Golok dan Pedang
 
Semua orang tentu tahu benda yang bernama golok, paling tidak pernah lihat, entah kalau ndak tahu namanya, mungkin sudah ganti nama jadi pisau jagal, atau bisa juga dipanggil alat jagal, hehehehe. Ya, itu loh pisau besar dengan ukuran yang gedhe dan menyeramkan, hehehe. Lain halnya dengan pedang, golok merupakan benda umum dalam kehidupan masyarakat di indonesia, terutama sekali dipedesaan dan di pasar-pasar tradisional, paling jelas sih di areal tukang jual ikan dan tukang jual daging.
 
Kalau di kota besar, mungkin selain di pasar tradisional dan di bagian daging dan ikan di pasar swalayan, golok bisa juga ditemukan di Restoran, warung-warung yang memerlukannya untuk memasak. Tapi pedang rasanya barang yang agak sedikit langka dan jarang ditemukan orang, paling dijadikan pajangan, atau di beberapa Mal di daerah kota di Jakarta (Glodok dan sekitarnya) yang menjual barang khas dari tiongkok sana.
 
Saya tidak ingin ngobrol tentang golok dan pedang secara fisik dan urusan sejarahnya, tentu anda bisa mencari itu sendiri di internet dan membacanya dengan lengkap, dengan kata kunci golok, pedang atau sabre, sword, namun memang sebetulnya kalau dicari di internet, jenis-jenis golok itu banyak sekali, ada sabre, ada ah.... nanti malah terlalu jauh.
 
Mari kita bicara golok dan pedang secara spiritual... Gi mana? hehehehe
 
Anda tentu bertanya, golok dan pedang itu alat memotong, menjagal dan membunuh, kok bisa sih diobrolkan secara spiritual..!!!?????
 
Ya, anda benar, golok dan pedang itu untuk memotong, dst, dst membunuh.  Mungkin kalau kita bahasakan dengan kalimat lain, golok dan pedang itu merupakan alat untuk menghentikan, memutuskan. Menghentikan kehidupan, memutuskan urat, nadi, tulang, dst dst dst, memang tentu saja golok dan pedang itu perlu digerakkan untuk bisa memutuskan, memotong, membunuh dan menjadikan terputusnya (tali) kehidupan; entah itu putusnya si tali atau juga putusnya kehidupan aka tali kehidupan. Pastinya kombinasi dari tajamnya golok dan pedang itu dengan penggerak anda yang memegangnya akan bisa mematikan dan memberikan hasil guna yang tadi baru saja kita baca bersama.
 
Ada satu ujaran yang mengatakan bahwa pena itu lebih tajam dari pada pedang dan golok
lidah itu lebih kejam dari pada golok. Dan dalam beberapa cerita komik bergambar karya Tony Wong - salah satu yang terkenal adalah Tiger Wong,  yang masih beredar sekarang Saint- menggambarkan kejamnya golok itu dengan menggambarkan Jurus tiada Ampun di bawah golok sebagai salah satu jurus andalan salah satu tokoh komiknya, yang memang sangat gagah perkasa, ganteng pula, eits jangan kira saya sudah jadi homo, tapi yah begitulah gambar komik yang selalu berupaya menyajikan pahlawan sebagai tokoh yang indah dan .. indah,hehehehe, padahal kenyataannya kadang-seringkali bahkan- pahlawan dalam kehidupan nyata itu jelek, kumal, dst dst, yah, singkatnya fakta tidak seindah cerita, ......:) nanti akan saya tuliskan sedikit soal fakta dan keindahan ini :))
 
Hmm, anda tentu sudah bisa menebak jalan cerita saya bahwa kata-kata, tulisan dan luncuran ludah dari lidah anda itu bisa setajam golok dan setajam pedang, yah itu rasanya semua tahu, bukan begitu? hehehehe.
 
Nanti saya lanjutkan yaaa, pulang dulu.. :)
 
bersambung


Get amazing travel prices for air and hotel in one click on Yahoo! FareChase

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke