Harga Elpiji Naik Mulai Mei

Jakarta, Sabtu
  
 
 
PT Pertamina (Persero) akan menaikkan harga elpiji bagi konsumen rumah tangga sebesar Rp500-Rp1.000 per kg dan Rp1.250 per kg bagi konsumen industri mulai Mei 2006.
Kenaikan tersebut dilakukan guna memperkecil kerugian pengadaan elpiji yang mencapai Rp5,5 miliar per hari. "Semakin lama tidak ada kenaikan harga elpiji, kerugian Pertamina dari bisnis elpiji semakin besar," kata General Manager Gas Domestik Pertamina Hanung Budya.
Saat ini, harga elpiji baik bagi konsumen rumah tangga maupun industri sebesar Rp4.250 per kg. Menurut Hanung, pada bulan Juli 2006, Pertamina kembali akan menaikkan harga elpiji industri sebesar Rp1.250 per kg. "Kenaikan kedua kalinya ini agar harga elpiji sesuai harga keekonomian bagi industri sekitar Rp6.700 per kg," katanya.
Sedang, bagi konsumen elpiji rumah tangga, lanjutnya, Pertamina belum merencanakan kenaikan setelah Mei 2006. "Kami lihat perkembangan dulu, meski kenaikan Rp500-Rp1.000 per kg atau menjadi Rp4.750-Rp5.250 kg masih jauh dari harga keekonomian elpiji rumah tangga yang mencapai Rp6.900 per kg," ujarnya.
Hanung juga mengatakan, meski sudah dilakukan kenaikan itu, Pertamina diperkirakan masih tetap mengalami kerugian hingga Rp1,2 triliun pada tahun ini. Selain itu, menurut Hanung, harga elpiji Pertamina setelah kenaikan tersebut masih jauh dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Filipina dan Singapura. Di Malaysia, harga elpiji saat ini mencapai Rp7.500 per kg, Filipina Rp11.000 per kg dan Singapura Rp12.500 per kg.
Konsumsi elpiji nasional tahun ini diperkirakan mencapai 1,08 juta metrik ton yang terdiri dari 85 persen konsumen rumah tangga dan 15 persen industri. Volume tersebut diperoleh dari produksi Pertamina 82 persen, kontraktor production sharing 15-16 persen dan impor 2-3 persen. Hanung memperkirakan dalam 3-5 tahun ke depan, konsumsi elpiji nasional bisa mencapai 2,5-3 juta per tahun.
Sumber:  Ant 
Penulis:  Nik
 
www.kompas.co.id


Yahoo! Messenger with Voice. PC-to-Phone calls for ridiculously low rates.


** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke