12 Desember

   Seorang wanita kaya berasal dari Savatthi telah
mengangkat Paveyya, seorang petapa, sebagai seorang
anak dan memenuhi semua kebutuhannya. Ketika ia
mendengar tetangganya memuji Sang Buddha, ia sangat
berharap dapat mengundang Beliau ke rumahnya untuk
menerima dana makanan. Maka, Sang Buddha diundang ke
rumah wanita kaya tersebut dan makanan terpilih telah
disiapkan.
   Ketika Sang Buddha sedang menyampaikan anumodana,
Paveyya, yang berada di ruang sebelah, menjadi sangat
murka. Dia menyalahkan dan mengutuk wanita tersebut
karena menghormati Sang Buddha. Wanita tersebut
mendengar kutukan serta teriakannya, menjadi sangat
malu sehingga dia tidak dapat berkonsentrasi terhadap
apa yang disampaikan oleh Sang Buddha. Sang Buddha
berkata kepada wanita itu agar tidak usah
memperhatikan kutukan dan perlakuan tersebut, tetapi
perhatikan saja perbuatan baik dan perbuatan buruk
yang dilakukan oleh dirinya sendiri.

   Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 50 berikut :
   Janganlah memperhatikan kesalahan dan hal-hal yang
telah atau 
   belum dikerjakan oleh orang lain. Tetapi,
perhatikanlah apa  
   yang telah dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan

   oleh diri sendiri.

Wanita kaya tersebut mencapai tingkat kesucian
sotapatti setelah khotbah dhamma itu berakhir.

[Puppha Vagga (Bunga-bunga)]
(syair 50)
(Kisah Petapa Paveyya)

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke