Paradorn Jadi Biksu Saat Libur Turnamen

Kapanlagi.com - Saat sebagian besar petenis top dunia menghabiskan 
waktu libur turnamen dengan bermain ski di Eropa atau mandi matahari 
di Florida, petenis putra Thailand Paradorn Scrichaphan lebih memilih 
menjalani kehidupan sebagai biksu. 
Rahib Budha mencukur habis rambut kepalanya, memakaikannya jubah 
biksu. Selama satu pekan menjadi biksu, ia pun mengendarai gajah saat 
bepergian dari Kuil Thung Sethi, Bangkok 

Paradorn menyandang nama "Mahaviro" yang berarti "hebat dan berani" 
dan diijinkan makan dua kali sehari serta menghabiskan sebagian besar 
waktunya dengan meditasi. 

Gaya hidup sebagai biksu tersebut sangat berbeda jauh dari gaya hidup 
petenis nomor satu Asia yang biasanya ia jalani. 

Paradorn yang menjadi idola di Thailand dan bergelimang kemewahan itu 
mengatakan, kehidupan sederhana di lingkungan kuil sangat berarti 
bagi dia. 

"Kehidupan di kuil sangat damai dan tenang," katanya dalam konferensi 
pers setalah mengalahkan Radek Stepanek 6-3, 6-4 di turnamen Sydney 
International, Selasa. 

"Saya meninggalkan kehidupan duniawi saya ketika saya menjadi biksu. 
Saya senang bahwa saya telah melakukannya." 

Seluruh pria Thailand diharapkan meluangkan waktu setidaknya satu 
pekan dalam hidup mereka untu menjadi biksu tetapi Paradorn 
mengatakan, peraturan tersebut bukanlah satu-satunya alasan mengapa 
ia melakukannya. 

"Saya melihat hal itu sebagai bagian dari budaya kami, agama kami," 
kata petenis berusia 26 tahun itu. 

"Saya melakukannya untuk menghormati orang tua. Seluruh kakak saya 
sudah melakukannya. 

"Tidak begitu sulit untuk menjalaninya. Kegiatan itu bisa dikatakan 
menjalani kehidupan yang berbeda dengan kehidupan normal. Cara anda 
berbicara, bersikap dan berjalan harus dilakukan dengan tenang." 

Sikap Paradorn di lapangan selalu dapat dijadikan contoh. Ia tidak 
pernah mengeluarkan bahasa tubuh atau kata-kata kasar saat lawannya 
melakukan kesalahan, ia hanya akan membungkukkan badan usai 
pertandingan, menang atau kalah. 

Tetapi ia mengatakan, sepekan di kuil telah membuatnya menjadi 
pribadi yang lebih tenang, mengajarinya untuk mengontrol emosi di 
lapangan. 

"Memang ada saat-saat dimana anda merasa sangat jengkel mengenai 
suatu keputusan atau nilai yang seharusnya anda peroleh, tetapi apa 
lagi yang bisa anda lakukan? 

"Saya sekarang merasa, apapun yang terjadi, terjadilah. Jika kita 
bermain sebaik-baiknya maka kita tinggal pasrah. 

"Anda dapat menerapkan pelajaran di kuil saat bertanding di 
lapangan." 

Paradorn mengatakan, ingin kembali mengunjungi kuil tersebut tetapi 
ia tidak memiliki rencana untuk berhenti dari tenis. 

"Saya lebih memilih menjalani kehidupan normal," katanya. (*/cax)







------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke