Menurutku, memang ada sebagian orang yang berlomba
lomba ingin memutuskan lingkaran ini dgn cepat krn
banyak sebab al, mungkin :

1. buru2 sotapanna biar safe. Klo tdk, bisa bisa salah
sedikit aku di 2 atau 3 kelahiran lagi jadi tukang
ngebom (teroris) atau bisa jadi katak ( he he he ).
Dia melihat begitu tipisnya perbedaan antara baik dan
jahat. Setiap saat bisa tergelincir dengan mudahnya.

2. Bisa jadi karena salah pengertian. 

3. Bisa jadi karena beliau hanya tahu bahwa hanya ada
1 jalan yang bisa menolong dirinya sendiri.

4. Bisa jadi karena memang sudah tekadnya yang murni.

5. dll.

Kalau kita mau bicara sama mereka dan tahu kenapa dia
mau buru buru memutus lingkaran samsara ini, tentunya
konsep reinkarnasi itu tidaklah sedemikian buruknya.

Kalau ditanya apakah aku sepakat untuk cepat-cepat
memutuskan lingkaran samsara ini. Jawabnya relatif,
hari ini aku berpikir seperti ini, besok klo tingkat
kesadaran meningkat, jawabanku pasti berubah. Apakah
ini disebut plin plan. Tentu tidak bukan.

Untuk sementara ini, aku menikmati hidup sebagai
manusia. Jujur, aku bertekad bahwa setelah kematianku
nanti aku ingin kesurga bentar, yah tour gitu, lihat
lihat belajar Dhamma disana. Setelah itu, aku bertekad
terlahir sebagai manusia kembali didunia ini dengan
kecerdasan Buddha Dhamma yang tdk terbantahkan
(maksudnya, Bhs Dhamma yang sulit bisa aku jelaskan
dengan mudah ke semua orang sehingga mereka bisa
mengerti dgn baik dan benar). Setelah tingkat
kesadaranku akan Buddha Dhamma jauh meningkat pesat,
aku ingin jadi Boddhisatva berkali kali. Sampai suatu
saat aku memilih jadi Samma Sambuddha. 

Bagaimana Tanggapan Kita Ttg Para Dalai Lama Tibet
> Yg Selalu Ingin Dilahirkan Kembali Di Dalam Dunia
> Kosong Ini Agar Mampu Memberikan Pembabaran Dharma
> Sebanyak Mungkin Seluas Mungkin Kepada Berbagai
> Kesempatan Kepada Mahkluk Berkaki Dua Ini Di Seluruh
> Dunia ???!!!

Yah, Buddha, Para Dalai Lama dan Bodhisatva adalah
motivatorku juga sih and aku selalu salut untuk
beliau. Yang kulihat bukan menjadi apa yang terbaik,
tapi kita tahu kita mau jadi apa dan untuk apa. 

Ohya, mungkin ada sebagian yang melihat bahwa para
Bodhisatva, ato Dalai lama masih punya kemelekatan
sehingga mereka terlahir. Ini sering didebatkan, ada
sebagian org bilang Boddhisatva lebih welas asih dari
Buddha krn masih mau menolong orang. (Yah kaga seperti
itu sih)

Menurutku, Memang betul, karena tekadnya maka dia
terlahir lagi. klo dibilang melekat "Yah". Tapi bukan
berarti kemelekatan yang sama dengan manusia biasa
atau dewa. Namanya aja " Melekat " karena faktor ini
beliau butuhkan untuk sebuah kelahiran disuatu alam.
Jadi yang dilihat kualitasnya dong, jadi melekat itu
sudah tak jadi masalah lagi. Ok melekat dan melekat
itu mirip tapi tak sama.

Tekad bagiku ibarat sebuah kertas yang telah ada draft
lukisannya. Membina diri dengan sila dan pengetahuan
Dhamma yang baik dan benar adalah warna dari lukisan
itu sendiri. Mempraktekkannya dengan baik dan benar
adalah seni dan cahaya kehidupan dari lukisan itu
sendiri sehingga lukisan terlihat sangat indah dan
hidup sekali. Senyum yang tulus dari lubuk hati yg
paling dalam adalah piguranya.

Masalahnya cuma satu : Memahami dan praktek itu sulit
banget mbok. Terkadang kita bisa malu sendiri, kok
lain dibibir lain di praktek. Itulah yang kualami.
But, aku selalu bersyukur, mukaku setebal tembok cina
(paling tidak, masuk 7 keajaiban dunia lah). Klo salah
tahu salah ya sudah. besok latihan lagi. Semua perlu
proses pembelajaran.

Peace,











--- Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Dearest All, Bro & Sis
>    
>   Apakah Anda Semua Sepakat Bahwa Konsep Reinkarnasi
> Sedemikian Buruknya Sehingga Para Umat Buddha
> Berlomba2 Utk Berusaha Memutuskan Lingkaran Itu
> Lewat Berbagai Pemikiran / Ajaran Buddha Itu &
> Selalu Berharap2 Cemas Agar Kehidupannya Saat Ini
> Terkabul Sebagai Kehidupannya Yg Terakhir ??!!
>    
>   Bagaimana Tanggapan Kita Ttg Para Dalai Lama Tibet
> Yg Selalu Ingin Dilahirkan Kembali Di Dalam Dunia
> Kosong Ini Agar Mampu Memberikan Pembabaran Dharma
> Sebanyak Mungkin Seluas Mungkin Kepada Berbagai
> Kesempatan Kepada Mahkluk Berkaki Dua Ini Di Seluruh
> Dunia ???!!!
>    
>    
>    
>    
>    
>    
> 
>               
> ---------------------------------
> Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty
viruses!


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke