Dear all,
Sekuntum teratai untuk Anda semua, para calon Buddha.
Setelah retret yang kami adakan kemarin tgl 8-10 April ada beberapa pesan dan kesan dari bro & sis yang kami tampilkan disini, dengan demikian semua bro & sis yang lain bisa mendapat gambaran kurang lebih tentang retret. Bahagia sekali melihat angkatan VIII kemarin, sebagian peserta benar-benar berlatih dengan sungguh dan penuh semangat.
Berikut ini ada beberapa pesan dan kesan dari teman-teman peserta retret angkatan VIII:
Nama: Elyta Lim
Umur: 25 thn
1.
Apa yang saya pelajari dari meditasi:
a. Senyum: setiap personal memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang memang sudah murah senyum dari asalnya. Ada yang malu hanya untuk memberikan sebuah senyuman. Semoga dengan meditasi senyum,kita semua bisa memberikan sebuah senyum yang bener-bener tulus dari hati yang paling dalam.
b. Jalan: Saya jadi menyadari bahwa peranan kaki sangatlah besar. Ia menopang diri atau badan saya sehingga saya bisa berdiri tegak. Satu badan saya sangat tergantung padanya. Saya jadi tergerak untuk benar-benar menjaga kaki saya sebaik-baiknya, karena semakin saya lihat, kaki kita juga bisa tua dan tak berdaya.
c. Duduk: pentingnya bagi saya untuk duduk & memperhatikan nafas saya sendiri,
yang membuat saya sadar bahwa saya ternyata masih hidup. Jantung saya selama ini bernapas, perut saya naik-turun. Saya juga bisa bernapas lewat hidung saya. Hidup sangat berarti. Saya bukan robot yang beroperasi dari jam 06.00-24.00. Tapi saya adalah MANUSIA.
d, Makan: Selama ini saya adalah orang tercepat dalam makan. Saya merasa waktu saya sedemikian berharganya, sehingga terlalu boros untuk dihabiskan berjam-jam hanya untuk makan. Namun lewat meditasi makan, saya sadar, betapa indahnya bisa menikmati makan. Betapa semua makanan yang masuk ke mulut saya semua begitu enaknya.
e. Cinta kasih: sebuah perenungan yang bener-bener patut direnungkan oleh saya setiap paginya. Bahwa disaat susah, saya masih bisa mendapatkan cinta kasih dari orang lain.
2. Apa yang saya pelajari dari:
a. Kebaktian: kebaktian dalam bahasa
Indonesia sangat bermanfaat, karena kita jadi mengerti dengan benar apa yang sebenarnya kita ucapkan pada saat kita melakukan kebaktian.
b. Relaksasi: sangat bermanfaat dan saya rasa saya sangat ingin / akan mempraktikkannya di rumah pada saat saya merasa kecapean karena kerja.
c. SEB: Sebuah realita hidup yang membuat kita semua sadar apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan lingkungan kita. Dan tidak hanya menjelaskan masalah spiritual semata, tapi juga masyarakat & lingkungan sosial.
d. Makalah: Pertama saya agak bingung kenapa dalam satu makalah begitu berbeda-beda. Maksudnya seperti dalam satu makalah banyak masalah yang dibahas, tapi ternyata setelah dibahas dari awal-akhir ternyata ada benang merahnya. Jadi nyambung ternyata. Dan walaupun agak berat tapi isi masing-masing makalah amat sangat berarti sekali.
e. Diskusi: Bagi saya sangatlah
berarti dibanding kita harus melakukan judgement bahwa pandangan A itu benar atau pandangan B itu benar.
3. Apa saja yang paling berkesan bagi saya?
Sesi DBD- dari sana saya belajar Dengar, Baca dan juga Diskusi dan bisa menerapkan pandangan semua pendapat itu tidak ada yang salah/benar, karena itu adalah pandangan kita semua. Dan manusia itu tidak ada yang sama persis jadi berbeda justru bisa saling melengkapi.
4. Perubahan apa saja yang saya rasakan pada diri saya?
Saya merasa ada sebuah panah yang ditembakkan ke diri saya. Dan saya merasa tempat persembunyian saya selama ini telah ditemukan melalui retret ini. Padahal telah saya simpan dengan rapi selama ini. Namun saya merasa lega dan juga sadar, bahwa saya tidak bisa
sembunyi selamanya.
5. Apa yang akan saya lakukan untuk mendukung berlangsungnya program Dharmajala?
Saya butuh satu waktu untuk memutuskan apa yang sebenarnya ingin saya lakukan untu jangka panjang hidup saya. Secara pribadi, ada arah ke SEB, hanya saya masih ragu, apakah itu benar-benar jalan hidup saya. Karena separuh pikiran saya masih mengejar keduniawian. Dan separuhnya memang ada arah ke SEB. Mungkin KPD bisa saya mulai sebagai awal pijakan.
6. Apa saja yang perlu ditingkatkan pada retret berikut?
Pada sesi DBD, lebih baik kalau untuk satu topic dibahas lebih dari satu kali pertemuan, karena rasanya kurang cukup.
Blab-away for as little as 1¢/min. Make PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice.
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
