Rekan-rekan Dharmajala yth,
 
Cinta kasih yang diajarkan dalam agama Budha bersifat universal dan tanpa pamrih, semangkin kearah sana dianggap semangkin sempurna. Konsep semacam ini ada akibatnya antara lain kalau memberi bantuan akan diterima oleh semua orang karena gak ada embel-embelnya (tentunya setelah orang mengetahui) tapi karena manusia itu masih ada kemelekatan maka untuk mencapai hal ini susah sehingga sangat sedikit akibatnya dampak yang ditimbulkan, kalau ada yang mendapat kesempatan berbuat begitu, sedikit sehinga tidak tersebar kemana-mana. Laon halnya kalau dimotifasi untuk kepentingan penyebaran agama, diberi motifasi keuntungan pribadi akan banyak yang melakukan sehingga dampaknya kelihatan. Kalau organisasi agama kristen atau katolik itu mendirikan  sekolah atau rumah sakit apakah dasar sesungguhnya dari pendirian ini ?. pakah karena murni cinta kasih atau untuk penyebaran agama ?. Kalau dikatakan murni cinta kasih mengapa kalau sekolah di mereka ada embel-embelnya, saya pernah sekolah di mereka, setelah ketahuan saya tidak pernah sembayang menuruti mereka maka agama saya gak pernah lebih dari tujuh sedangkan sebelumnya dapat sembilan. Cerita-cerita pengkonversian melalui sekolah saya kira gak perlu diuraikan lagi. Ada kasus lain yang menimpa beberapa mayat Budhis. Mereka dibawa ke rumah duka kepunyaan umat kristen. Orang Budhis yang sudah menjadi mayat ini sangat sulit disembayangi menurut agam Budha, tarik-tarikan dulu, alasan mereka tidak diperkenankan oleh yayasannya dan lain-lain. Yang satu setengah berhasil satu kali disembayangi secara Budhis) karena kita memaksakan yang lain cukup berhasil karena ada anggota keluarganya yang  masih Budhis. Ada teman yang non Budhis sampai bilang ke anak angkatnya bahwa dia berbuat dosa karena menyembayangi ayah angkatnya secara kristen karena dia tahu bahwa orang yang meninggal itu betul-betul sujut pada agama Budha. Kalau dasarnya itu cinta kasih murni tentunya hal ini tidak akan terjadi.
 
Semoga dapat membuka wawasan kita.

Gunawan Muliawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Namo Budhaya,

Umat Budha kan sering bilang agama Budha adalah agama
yang penuh cinta kasih. Lihat aja Brahmavihara :
Metta, Karuna, Mudita, dan Upekha. Nah 3 dari empatnya
aja isinya tentang cinta kasih, belas kasih dan
simpati. Tapi misalnya bro/sis sedharma dapat
pertanyaan  dari umat agama lain  misalnya "K" : "
Agama kami telah membangun rumah sakit, sekolah, panti
jompo, yayasan dll untuk membagi kasih sayang kepada
semua umat manusia. Budha mengajarkan tentang cinta
kasih tanpa batas untuk semua makhluk tanpa kecuali
tetapi numpang tanya Agama Budha telah mempersembahkan
cinta kasih / kasih sayang dalam bentuk apa untuk
masyarakat, lingkungan dan negara ?"
Bagaimana tanggapan bro/sis sedharma?

A Lotus For U, Buddha To Be

Gunawan

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke