8 Mei
128. Bagaikan air yang pada dasarnya seimbang, tenang, tidak terganggu dan jernih, begitu juga dengan pelaksana meditasi, orang yang berlatih meditasi dengan sungguh-sungguh, dalam melenyapkan tipu muslihat, bujukan, sindiran, dan kepura-puraan, pada dasarnya harus tenang, tidak tergoyahkan, tidak terganggu, dan bersungguh-sungguh.
Bagaikan air yang pada dasarnya tenang dan sejuk, begitu juga dengan pelaksana meditasi, orang yang berlatih meditasi dengan sungguh-sungguh, timbul dari sifat welas asih kepada semua makhluk dan keinginan untuk mengusahakan kesejahteraan bagi mereka, seharusnya memiliki kesabaran, cinta kasih, dan kemurahan hati.
Selanjutnya, bagaikan air yang membuat sesuatu yang kotor menjadi bersih, begitu juga dengan pelaksana meditasi, orang yang berlatih meditasi dengan sungguh-sungguh, apakah ia berada di desa atau di hutan, dalam keadaan bagaimanapun juga, seharusnya menjadi seorang yang, dengan tanpa kesalahan, tidak melakukan perbuatan yang dapat ditegur oleh guru.
Dan kemudian, bagaikan air yang diperlukan oleh setiap orang, begitu juga dengan pelaksana meditasi, orang yang berlatih meditasi dengan sungguh-sungguh, karena ia hanya memiliki sedikit keinginan, maka ia berpuas hati, menyepi, dan menyendiri dalam meditasi, dan seharusnya menjadi seorang yang terus-menerus banyak diperlukan oleh seluruh dunia.
Dan terakhir, bagaikan air yang tidak menyusahkan siapa pun juga, begitu juga dengan pelaksana meditasi, orang yang berlatih meditasi dengan sungguh-sungguh, seharusnya tidak melakukan kesalahan dengan badan jasmani, ucapan, ataupun pikiran, yang menghasilkan perselisihan, pertengkaran, pertikaian, perdebatan, pengabaian meditasi, ataupun kebencian.
______________________________________________________________
Sumber: BUDDHA VACANA
Edisi Revisi
 
Renungan Harian dari Kitab Suci Agama Buddha
 
Judul asal             :  BUDDHA VACANA
                                Daily Readings from the
                                Sacred Literature of Buddhism,
                                Edited by Ven Shravasti Dhammika
                                The Buddha Dhamma Mandala
                                Society, 1989
 
Copyright © 1989 Yayasan Penerbit Karaniya:
Layanan Pembaca: [EMAIL PROTECTED]; Website: www.karaniya.com
 
Hubungi: 021-5687929; SMS: 081 315 315 699
 
 
 
 
Buku Buddha Vacana ini berisi kutipan-kutipan sejumlah sabda Buddha yang bersumber dari Kitab Suci Tripitaka Pali dan juga beberapa kitab yang ditulis kemudian. Buku ini disusun sedemikian rupa sehingga untuk selama satu tahun penuh setiap harinya satu kutipan dari sabda Buddha dapat dibaca dan direnungkan. Dengan tersedianya Petunjuk bagi pembaca, buku ini merupakan pendamping yang sangat diperlukan oleh setiap orang yang berusaha melaksanakan pesan-pesan Sang Buddha dalam kehidupan sehari-hari.
____________________________________________________________
 
 


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1¢/min.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke