Jeritan Bisu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 Kompas, Selasa, 13 Desember 2005
 
Kelaparan, Membaca Peringatan Tuhan
Benny Susetyo
 
 
Tanggapan saya:
 Dari BAHASA UMUM: Menurut saya seharusnya ditulis HUKUMAN TUHAN,karena kata peringatan seharusnya tanpa ada korban apalagi sampai begitu besar,selanjutnya kenapa bangsa kita dihukum? karena dosa2 sudah terlalu banyak(korupsi>melanggar sumpah jabatan,penceraian suami istri >melanggar sumpah perkawinan,kejahatan yang begitu banyak dari semua lapisan masyarakat dan semua profesi>melanggar norma/larangan agama/Tuhan),jadi tibalah hukumannya melalui Tsunami,gempa bumi,tanah longsor,penyakit flu burung,kelaparan dst.
 
Dari BAHASA BHUDHA: Karma buruk bangsa kita telah berbuah,dan eksekutornya adalah ALAM.
 
Way outnya?????  jauhhhhhhh,sadar saja belum lo.

Yahoo! Shopping
Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping


Yahoo! Shopping
Find Great Deals on Holiday Gifts at Yahoo! Shopping

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke