namo buddhaya,
iya saya minta maaf karena saya me-reply-nya langsung.........
mohon maaf juga untuk bro BCL T...
yang jelas Bro BCL T telah banyak memberi pencerahan untuk kita semua
melalui artikel2 atau tulisan2nya...
sekali saya minta maaf untuk semuanya..(saya lupa kalau saya ada di
milis)..
terima kasih untuk bro SOPHIAN...

salam karuna,

willy yandi



--- In [email protected], SOPHIAN DAVID <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Namo Budhaya
>
> Sorry .......
> Bukannya mengajari atau menasehati
> Mengeluarkan pendapat adalah HAM dan jika ada kata kata yg salah
atau terlalu
> tajam atau memberi kritik seharusnya lewat email Japri saja jgn di
reply ke
> MIlis ,lebih sopan X ye kalau lewat japri jadi yg tau ada masalah ya
mereka ber
> 2 kecuali kalau mereka ingin minta pendapat rekan di MIlis ,boleh di
lempar
> permasalahannya
>
> Thank  You & Best Regards
> Sophian
> (Kat-Finishing Dept)
>
> PT.Katexindo Citramandiri
> Jakarta--Indonesia
>
>
>
>
>                                                                   
           
>              "willyyandi"                                         
           
>              <[EMAIL PROTECTED]                                      
       
>              om>                                                  
         To
>              Sent by:                    [email protected]
           
>              [EMAIL PROTECTED]                                  
         cc
>              ups.com                                              
           
>                                                                   
    Subject
>                                          [Dharmajala] Re: anicca ,
dukka ,     
>              04/24/2006 06:17 PM         anatta                   
           
>                                                                   
           
>                                                                   
           
>               Please respond to                                   
           
>              [EMAIL PROTECTED]                                  
           
>                    ups.com                                        
           
>                                                                   
           
>                                                                   
           
>
>
>
>
>
> salam saudara BCL T
> sebenarnya saya melihat bahwa anda begitu kritis terhadap berbagai
> masalah...
> namun mohon maaf kalau bisa anda lebih bisa mempergunakan bahasa yang
> lebih halus.. maaf,saya bukan bermaksud menyinggung anda, anda memang
>  aktif di beberapa milis dan beberapa tulisan anda agak tajam sehingga
> mungkin saja yang bersangkutan ada yang tersinggung, dan secara tidak
> langsung anda telah 'melahirkan' beberapa ketidaksukaan atau mungkin
> kebencian..mohon maaf sekali lagi saya bukan bermaksud menyinggung anda.
> salam karuna
>
> willy yandi
>
> --- In [email protected], BCL T <bcl_t@> wrote:
> >
> > Sahabat SEmua,
> >
> >   Sori nih, ini namanya belajar Ajaran Sang Buddha cara SD dan SMP,
> anda mestinya bisa membaca dan mencari hal - hal ini di buku-buku,
> maaf bukannya saya sok, namun coba anda melihat diri anda dicermin dan
> lihat umur anda serta anda sekarang sekolah di mana, SD? atau SMP?
> >
> >   Kalau tidak anda ketinggalan jauh dan mesti anda bangun dari tidur
> anda, sekedar mengutip ini, banyak orang bisa....... dan itu tidak
> saya butuhkan sahabat.
> >
> >   Kalau anda butuh, silahkan saja.
> >
> >   bo ceng li T
> >
> > sindhu wahyudi <sindhu.wahyudi@> wrote:
> >     Anicca
> >   sesuatu yang berubah-ubah, tidak kekal
> >
> >   Dukka
> >   karena sesuatu yg berubah-ubah,tidak kekal, maka menimbulkan
> penderitaan/dukka
> >
> >   Anatta
> >   Karena mengerti dunia ini menderita, maka carilah jalan
> membebaskan penderitaan,
> >   dgn pelajaran anatta / tidak ada aku palsu yang kekal.
> >   Segalanya janganlah memakai aku yang tidak kekal,
> >   kita tinggalkan aku yang tidak kekal,
> >   kita harus bisa membuat diri kita ini tanpa aku yang tidak kekal,
> >   harusnya memakai aku yang kekal, baru bisa membebaskan penderitaan.
> >   Memang benar seharusnya menyadari diri ini adalah aku yang tidak
> kekal, dengan kesadaran itu,
> >   kita membina untuk mencapai aku yang kekal. Semuanya yang dilihat
> oleh mata daging kita, semua itu adalah tidak kekal, maka kita memakai
> badan yang tidak kekal ini, utk membina mencapai badan kita yang kekal.
> >
> >
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone  calls to 30+ countries for
> just 2?/min with Yahoo! Messenger with Voice.
> >
>
>
>
>
>
>
>
>
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam
diri saya
> maupun di luar diri saya **
>
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk
menanami taman
> hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian
dan cinta
> kasih yang kokoh **
>
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan
memahami secara
> mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga
terbebas dari
> belenggu kelahiran dan kematian **
>
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi
penuh welas
> asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore
hari,
> membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan
> kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan
orang tua, para
> guru, serta sahabat-sahabat kami **
> Yahoo! Groups Links
>






** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke