Sonata sebagai orang yang dianggap paling
dekat (dengan
kelompok
Azahari cs). Jadi ini adalah rentetan-rentetan. Polda
Jateng dan Mabes
Polri  memang telah berhasil menyingkap rencana target
berikutnya.
Abdulah Sonata adalah sumber terakhir yang ditangkap
aparat untuk
mengungkap
keterlibatan Bom  Bali II," sebut Dynno.

Sepeninggal Azahari, Noordin diperkirakan
mengintensifkan rekrutmen dan
koordinasi di daerah-daerah yang menjadi basis atau
markas Laskar
Mujahidin
Kompak pimpinan Abdullah Sonata yaitu di Solo,
Lamongan, Ambon, dan
Poso.

Azahari Tewas
Di Batu, Malang, Kepala Polri (Kapolri), Jenderal
Sutanto, memastikan,
Azahari  ikut tewas bersama seorang pengikutnya
bernama Arman. Mayat
buronan
yang dikejar sejak tiga tahun lalu, dilaporkan,
sedikit utuh, sehingga
memudahkan  identifikasi.

"Penyidikan itu dilakukan oleh tim Mabes Polri yang
dilakukan sejak
tadi
pagi,"   kata Kapolri yang untuk kedua kalinya pada
hari ini
menyambangi
TKP. Ke-10 jari  Azahari yang masih utuh memudahkan
petugas
mengidentifikasi
mayat yang  posisinya berada di ruang tengah vila
tersebut.
Sidik jari Azahari ternyata cocok data sidik jari
Azhari yang didapat
Mabes
Polri pada 1998 sewaktu Azahari masuk ke Indonesia dan
juga data yang
diperoleh dari Malaysia pada saat Azahari masih
remaja.
Di Jakarta, Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Soenarko
kepada wartawan
di
Mabes Polri, Kamis (10/11), juga mengatakan hal
serupa. Menurut
Soenarko,
Polri bisa  memastikan Dr Azahari telah tewas saat
penggerebekan
setelah
melakukan analisa  sidik jari.

Sidik jari dari 10 jari yang masih utuh yang ditemukan
di TKP cocok
dengan
data sidik jari milik Azahari, baik yang diberikan
oleh Kepolisian
Diraja
Malaysia  maupun data sidik jari yang dimiliki oleh
Mabes Polri.

"Dari hasil analisa sidik jari, dipastikan Dr Azahari
telah tewas dalam
penggeberekan di sarang teroris kemarin. Sidik jarinya
terhadap 10 jari
di
TKP  cocok dengan pembanding sidik jari yang dikirim
Kepolisian Diraja
Malaysia dan  Pusat Identifikasi Mabes Polri," kata
Soenarko.

Mayatnya Utuh
Soenarko juga meluruskan informasi yang disampaikan
sebelumnya, yang
menyatakan  bahwa diduga jenazah yang hancur adalah
Azahari. Dugaan itu
salah. Menurut Soenarko, hasil analisa sidik jari,
jenazah Azahari
justru
yang utuh.
"Di TKP ditemukan dua jenazah. Jenazah yang utuh
adalah jenazah
Azahari.
Sementara jenazah yang tercerai berai jenazah Arman,
salah satu anak
buah
doktor Azahari," tegasnya.

Data sidik jari Azahari yang dijadikan pembanding itu
diambil pada 1969
saat
Aahari masih muda (milik Kepolisian Diraja Malaysia),
rekaman sidik
jari
pada  1998 saat Azahari datang ke Indonesia untuk
mengikuti penataran
dan
pada 2000  saat Azahari datang lagi ke Indonesia (data
milik Mabes
Polri).

Jenazah Azahari sendiri ditemukan berada di bagian
belakang rumah
dengan
kaki terputus, badan hanya tercabik, tapi tidak ampai
hancur. Wajahnya
masih
bisa  dikenali. Bagian tangan dan jari-jemarinya
relatif utuh. Polisi
bisa
memperoleh sidik jari dari 10 jari Azahari secara
utuh.

Kenapa Azahari tidak hancur berkeping-keping, padahal
ia selama ini
mengenakan  rompi bom yang sewaktu-waktu siap
diledakan? Dan kabarnya,
bom
rompi Azahari  berdaya ledak sangat dasyat sampai
radius dua kilometer.
Menurut keterangan Soenarko, Azahari tidak sempat
menarik picu bomnya
dan
sudah keburu tewas karena terkena bom dari anak
buahnya. Keterangan
senada
juga disampaikan Kapolri. "Niatan untuk menarik picu
bom berhasil
dicegah
polisi yang melumpuhkannya, agar tidak ada korban
lebih banyak di
masyarakat," jelas  Kapolri.

Siapa Arman? Mabes Polri sendiri sampai sekarang belum
bisa menjelaskan
secara  detail. Soenarko ketika ditanya tentang Arman
tidak mau
menyebutkan
lebih detail. Ia hanya menyebutkan bahwa ia DPO bom
Bali. "Selain itu
dari
keterangan   saksi, menyatakan bahwa jenazah tersebut
milik Arman,"
katanya
singkat.

Dalam penggerebekan tersebut, sekitar 150 polisi dari
Detasemen 88
Antiteror
dibantu Polda Jati, Polresta Batu, dan TNI mengepung
tempat
persembunyian
Azahari cs.

Menurut keterangan warga setempat, ada 12 orang yang
tinggal di rumah
tersebut.
Namun, belum ada keterangan resmi, ke mana sisa anak
buah Azahari
lainnya.

Selain Arman yang tewas, seorang pengikut Azahari,
Suwandi, juga
berhasil
dibekuk aparat saat hendak meloloskan diri.
Al Farouq  Secara terpisah, pengamat militer MT Arifin
menegaskan,
balas
dendam atau tidak si Noordin M Top, aparat keamanan
harus tetap siaga
menjelang Natal dan tahun  baru.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman tahun sebelumnya,
teror malam Natal
dan
tahun baru acapkali terjadi tidak hanya di ibukota
namun juga berbagai
daerah.
"Motifnya balas dendam atau tidak, pencegahan tetap
harus disiagakan,"
kata
MT  Arifin. Berbeda dengan Dynno, Arifin membaca
kekuatan Noordin
kemungkinan  mengendor pasca kematian Azahari.

Sebab pascatewasnya Azahari, tak ada lagi yang
diandalkan oleh Noordin
untuk
secara teknis mengomandoi persiapan bahan peledak
untuk ngebom.

Arifin juga sempat mempertanyakan kaitan tewasnya
Azahari dengan
kaburnya
tokoh teroris Asia Tenggara Omar Al Farouq dari
penjara milik Amerika
Serikat.
Dia mempertanyakan kemungkinan skenario asing untuk
memunculkan tokoh
kambing   hitam baru pasca kematian Azahari yakni Omar
Al Farouq.
"Sebab tewasnya Azahari kejadiannya tak lama setelah
kaburnya Al
Farouq,"
tuturnya. (JBP/abs/roy/ugi)



__________________________________________
Yahoo! DSL – Something to write home about.
Just $16.99/mo. or less.
dsl.yahoo.com



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/IYOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

_____________________________________________________________________
KekalWeb yang baru dapat dilihat di http://www.geocities.com/kekalnet

+.O.ooo.O.oooooooooo.O.oooooooooo.O.oooooooooo.O.oooooooooo.O.oooooooooo

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kekal/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

_________________________________________________________________
Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE!
http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/



** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke