Dearest Bro Erik Yg Banyak Pengetahuannya,
Sy Melihat Pengetahuan Anda Yg Baik, Walaupun Harus Juga Dilakukan Lebih Jauh Diskusi Yg Mengerucut!
Pandangan Anda Di Paragraf Terakhir Sedikit Mewakili Maksud Global Penulisan Ini.
Salah Satu Penglihatan Mr. Karl Mark ( yg nota bene anak dikeluarga pengikut Yesus yg taat) Saat Itu, Agama Justru Membuat "Mati" Kemanusiaan Masyarakat Zaman Itu & Bukan "Menghidupkannya"!! Dan Itu Sangat Menyakitkan Batin Karl Mark Muda !!
Jadi Pertanyaan Dasarnya : Mengapa Pengetahuan Agama / Teologi Malah Menghancurkan / Membuat Lemahnya Kepribadian Manusia Sehingga Dengan Hanya Menggunakan Itu Para Majikan Sangat Mampu Mengendalikan Pemikiran Para Buruhnya - Terjadilah Jurang Sosial Yang Sedemikian Mengkhawatirkan !
Salam Metta
Erik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Erik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Surprise benar buat saya, ada yang melempar topik tentang Karl Marx di sini.
Asumsi bahwa jika ketika itu Marx lahir di Cina lengkap dengan segala tingkah-laku, pikiran dan tindakannya, maka pada akhir hayatnya masyarakat (Cina) zaman itu akan membuat sebuah rupang guna menghormati dia, saya kira tidak akan pernah terjadi.
Teori-teori sosialis Marx yang dituangkan dalam "Das Kapital" tidak pernah teraplikasi secara mentah-mentah dalam masyarakat Cina. Para tokoh komunis Cina seperti Li Dazhao, Mao Zedong, Zhou Enlai harus melakukan beberapa penyesuaian untuk memperkenalkan faham Diamat (Dialektika Materialisme) dan Histomat (Historis Materialisme) pada masyarakat Cina,yang (menurut teori sosialisme) ketika awal abad lalu sudah memasuki tahap kematangan untuk menerima sosialisme.
Berbeda dengan masyarakat Barat (Jerman) yang sangat individualistis, Pilar utama bagi masyarakat Cina adalah kekerabatan. Unit kekerabatan terkecil masyarakat Cina tentu adalah keluarga, setelah ituberturut-turut adalah klan (marga), suku (kedaerahan) dan masyarakat luas (rakyat) atau negara. Dalam upaya mengaplikasikan faham sosialisme, Mao Zedong memperkenalkan teori "QunzhongLuxian" (GarisMassa) kepada masyarakat Cina, yang pada puncaknya bermuara dalam sebuah slogan yang amat populer di Cina pada era tahun60-an, yakni "Wei RenminFuwu" (Berbakti untuk rakyat).
Sebagai sebuah teori sosial, Qunzhong Luxian bekerja dalam ketegangan dialektis Dari Massa -- Partai--Massa. Artinya, para kader partai harus meleburkan diri ke dalam massa, mendengar dari massa, belajar dari massa, memetik pengalaman dari massa, lalu menggodok dan merumuskan pengalaman-pengalaman dari massa itu ke dalam sebuah teori atau kebijakan yang dikembalikan lagi pada massa. Setelah itu dipelajari lagi, dievaluasi lagi lalu dirumuskan kembali dalam kebijakan yang disesuaikan dengan kondisi riil dalam masyarakat. Demikian siklus ini berulang-ulang, sambil terus-menerus menyempurnakan diri demi kepentingan massa. Berbakti untuk rakyat (Wei Renmin Fuwu)!!
Adapun pernyataan anda bahwa Sampai Detik Ini "Mereka2" Sudah Sampai Pada Kesimpulan "Final" Bahwa Mr. Karl Mark Dan "SegalaSesuatu" Ttg Dia Telah Resmi Dinyatakan Sebagai "Terlarang"!! saya sependapat anda, kita memang tidak semestinya SertaMertaTergerus Di Dalam / Oleh "Konsep "Arus Besar" Seharusnya" Mempelajari " Dari Berbagai Literatur & / Sumber Sangat Memerdekakan!!
Dasar pemikiran Karl Marx adalah faham dialektika yang sangat dipengaruhi oleh Hegel. Menurut Marx, masyarakat berada dalam sebuah ketegangan dialektis yang selalu berkembang menuju pada penyempurnaan. Dari masyarakat purba, berkembang menjadi masyarakat feodal, lalu kapitalis dan terakhir sosialis/komunis.
Sebenarnya tidak ada yang salah dalam teori sosialis Karl Marx. Beberapa pengamat politik bahkan menilai bila tidak dibelokkan oleh faham "Diktator Proletar"nya Stalin, faham sosialis-lah yang akan berlaku di seluruh dunia. Buktinya, negara-negara kapitalis barat (termasuk Amerika) yang dibiarkan berkembang secara alamiah mengikuti teori dialektika masyarakat Marx, kini satu per satu telah memasuki phase sosialis yang berkeadilan sosialbagi seluruh lapisan masyarakatnya (Mohon jangan disalah-artikan, sosialis di sini adalah sebuah phase, sebuah kondisi riil, bukan sebuah doktrin).
Saya kira, kalo mau mengembangkan diskusi tentang KarlMarx di sini, ada baiknya kita memperbandingkan pikiran-pikiran Marx Muda dengan Siddharta Muda.
Banyak sekali kesamaan-kesamaan antara kedua orang ini pada masa mudanya. Mereka sama-sama menyaksikan ketidak-adilan dalam masyarakat. Di Jerman masyarakat terbagi dalam kelas-kelas, dan di India dalam kasta-kasta. Mereka sama-sama prihatin pada penderitaan rakyat, sama-sama ingin membebaskan masyarakat dari penderitaan. Dan sama-sama pula berusaha menemukan jalan pembebasan dari penderitaan itu.
Hanya bedanya, Karl Marx menempuh jalan duniawi dengan mengembangkan teori sosialis, sedangkan Siddharta menempuh jalan rohani.
Maitricitra,
Erik
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
In [email protected], Ika Polim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dearest All, Bro & Sis,
SampaiDetikIni"Mereka2"SudahSampai Pada Kesimpulan "Final" Bahwa Mr. KarlMarkDan"SegalaSesuatu" TtgDia Telah Resmi Dinyatakan Sebagai"Terlarang"!!
SebagaiSeseorangYangTidakSerta MertaTergerus Di Dalam / Oleh "Konsep"ArusBesar"Seharusnya"Mempelajari"Dari Berbagai Literatur & /SumberSangatMemerdekakan !!
asumsi:seandainya mr. karlmarklahir ditanah cina daratan dan berlaku,berpikir&berbicaraseperti iaadanya, sampai pada akhirhayatnya,kecenderunganmasyarakatzaman ituakan membuat sebuah rupanggunamenghormati segalajasaperbuatan, jasapemikiran & jasapositiflainnya - terjadi !!
salam metta
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail makes sharing a breeze.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
| Religion and spirituality | Spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
