Namo Budhaya
Masalah relevan atau tdk seperti nya kita hrs Ehipasiko dulu kali yah??
Menurut Saya Kendati Polygami dalam suatu Agama tdk di larang alangkah baiknya
kalau kita setia terhadap pasangan kita masing-masing karena kalau kita kita yg
mengalami cintanya di bagi 2 sakit ga yah??????? hidup itukan sebab akibat
,kalau kita ga mau sakit yah jgn macem-macem kali yah
Thank You & Best Regards
Sophian
(Kat-Finishing Dept)
PT.Katexindo Citramandiri
Jakarta--Indonesia
"EasyCoolSmart"
<[EMAIL PROTECTED]
on.net> To
Sent by: <[email protected]>
[EMAIL PROTECTED] cc
ups.com
Subject
Re: [Dharmajala] Warga membakar pondok
12/29/2005 11:33 AM aliran sesat (sumber:Metrotvnews.com)
Please respond to
[EMAIL PROTECTED]
ups.com
Setuju dgn Sdr Sophian; krn yg menyatakan sesat tentunya bukan pemerintah,
melainkan mereka yg kepentingannya terusik.
Buktinya agama non-Islam lainnya tdk protes, karena tdk mengganggu kaidah agama
yg dianut.
Sama halnya ketika muncul beberapa sekte Buddhisme ke Indonesia; coba
seumpamanya [contoh saja]: Sdr Harryson Huang membawa masuk sebuah aliran baru.
Namanya: Relevanyana, yg menjadi worship-idol adalah Buddha Uttamo [setelah
Buddha Maitreya; tata surya berikut]. Tidak perlu ritual, nien-cing, maupun
meditasi; tinggal dipermandikan & sudah langsung dapat 3 kata ajaib. Nah,
Relevanyana ini mengaku sebagai aliran Buddhisme! Kira2 reaksi apa yg muncul dr
Anda sebagai Buddhis?
Ada kata kunci di bawah yg disebutkan Sdr Sophian: perasaan & selera. Inilah
bahayanya apabila agama sudah dgn paksa disesuaikan dengan: perasaan, selera,
sensitifitas, maupun ambisi "penguasa" tertentu [di dalam institusi]. Mungkin,
agama selama ini masih dianggap tdk se-eksak Matematika/Fisika/Kimia. Namun
apabila sebuah agama yg dgn jelas memiliki: metode, proses, hingga goal ~
kemudian metode & prosesnya bisa disesuaikan oleh org di dalam intitusi [belum
mencapai goal juga]. Apakah Anda masih menilai institusi agama tersebut masih
layak utk dihargai atau dianut?
Ibarat tahu & mie-tiaw yg sudah jelas memiliki durasi kadaluwarsa cuma sekian
hari. Namun, karena si produsen ingin & berkehendak produknya awet & gurih, maka
ditambahkanlah formalin & borax. Padahal, masalah gurih berhungan dgn
keterampilan proses produksi; sedangkan awet berhubungan dgn kapasitas produksi
& pendistribusian. Nah, karena ketidakmampuan/keterampilan di produsen, maka dia
menggunakan "teknologi". Akhirnya, apa menurut Anda produknya masih layak utk
dikonsumsi?
Agama & permik2nya yg berupa sekte & institusi, sangatlah lucu & konyol. Karena
jelas dirubah/direvisi/direformasi oleh bukan pendirinya. Justru oleh
pengikutnya yg belum tentu menggapai tujuan tertinggi dr ajaran pendirinya &
hebatnya lagi, aliran tersebut masih mengakui & memuja worship-idol yg tak lain
adalah pendiri agama itu sendiri. Cobalah Anda bayangkan [sudah pernah aku
utarakan sebelumnya blm yah?] sebuah agama dgn beberapa sektenya [katakan saja
3]:
1. Yg membuat sekte tentunya bukan pendiri agama itu sendiri, malainkan
pengikut seniornya.
2. Ketiga sekte memiliki persepsi berbeda, namun memuja & mengakui pendiri
agama yg sama. Yg tentunya juga, bukanlah oknum yg menbuat sekte yg mereka
sekarang bernaung.
3. Ketiga2nya mengklaim bahwa tafsir & interpretasi masing2 dr mereka lah yg
paling benar! Mana yg benar? Lha yg mendirikan agamanya cuma satu orang
koq, sekarang jadi beranak pinak?
4. Sama halnya dgn Kristen & Islam. Tuhan/penciptanya sama, nabi2nya sama
diakui, wilayah pun sangat dekat. TAPI, ajarannya berbeda: yg satu boleh
makan apa saya ~ yg lainnya dilarang makan yg tertentu; yg satunya boleh
polygamy ~ yg lainnya hanya monogamy. Lha mengapa tdk tanya langsung saja
kepada Tuhan: mana sih ajaran yg sesungguhnya? Karena demi mempertahankan
siapa yg paling benar, keduanya sudah saling berantem & bahkan membunuh.
Ternyata, Tuhan-nya diasumsikan tdk menjawab, karena terror bom dll masih
saja tetap terjadi. Jadi, Tuhannya tidak mau menjawab; tdk bisa menjawab;
malu menjawab, tidak bisa menjawab, atau mungkin memang tdk ada???
Ahhh... masih relevan gak sih? Auuu ahhh elap...
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/