--- In [EMAIL PROTECTED], TheHiddenDragon <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear all,
sekumtum teratai untuk anda, para calon Buddha sharing yg sangat indah, membaca tulisan ci Jenty, ada baiknya baca sekali lagi, namun pelan2 dan direnungkan kembali, saya yakin ada point2 yg sangat menarik utk di jadikan bahan renungan nanti malam. bukan mau pamer, atau boasting; namun hal2 demikian siapa tahu bisa memberi inspirasi, dan ada bagian yg bisa dijadikan panutan. saya sendiri bekerja di perush kecil yg bergerak di bidang manufaktur, posisi saya memang sudah bisa di anggap tinggi, karena kalau naik lagi, barangkali harus jadi direktur hahahaha........ salary saya juga di atas rata2 teman saya yg dulu pernah kuliah bareng, juga di atas rata2 teman sepermainan saya, hal yg mirip dgn ci jenty adalah saya sendiri juga berpikir investasi, saya juga menginvestkan 1/3 dari salary di reksadana perush yg memang sudah saya analisa dgn hasil performance yg cukup bagus 5 thn belakangan. setahun bisa menghasilkan sekitar 18% tapi ini plus minus. kemudian saya juga invest di saham, tapi ini tidak begitu besar, karena tetap patokan high risk high gain, yah no pain no gain-lah, kira-kira begitu. setelah itu saya juga join dgn beberapa teman mengaplikasikan ilmu saya lebih jauh, jaul software (software buatan sendiri), utk toko, tempat penyewaan buku, komik, perusahaan sekala kecil. jadi income mulai masuk dari berbagai tempat, tidak hanya mengandalkan salary tempat kerja permanen semata. preferensi memang berbeda-beda, contoh saya tidak prefer asuransi, tapi ada beberapa hal yg antara ci jenty dan saya sepaham. namun semua kerjaan ini sungguh melelahkan, dan ketika malam kembali ke kamar dan berhadapan dgn altar, mengerjakan 'PR' yg diberikan guru, membaca mantra, doa dedikasi dan sebagainya, semua semangat 'duniawi' kian melemah, dan ada tendensi utk 'idle' for a while, kemudian tarik nafas panjang, dan sambil merasakan kehebatan kekinian. pertarungan spiritualisme dan materialisme tidak bisa kita selesaikan dlm sejam dua jam hanya duduk di depan altar, membaca doa, paritta, mantra dsb. jadi saya iba melihat naik turunya semangat saya sendiri, jg semangat teman2ku yg kembang-kempes dgn urusan pemenuhan ekonomi personal. namun hal yg membuat saya senang adalah ketika saya menemukan dharma, menemukan sahabat dharma (sangha) yg saling berbagi, di dunia maya maupun di realitas (KPD), membuat kita harus berpikir bijak, dan berpikir utk menyeimbangkan spiritualisme dan materialisme. pemenuhan utk materialistik untuk mencapai spiritualisme dgn kualitas lebih baik, memang omong kosong kalau mau spiritualisme tapi urusan 'perut' tidak bisa terpenuhi, itu yg kita perjuangkan bersama, karena sebagian besar kita tidak mendambakan hidup ascetic seperti seorang sangha biksu, lain cerita kalau memang berniat utk menempuh kehidupan kebiksuan. anda boleh bilang ini unek2 atau sharing, atau sekedar obrolan tak bermakna ketika kita duduk santai di cafe, atau bahkan itu halaman depan rumah, berbincang enak dgn seorang dharma friend. hanya mereka yg menumpangi 'perahu' yang sama akan bisa merasakan hal demikian, hanya mereka yg merenungkan dgn seksama dan menarik intisari dari semua yg terjadi baru bisa melihat ini dengan bijak. sudah mampukan kita melihat spiritualisme dan materialistik dgn arif bijaksana? Jangan menyerah selagi nafas berhembus keluar masuk. --- In [EMAIL PROTECTED], Jen <jenty_siswanto@> wrote: > > Saya ingin sharing saja karena topik ini berhubungan dengan pekerjaan saya, yang selalu menasehati client agar menabung for the rainy days. > > Kalau dilihat dari sudut perencanaan keuangan keluarga, > kita bekerja keras untuk mencari sandang dan pangan. Kita juga harus memproteksi sandang dan pangan kita, caranya? Beli asuransi untuk melindungi rumah agar kalau terjadi musibah, kantong kita tidak ikut kebakaran. > > Untuk melindungi pangan, kita harus memproteksi income kita; dengan membeli asuransi yang mengcover sakit kritis (ini yang paling banyak menghabiskan tabungan, hasil kerja keras bertahun-tahun), cacat tetap total, kecelakaan dan meninggal. > Setelah ini terpenuhi, barulah kita menabung. > Teman SMP saya, usia 35 tahun, sebulan lalu, dideteksi menderita kanker, dan karena tidak punya asuransi, harus menjual rumah dan mobil. > > Cash itu penting, karena berdasarkan pengalaman pribadi, ketika salah satu anggota keluarga saya tertimpa musibah, banyak sekali biaya yang keluar. > > Dan selanjutnya tabungan, kita harus menabung di instrumen tabungan yang bisa beat inflasi. Misalnya kalau bunga bank berkisar 7%, kita setidaknya investasikan di instrumen yang bisa menghasilkan 12-15%. Agar nilai tabungan kita tidak turun dimakan inflasi. Saya sendiri memilih reksa dana saham dari perusahaan yang memiliki reputasi bagus selama 5 tahun terakhir. > Tabungan sebesar 3 bulan gaji diperlukan, untuk menjaga-jaga kemungkinan kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, uang ini bisa digunakan. > Kesalahan yang sering client saya lakukan adalah tidak memiliki cash dan menginvestasikan uangnya di property. Property tidak liquid, terkadang lebih mudah pada saat membeli tetapi ketika butuh uang dan mau dijual, tidak ada pembeli yang berminat. > > Besarnya tabungan yang diperlukan dan nilai asuransi yang kita inginkan, itu bisa dihitung berdasarkan kebutuhan kita saat ini dan life style kita. Untuk asuransi, seringkali banyak client yang under insured (nilai asuransi yang mereka beli, tidak cukup untuk mengcover kebutuhan mereka), walaupun ada juga sebagian yang over insured. > > Selain tabungan secara materi, tabungan dalam bentuk lain juga diperlukan. Mengutip kata Sayalay Dipankara, kita harus ready to face the sunsets. Katanya, ini asuransi untuk kehidupan kita di masa mendatang. > > Semoga bisa membantu. > > > Regards, > > > Jenty Siswanto > PT Prudential Life Assurance > Menara Duta, Lt 6, Jl HR Rasuna Said Kav B9, > Kuningan, Jakarta Selatan > > Telp (021) 520-7811, 6830-5055 > J u n a i d y A n w a r Dept. of Information Technology PT. Tiara Gaya Arga Kencana Paint, Road Marking, Epoxy Manufacturer Jl. Cimareme No. 185 A Padalarang, West Java - Indonesia Phone.: +62 22 665 1515 [ hunting ] Fax.: +62 22 665 6555 Mobile.: +62 856 219 8835 / +62 22 911 80 855 / +62 22 707 87 555 ---------------------------------------------------------- May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need---Bodhisattvacharyavatara ~ Shantideva ---------------------------------------------------------- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --- End forwarded message --- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya ** ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh ** ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian ** ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
