Title: Message
Sekedar info saja, pada tanggal 14 Desember yang lalu, saya pernah membaca artikel mengenai pengobatan Leukimia dengan transplantasi Stem Cell di Harian Media Indonesia, namun sayangnya saya tidak menyimpan artikel tersebut.
Di dalam artikel tersebut menceritakan pengalaman seorang Bapak yang menjalani Stem Cell Transplant di Jerman yang menghabiskan biaya miliaran rupiah (tapi tidak dijelaskan apakah itu biaya untuk Stem Cell Transplant saja atau biaya keseluruhan dari sejak ia sakit hingga sembuh). Tapi waktu saya membaca artikel tersebut saya langsung berpikir bahwa kalau mau menjalani Stem Cell Transplant ini mau ga mau harus ke luar negeri karena prosesnya yang panjang dan membutuhkan teknologi yang sangat canggih yang keliatannya di Indonesia belum ada.  Jadi saya bisa mengerti mengapa keluarga Samiri akan berobat ke Singapore saja dan biaya yang dibutuhkan mungkin akan melebihi jumlah tersebut dibawah.
Semoga bisa membantu menjelaskan.
Metta Cittena.
 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Jen
Sent: Monday, December 19, 2005 10:02 PM
To: [email protected]
Subject: [Dharmajala] Penjelasan Gimun: Dana u/ Samiri

 
Berikut adalah email yang saya kirim ke Gimun Sulaiman mengenai kasus Samiri dan penjelasan dari Gimun. Email ini saya kirim karena jumlah dana yang harus mereka galang sangat tinggi Rp 855 juta dan menimbulkan rasa ingin tahu saya, kenapa berobatnya ke Singapore?
 
Jadi, bila nantinya teman-teman ingin membantu, harap dananya langsung ditransfer ke rekening di batam.
 
So, dananya jangan ditransfer ke rekening DKD ya.
Dana teman-teman yang ada di DKD saat ini sudah kami alokasikan untuk membantu biaya pengobatan beberapa keluarga tidak mampu di Legok, hasil survey hari minggu kemarin, 18 Desember. Data yang lengkap nanti akan diposting setelah kami mendapat rincian biaya dari dokter mata. Dan laporan lengkap dari survey akan diposting oleh saudari Juli. Juga ada 7 anak asuh yang akan dibantu biaya sekolahnya oleh DKD.
 
Dana yang ada di DKD saat ini, saldonya sekitar Rp 10 juta-an, data lengkap akan diposting oleh Saudari Ety.
 
So, Juli and Ety, laporan kalian ditunggu ya. Thanks.
 
------------------------------------------------------------------------------------------------------
 

-----Original Message-----
From: Jen [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Tue 12/13/2005 6:33 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Cc:
Subject: HI

Hanya satu pertanyaan, apakah keluarga Samiri termasuk keluarga tidak
mampu? Mengingat mereka berobatnya ke Singapore?

Gimun Sulaiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 
Subject: RE: HI
Date: Tue, 13 Dec 2005 09:20:27 +0700
From: "Gimun Sulaiman" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Jen" [EMAIL PROTECTED]


Hi Jenty,

Untuk kasus Samiri, sebenarnya keluarga Samiri telah meminta bantuan Tzu Chi
dan tidak ada tanggapan sama sekali. Mereka telah menunggu selama 6 bulan.

Biaya yang telah mereka habiskan selama 2 tahun pengobatan bolak-balik
Jakarta-Batam-Singapura adalah SGD 36,000.

Karena PSMTI memiliki MOU kerja sama dengan Mount E di Singapura, maka PSMTI
selalu berusaha agar semua kasus ditangani oleh Mount E dengan biaya yang
terus terang bisa didiskon lebih.

Untuk kasus Samiri, kita tengah berusaha agar bisa dipindahkan ke Mount E
dari SGH.

Oh yah sebagai informasi, SGH memberikan presentasi keberhasilan
transplantasi sumsum tulang ini hanya 60%, seperti yang kita ketahui
teknologi kedokteran di Indonesia tertinggal 10 tahun di belakang Singapure,
hal ini juga menjadi salah satu pertimbangan kami. Seandainya ada Rumah Sakit
yang berani memberikan angka presentase lebih tinggi untuk transplantasi
sumsum Samiri, kami akan mempertimbangkan kembali.

Panitia bersama ini memusatkan perhatiannya pada kasus-kasus dengan tingkat
keberhasilan yang tinggi, karena kami mempunyai moral tanggung jawab yang
besar terhadap masyarakat. Kami saat ini juga memiliki satu kasus kelumpuhan,
dimana dokter hanya berani memberikan tingkat kesembuhan yang minim, akhirnya
kami mengalokasikan dananya kepada yang lain. Memang bisa jadi di mata
masyarakat semua orang harus ditolong, kami juga mempercayai hal yang sama.
Tetapi apabila dokter telah memberikan gambaran yang jelas, apakah kita masih
harus memaksakan diri?

Saya harap penjelasan saya dapat mengklarifikasi permasalahan ini. Seandainya
ada rumah sakit di Indonesia yang bersedia bekerja sama dengan PSMTI, kami
pasti juga akan dengan senang hati menerima mereka.

Seandainya Jenty membaca www.samiri.blogspot.com dapat diketahui bahwa keluarga
samiri adalah keluarga kelas menengah, mereka bahkan telah mempertimbangkan
untuk menjual rumah tetapi dana yang bisa dikumpulkan dengan menjual rumah
hanya setengah dari dana yang dibutuhkan, apakah kita akan membiarkan mereka
menjual rumah? dan setelah itu harus tinggal dimana?

Ada beberapa hal yang telah kami pertimbangkan. Seandainya Jenty nantinya
juga memiliki kasus yang membutuhkan uluran tangan kami, dengan senang hati
kami akan membantu. Tanpa melihat agama, ras, suku dan tetek bengek lainnya.
Bagi kami adalah kami akan membantu semampu kami.

Saat ini Yayasan Bodhivirya tengah di draft dan kemungkinan kedepannya akan
mengelola juga Community Centre di Batam.

Mohon dukungannya.

Terima Kasih.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com



** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke