02 Maret
Karena luka-lukanya yang bernanah dan berdarah
sehingga tubuhnya berbau busuk, maka Tissa Thera
dikenal dengan sebutan Puttigattatissa. Pada saat Sang
Buddha memandang dengan penglihatan batin sempurna,
Tissa Thera yang sedih karena ditinggal murid-muridnya
tampak dalam penglihatan Sang Buddha. Sang Buddha
mengeluarkan pancaran api di dekat tempat tinggal
Tissa, dan Beliau mendidihkan air lalu datang ke
tempat Tissa berbaring.
Hal ini membuat murid-murid Tissa Thera berkumpul
mengelilingi gurunya dan mengangkat mendekati tempat
pancaran api lalu dibasuh dan dimandikan. Sesudah
dimandikan maka Tissa Thera menjadi segar dan batinnya
mencapai satu titik konsentrasi.
Pada kejadian ini Sang Buddha membabarkan syair:
Aduh, tak lama lagi tubuh ini akan terbujur di atas
tanah, dibiarkan saja, tanpa kesadaran, bagaikan
sebatang kayu yang tidak berguna. (Dhammapada III, 9)
Tissa Thera mencapai tingkat kesucian Arahatta
bersamaan dengan pencapaian pandangan terang analitis
setelah khotbah Dhamma itu berakhir.
(PUTTIGATTATISSA-Arahatta)
(Nama-nama Orang Suci dan riwayatnya Pedoman untuk
memilih nama Buddhis)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/UlWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya
maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta
kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas
dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua,
para guru, serta sahabat-sahabat kami **
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/