>   
>   1 Siapakah Yasodara? (Benarkah dia kerabat keluarga Sidharta?)
>   ---- Benar, Yasodhara adalah kerabat Siddharta

>  >   2 Siapakah orang-orang bijak tersebut?
--Orang2 bijak yang menjadi guru Siddharta adalah Uddaka Ramaputta
dan Alara Kalama

Seorang Budshiskah?
----Bukan

mengapa orang bijak itu mampu mengajar namun tak mampu mencapai
penerangan sempurna? Bukankah dia adalah guru Sang Buddha.
    ----Karena mereka memang belum berhasil mencapai penerangan
sempurna
Walaupun mreka adalah guru Siddharta, namun akhirnya kemampuan
Siddharta melampaui gurunya


>   Merujuk pada proses nama Sang Buddha, Dalam kesendirian yang
tenang tenteram Pangeran Siddharta bergumul dengan perikehidupan
problem manusiawi. Akhirnya pada suatu malam, ketika dia sedang
duduk di bawah sebuah pohon berdaun lebar dan berbuahkan semacarn
bentuk buah pir yang sarat biji segala macam, maka berdatanganlah
teka-teki masalah hidup seakan berjatuhan menimpanya. Semalam suntuk
Siddhartha merenung dalam-dalam dan ketika mentari merekah di ufuk
timur dia tersentak dan berbarengan yakin bahwa terpecahkan sudah
persoalan yang rumit dan dia pun mulai saat itu (menyebut dirinya
Buddha "orang yang diberi penerangan.")

---Arti Buddha bukan orang yang diberi penerangan. Buddha berarti
orang yang telah sadar. Kata sadar ini merujuk pada pengertian yang
sangat luas. Yakni orang yang telah berhasil menguak misteri
kehidupan manusia beserta alam semesta. Jadi Siddharta merenung
semalam suntuk itu tidak sama degnan pengertian merenung seperti
kita kita. Dan yang benar bukan merenung, tetapi memasuki batin
meditatif tingkat tinggi.

>   
>   3. Apakah benar pernyataan mengenai ini? Pangeran Gautama
menyebut dirinya Buddha " orang yang diberi penerangan" ?
----Tidak benar.


>   
>   Perlu diketahui Buddha dan Kong Hu-Cu hidup pada kurun waktu
yang hampir bersamaan dan mempunyai taraf waktu yang setaraf
terhadap dunia, pengikutnya pun tidak jauh berbeda. Jika Buddha
lahir sekitar 563 SM - 483 SM maka Kong Hu-Cu berada di masa sekitar
551 SM - 479 SM. jika dilihat lebih lanjut perkembangan agama Buddha
Sejarah agama Buddha mulai dari abad ke-6 SM sampai sekarang dari
lahirnya sang Buddha Siddharta Gautama. Selama perkembangan agama
ini agama , unsur kebudayaan India, ditambah dengan unsur-unsur
kebudayaan Helenistik (Yunani), Asia Tengah, Asia Timur dan Asia
Tenggara. Dalam proses perkembangannya ini, agama ini praktis telah
menyentuh hampir seluruh benua Asia. Sejarah agama Buddha juga
ditandai dengan perkembangan banyak aliran dan mazhab/bagian pikiran
(fiqh dalam Islam), serta perpecahan-perpecahan. Yang utama di
antaranya adalah aliran tradisi Theravada (Hinayana), Mahayana, dan
Vajrayana (Bajrayana), yang sejarahnya ditandai dengan masa pasang
dan
>  surut.

----Ya ini penjabaran yang terlihat sepintas saja.

>   
>   4. Cukup membingungkan jika dilihat dari sudut pemahaman ajran
yang dibabarkan Kong Hu-Cu memiliki 2 aspek yang mungkin tidak kalah
dari ajaran yang dibabarkan oleh Sang Buddha.
Walaupun Kong Hu-Cu jarang sekali mengkaitkan ajarannya dengan
keTuhanan, menolak perbincangan alam akhirat, dan mengelak tegas
setiap omongan yang berhubungan dengan soal-soal metaflsika.
>   
>   Dan dia -tak lebih dan tak kurang- seorang filosof sekuler,
namun bila berhubungan dengan masalah-masalah moral politik dan
pribadi serta tingkah laku akhlak Kong Hu-Cu memegang peranan yang
sangat penting. Dan bahkan salah satu ajarannya sangat mirip dengan
ajran Nasrani cth :"Apa yang kamu tidak suka orang lain berbuat
terhadap dirimu, jangan lakukan."
----Ini juga ada di dalam ajaran Buddha.Dalam sutta apa saya lupa.
Agama Buddha tidka melihat kebenaran sebagai aspek yang harus hanya
dimiliki satu orang atau agama atau organisasi. Kebenaran bersifat
universal, dan bila orang suci lain dapat menguak kebenaran itu, itu
adalah wajar. Konghucu berhasil melontarkan ajaran yang benar dan
menakjubkan itu wajar dah sah sah saja, demikian juga Yesus,
Muhammad. Ini tidak dipungkiri oleh prinsip ajaran Buddha.



>   Mengapa agama Buddha dapat dipecahbelahkan kedalam berbagai
sekte dan aliran?
----cuma faktor individu. setiap individu memliki persepsi yang
berbeda sehingga muncul pemahaman yang berbeda dan terbentuk metode
ajaran yang berbeda, jadi ini adlah hal yang wajar. Bukan kesalahan
pada sumber ajaran.
  

Walau dalam hal ini benar mengundang decak kagum dari saya di mana
perpecahan aliran agama Buddha tidak sampai membawa perang berdarah
seperti Kristen di Eropa, hanya saja dalam ajaran Buddha adalah
benar bila ada sebuah celah yang selama ini masih belum ditambal
benar dan belum diketahui betul oleh umat Buddha sendiri, sehingga
akan tidak heran bila di masa mendatang akan ada muncul aliran baru
yang menamai dirinya pemeluk agama Buddha.
----Ini adalah proses yang sudah diramalkan oleh Buddha, dan memang
demikian adanya.


>   
>   Dan mungkin saja itu adalah celah yang sama  yang digunakan
samapai terbentuknya 3 aliran besar agama Buddha : Theravada
(Hinayana), Mahayana, dan Vajrayana (Bajrayana) dan aliran sekuler
Tao

-Celah? maksudnya..?

>   
>   Dengan segala hormat dan harapan saya mengutarakan semuanya ini
atas dasar pencarian kebenaran yag sejati bukan ingin membedakan
setiap unsur agama, dan saya pribadi juga mempelajari riwayat Nabi
Muhammad SAW, dan bila saya diperbolehkan maka saya akan memberikan
sedikit banyak infromasi yang cukup mendasar, tidak seperti buku2
yang Perbandingan Agama dewasa ini namun bolehlah kita sama2
meluangkan waktu sedikit banyak utk menyelidikiki Kitab Suci, demi
kemajuan kita bersama.

--- bagus, bagus...

Salam
Cg ik

>   
>   Regardful
>   Hengji
>   
>   
>   
>   
>   
>   
>   
>   
>  

>  

>   ___________________________________________________ ³Ì·sª© Yahoo!
©_¼¯§Y®É³q°T 7.0¡A§K¶Oºô¸ô¹q¸Ü¥ô§A¥´¡I
http://messenger.yahoo.com.tw/
>
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di
dalam diri saya maupun di luar diri saya **
>
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk
menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat
fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
>
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan
memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
>
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi
penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi
ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan
penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-
sahabat kami **
>
>
>
>
>   SPONSORED LINKS
>         Religion and spirituality   Spirituality
>    
> ---------------------------------
>   YAHOO! GROUPS LINKS
>
>    
>     Visit your group "Dharmajala" on the web.
>    
>     To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>    
>     Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of
Service.
>
>    
> ---------------------------------
>  
>
>
>
>                  
> ---------------------------------
> Yahoo! Mail goes everywhere you do.  Get it on your phone.
>






** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke