Saudara Perdana yang budiman,

Sebelum memulai diskusi ini saya hendak menginformasikan bahwa 
penulis yang sama dengan buku Beyond Belief juga telah menulis buku 
berjudul Dasar Pandangan Agama Buddha, yang telah diterjemahkan ke 
dalam bahasa Indonesia dan nampaknya menjadi panduan resmi mengenai 
dasar-dasar Buddhisme di banyak institusi keagamaan. Jadi penulis 
buku Beyond Belief itu telah menghasilkan pula karya mengenai 
Buddhisme sendiri yang cukup bagus.
Kadang-kadang untuk meningkatkan penghargaan umat Buddhis terhadap 
agamanya sendiri kita perlu melakukan beberapa perbandingan. 
Terkadang sesuatu tidak akan nampak bagus jika tidak dibandingkan 
dengan sesuatu yang lebih buruk. Ini adalah kenyataan yang ada. 
Berdasarkan analisa pasar yang ada, saya melihat bahwa justru buku-
buku bernuansa Beyond Belief yang laku keras, sementara buku-buku 
dengan topik pembahasan mengenai Buddhisme sendiri justru kurang laku 
dan diminati. Ini memperlihatkan bahwa umat Buddha masih kurang 
menghargai ajarannya sendiri, oleh karena itu buku-buku semacam 
Beyond Belief dapat dipergunakan sebagai wahana untuk meningkatkan 
penghargaan umat Buddha terhadap keyakinannya sendiri.
Selanjutnya yang menjadi ganjalan bagi saya adalah perkataan 
Anda: “Pengaruh utama kepada pembaca adalah mengarahkan pembaca untuk 
tidak masuk ke sana,karena teori/konsep mereka SALAH.” Apakah jika 
demikian sebagai umat Buddhis kita harus dengan senang hati 
mempersilakan rekan-rekan sedharma kita untuk masuk ke agama 
tersebut? Apakah kita malah harus memprogandakan agar rekan-rekan 
sedharma kita beralih pada agama tersebut? Tentu ini menggelikan 
bukan? Lagipula kalau Anda memang yakin bahwa Buddhadharma adalah 
sesuatu yang baik, lalu mengapa tidak mengarahkan seseorang ke tempat 
yang baik itu? Jika Anda tidak berusaha mengarahkan mereka, maka Anda 
adalah seorang yang egois,
Saya tidak melihat bahwa buku BB. menjelekkan agama lain karena 
didukung dengan fakta dan bukti-bukti ilmiah. Coba bayangkan diri 
Anda sebagai seorang guru. Misalnya ada jawaban murid Anda dalam 
ulangan yang salah dan Anda mencoretnya. Apakah tindakan ini sama 
dengan menjelek-jelekkan murid tersebut? Tentu tidak bukan? Segala 
sesuatu asalkan dilandasi dengan bukti2 dan argumen logis tidak dapat 
disebut menjelek-jelekkan. Setidaknya ini menurut saya.
Orang boleh saja menganggap bahwa agama Buddha salah, sehingga jangan 
masuk ke sana, melainkan ke sini saja, karena di sinilah yang benar. 
Saya tidak mencela pandangan semacam itu. Tetapi dalam dunia yang 
semakin globalistis ini, persinggungan antar agama akan semakin kerap 
terjadi dan membangkitkan timbulnya pertanyaan-pertanyaan kritis, 
dimana ini bukanlah sesuatu yang negatif. Saya tidak marah bila ada 
orang yang mengkritik Buddhisme, malahan ini adalah suatu wahana yang 
bagus untuk memacu pemahaman kita akan Dharma. Asalkan kritik itu 
dilandasi oleh logika, maka saya akan menerimanya dengan senang hati. 
Begitu pula halnya dengan penulis Beyond Belief, saya melihat bahwa 
kritikannya sangatlah logis, sehingga tidak dapat dikatakan menjelek-
jelekkan agama lain. 
Bagaimana dengan buku Harun Yahya? Apakah bukunya ilmiah? Ternyata 
tidak! Mengapa?

1.Harun Yahya tidak mendefinisikan terlebih dahulu apakah yang 
dimaksud dengan berhala itu. Apakah bendera yang kita hormati waktu 
upacara tidak dapat disebut sebagai berhala?
2.Harun Yahya hendaknya mendefinisikan terlebih dahulu secara ilmiah 
dan logis, apakah buruknya atau jeleknya menyembah berhala. Apakah 
orang yang menyembah sebatang pohon lebih buruk akhlaknya 
dibandingkan dengan orang yang menyembah mahadewa yang tidak 
kelihatan? Ini harus dianalisa dan dibuktikan terlebih dahulu dengan 
menggunakan metode ilmiah serta riset yang mumpuni.
3.Benarkah agama Buddha menyembah berhala? Sudahkan Harun Yahya 
memaparkan fakta mengenai seorang bhikshu Zen yang membakar patung 
Buddha untuk menghangatkan dirinya? Bagaimana dengan Sutra Intan yang 
mengatakan bahwa Buddha tidak dapat dicari dalam wujud dan suara?
4.Sudahkan Harun Yahya menelaah sejarah penggunaan patung dalam 
Buddhisme? Apakah dia mengetahui bahwa Buddhisme yang asli tidak 
mengenal patung?

Nah, jelas sekali karya Harun Yahya itu tidak ilmiah.

Selain itu, yang sudah saya katakan berulang kali, banyak orang yang 
merasa dirinya toleran setelah mengecam Beyond Belief. Padahal 
pengecaman itu adalah bentuk intoleransi lainnya. Sehingga dengan 
mengecam Beyond Belief tidak akan menjadikan seseorang lebih 
tolerantif dibandingkan yang lainnya. Toleransi sejati harus memiliki 
kesanggupan untuk menoleransi sesuatu yang dianggapnya tidak toleran. 
Bila semuanya adalah bagian dharmadatu bukankah buku Beyond Belief 
adalah juga bagian dharmadatu, yang tidak juga baik dan tidak juga 
buruk? Anda boleh saja tidak setuju dengan buku Beyond Belief, tetapi 
apakah ketidak-setujuan itu menjadikan Anda lebih toleran 
dibandingkan yang lainnya? Bukankah ketidak-setujuan itu juga 
merupakan bentuk intoleransi? Lalu apakah bedanya Anda dengan buku 
Beyond Belief yang Anda anggap intoleransi tersebut. Anda juga 
berusaha mencari-cari kelemahan buku Beyond Belief, lalu apakah 
bedanya Anda dengan buku Beyond Belief yang Anda tuduh menjelek-
jelekkan agama tertentu tersebut?

Saya kira sekian dahulu tanggapan saya. Mohon maaf kalau ada kata 
yang salah.

Metta,


Tan



--- In [email protected], perdana hadisantoso 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>     Rekan Tan yang saya hormati;
>   Perlu saya jelaskan bahwa yang saya maksud salah arah 
adalah>kepandaian penulis BB harusnya lebih cocok untuk 
menulis/mengupas tentang ajaran Buddha,supaya umat Buddha lebih 
mengerti dan tidak terganggu oleh ulasan miring dari penulis 
lain,misalnya tulisan Harun Yahya,sedangkan isi dari BB sendiri 
sebetulnya sangat bagus(dalam arti masuk akal bagi KITA),makanya saya 
sebut penulisnya genius,yang saya sayangkan hanyalah kenapa menulis 
tentang agama lain,hal itu saya tidak setuju(maaf saya berterus 
terang),apapun alasannya yang ditulis di halaman pertama,toh tidak 
bisa menutupi bahwa pengaruh utama kepada pembaca adalah mengarahkan 
pembaca untuk tidak masuk ke sana,karena teori/konsep mereka SALAH.
>   Saya contohkan dengan kontestan pemilu saat kampanye,bahwa 
peserta pemilu tidak boleh menjelekkan/menyalahkan kontestan 
lain,walaupun akhirnya banyak yang MELANGGAR,nah apakah kita juga mau 
melanggar??
>    
>   Memang beda dengan tulisan Harun Yahya,saya yang bukan AHLInya 
bisa mementahkan ulasan atau tudingannya yang sangat miring 
itu,misalnya tudingan menyembah berhala,tidak mengakui Tuhan dsb.Jadi 
dari sisi kualitas isi ke 2 buku itu memang berbeda,tapi motivasi 
penulis tetap sama,yaitu memberitahu kepada pembaca bahwa jangan 
masuk ke sana,anda akan tersesat,teori/konsep mereka SALAH,datanglah 
kesini karena ini yang benar.
>    
>   Sekian,maaf kalau saya salah .
>    
>   Salam dari Hadi.
>    
>    
>    
>    
>    
>   dh4rm4duta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >   Kalau Beyond Belief salah arah, silakan coba tunjukkan mana 
yang 
> > salah, mari kita kupas rame-rame.
> > 
> > Metta,
> > 
> > Tan
> >  
> > > dh4rm4duta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:     Namo Buddhaya,
> > > 
> > > Sekedar info, dalam buku karya Harun Yahya yang berjudul Agama 
> > > Darwinisme halaman 29 terdapat gambar Buddha dengan 
> > > keterangan: "Penganut ajaran Buddha nyembah patung Buddha yang 
> > buat 
> > > sendiri dengan tangan sendiri karena menganggap bahwa patung 
> > tersebut 
> > > dapat melihat dan mendengar." Halaman 28: "Seperti semua agama 
> > berhala 
> > > lainnya, ajaran Buddha menolak tentang adanya Tuhan Sang 
> Pencipta. 
> > > Agama dengan sikap mental evolusionis antara lain Konghucu, 
Tao, 
> > dan 
> > > Buddha."
> > > 
> > > Nah, bagaimana pendapat rekan-rekan sekalian?
> > > 
> > > Metta,
> > > 
> > > Tan
> > > 
> > > 
> > >   Halo rekan2 semua;
> > >     Di Samaghippala ada BEYOND BELIEF,sedangkan di Dharmajala 
ada 
> > HARUN YAHYA,ini karma atau bukan ya?
> > >    
> > >   Penulis BB dan Harun Yahya sama2 ginius,itu penilaian fans 
> > masing2,tapi ada sebagian orang menilainya lain,yaitu geniusnya 
> > salah arah.
> > >    
> > >   Dengan menulis buku2 itu apa yang di dapat oleh ke 2 
penulis?? 
> > karma baik?  pujian2 dari umat yang se-IMAN ?   royalti dari 
> > penerbit?  populairitas?
> > >    
> > >   Bagi penggemar BB>wah saya gak salah pilih agama.
> > >   tapi ada umat lain yang panas telinga dan panas hati.
> > >    
> > >   Bagi penggemar Harun Yahya> AMIN.
> > >   Tapi ada umat lain yang panas dingin.
> > >    
> > >   Bagi saya>kasihan mereka itu. 
> > >   Bagi anda semua ????
> > >   
> > > 
> > > Salam dari Hadi.
> > > 
> > > 
> > > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di 
> > dalam diri saya maupun di luar diri saya **
> > > 
> > > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
> > menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat 
> > fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
> > > 
> > > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat 
dan 
> > memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala 
sesuatu, 
> > sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> > > 
> > > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, 
menjadi 
> > penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain 
pagi 
> > ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, 
> > membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan 
> > penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-
> > sahabat kami ** 
> > > 
> > > 
> > > 
> > >     
> > > ---------------------------------
> > >   YAHOO! GROUPS LINKS 
> > > 
> > >     
> > >     Visit your group "Dharmajala" on the web.
> > >     
> > >     To unsubscribe from this group, send an email to:
> > >  [EMAIL PROTECTED]
> > >     
> > >     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
> > Service. 
> > > 
> > >     
> > > ---------------------------------
> > >   
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > >             
> > > ---------------------------------
> > > Do you Yahoo!?
> > >  With a free 1 GB, there's more in store with Yahoo! Mail.
> > >
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di 
dalam 
> diri saya maupun di luar diri saya **
> > 
> > ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
> menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat 
fondasi 
> pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
> > 
> > ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
> memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, 
> sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> > 
> > ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
> penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi 
> ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, 
> membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan 
penuh 
> rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat 
> kami ** 
> > 
> > 
> >     
> > ---------------------------------
> >   YAHOO! GROUPS LINKS 
> > 
> >     
> >     Visit your group "Dharmajala" on the web.
> >     
> >     To unsubscribe from this group, send an email to:
> >  [EMAIL PROTECTED]
> >     
> >     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
> Service. 
> > 
> >     
> > ---------------------------------
> >   
> > 
> >   
> > 
> > 
> >             
> > ---------------------------------
> >  
> >  What are the most popular cars? Find out at Yahoo! Autos
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam 
diri saya maupun di luar diri saya **
> 
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk 
menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi 
pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
> 
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan 
memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, 
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> 
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi 
penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi 
ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, 
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh 
rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat 
kami ** 
> 
> 
> 
> 
>   SPONSORED LINKS 
>         Religion and spirituality   Spirituality 
>     
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS 
> 
>     
>     Visit your group "Dharmajala" on the web.
>     
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>     
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of 
Service. 
> 
>     
> ---------------------------------
>   
> 
> 
> 
> 
>               
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
>  With a free 1 GB, there's more in store with Yahoo! Mail.
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke