Sekuntum teratai untuk anda semua, para calon Buddha.
Barusan Bro Anwar datang ke saya dalam kondisi yang sangat kebingungan.
Dia minta saran dan bantuan.
Selasa malam sekitar pkl 22.00an, neneknya, Ny. Ong Leng Nio yang berumur 86 thn hrs masuk ke rumah sakit karena asma kronis yang sudah menahun.
Sekarang sedang di rawat di ruang ICU RS Pantai Indah Kapuk.
(Bukan karena mau dirawat di sana tapi lebih dikarenakan mengikuti dokter yang telah lama merawatnya).
Sekarang kamis malam. Biaya sementara tadi siang sudah Rp. 13 jt.
Yang menanggung biaya praktis adalah Bro Anwar dan Cicinya yang sama2 karyawan.
Kini mereka dihadapkan kepada kondisi yang sangat dilematis untuk memilih opsi yang diberikan dokter:
1. Segala alat bantu pernafasan dicopot dan ini akan berakibat dengan langsung meninggalnya yang bersangkutan.
2. Alat bantu pernafasan tetap dipasang tapi obat2an akan dihentikan dan ini akibatnya adalah meninggal secara perlahan.
3. Alat bantu pernafasan tetap dipasang dan obat2an tetap diberikan karena diperkirakan masih ada harapan, tapi ini jelas berkonsekuensi pada biaya yang merupakan inti permasalahan.
Bagi Bro or Sis yang ingin memberikan saran silahkan hubungi:
Bro Anwar di <[EMAIL PROTECTED]>, 0815-992-8577
atau salurkan bantuan anda ke
Rekening BCA: 5270398121
Cabang BINUS
a/n Anwar Hussein Santoso
Saya ucapkan banyak2 terima kasih atas perhatian, saran, dan bantuan dari Bro en Sis sekalian.
Hal seperti ini dapat terjadi sewaktu-waktu pada kita.
Sudah saatnya kita mengembangkan sistem saling bantu.
Anumodana
JL
Yahoo! Mail
Use Photomail to share photos without annoying attachments.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Religion and spirituality | Spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
