Dearest Bro Wu,
Terlihat Jelas Bahwa Sy Sangat Sedikit Pengetahuan Tertulis!
Sy Mendasarkan Pertanyaan2 Tsb Pada Bukan Pengetahuan Tertulis, Namun Dari Pengalaman Langsung Bermeditasi !
Sekali Lagi Banyak Terima Kaih Atas Dukungan Konfirmasi Suttanya !!
Semoga Juga Bermanfaat Bagi Semua ! Salam Metta
Gunardi Wu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Gunardi Wu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ika Polim wrote:
> Dearest Bro G. Wu,
>
> Jadi Dari Keterangan Anda Terlihat Jelas Bahwa Penghuni Alam Dewa
> (mara) Bisa Tembus Ke Alam Manusia Utk Melakukan Pencobaan Kpd Manusia
> Lewat Nafsu2 Rendahnya ! Itu Yg Saya Maksudkan Dgn "Tembus" !
Kisah-kisah mengenai bagaimana Mara menggoda manusia bahkan terhadap
seorang sotapana banyak terdapat dalam kitab suci. Salah satu yang
mashyur adalah ketika Sang Buddha menerangkan kepada YM Ananda bahwa
jika diinginkan seorang Buddha dapat memperpanjang masa hidupnya
mencapai satu (aya) kappa. Dikatakan bahwa saat itu pikiran YM Ananda
tertutup oleh Mara sehingga tidak mengajukan permintaan kepada Sang
Buddha Gotama untuk memperpanjang masa hidupnya. Sang Buddha mengucapkan
hal tersebut sebanyak tiga kali, dan untuk ketiga-tiganya YM Ananda
hanya berdiam diri. Tak berapa lama kemudian YM Ananda baru tersadar
mengenai ucapan Sang Bhagava dan baru mengajukan permintaan tersebut,
namun sayang (..sungguh sayang...) Sang Buddha mengatakan bahwa waktu
untuk mengajukan permohonan telah lewat.
Dan tentu saja yang lebih mashyur lagi adalah kisah pada malam
pencapaian Kesempurnaan Bodhisatta Gotama ketika pasukan Mara datang
menggoda.
Ada lagi beberapa kisah bagaimana seorang wanita "dibawa" oleh seorang
dewa untuk hidup bersama. Juga mengenai hubungan antara makhluk Peta dan
manusia (baca kitab Petavatthu, bagian dari Khuddhaka Nikaya).
Demikian, semoga bermanfaat.
-gunardi wu
What are the most popular cars? Find out at Yahoo! Autos
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Religion and spirituality | Spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
