Rekan2, dalam hal soal makan kita sangat bagus bisa Vegetarian dengan upaya mengurangi pembunuhan, namun alangkah baiknya lagi kalau dibarengi pula dengan upaya mengurangi pembunuhan lain spt: 1. cek selalu kondisi kendaraan anda supaya kadar oktan yang dihasilkan tidak terlalu tinggi, ini akan membahayakan kesehatan. 2. yang vegetarian tp masih merokok, mulailah berhenti, karena asap rokok membahayakan orang lain bahkan binatang yang menghirupnya.
Salam, Suwarno --- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Saya sangat setuju dengan pendapat sdr. Hendry... > > Dengan vegetarian (menghindari makan daging hasil pembunuhan) secara tidak > langsung kita dapat lebih menghargai kehidupan. > Terlebih lagi untuk kita sendiri, dengan bervegetarian makan tubuh kita > akan lebih sehat, sebab banyak penyakit yang berasal dari makanan daging > (flu burung, sapi gila, antrax, dll). > > Namun saya sendiri sedang belajar untuk tidak makan daging, dalam hal ini > setiap kali saya akan lebih memilih untuk makan sayur daripada daging. > Dan ternyata lingkungan di sekitar kurang mendukung untuk itu. Hampir di > semua tempat makan, semua menyediakan daging dan hanya sedikit yang hanya > menjual sayur saja. > > Bahkan di acara2 yang berkaitan dengan kegiatan Buddhis juga disediakan > menu daging. Padahal dari segi harga, sayuran itu jauh lebih murah > daripada daging.... mungkin untuk mengakomodir orang-orang yang masih > doyan dengan daging maka panitia masih menyediakan menu daging. > > Dan banyak teman2 yang tau kalau saya mencoba untuk menghindari makan > daging, mereka malah menganggap kalo saya itu aneh... yah susah juga yah > untuk menjadi vegetarian....=) > > Salam Metta. > Mulyadi > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
