From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sari, Wulan
Sent: Monday, May 15, 2006 1:28 PM
Subject: [nocenk] FW: [kki-rijswijk] HATI-HATI YANG SUDAH PUNYA ANAK
 


Thanks&regards,
Wulan


HATI-HATI BUAT YANG SUDAH PUNYA ANAK


Ini adalah kisah nyata yang terjadi di kota Pekanbaru, tetangga
propinsi Sumatera barat. Beberapa saat yang lalu seorang ibu yang
merupakan

istri seorang dosen di kota Pekanbaru telah kehilangan anak laki-lakinya
berusia belia. Kira-kira umurnya 8 hingga 9 tahun ( kelas 2 SD ). Anak
itu berparas cukup ideal sehat dan pintar.

Setelah seminggu hilang dengan segala upaya dicari tetapi tidak
membuahkan hasil. Lima belas hari kemudian salah seorang dosen lain yang
merupakan teman dari suaminya melihat seorang anak dengan pakaian lusuh
compang camping dan telah menjadi pengemis yang fakir dan papa. Teman
dosen

itu melihat anak yang dimaksud di salah satu kota besar di Jepang. Dia
kaget dan mengira-ngira rasanya dia pernah lihat anak itu. Akhir kata
dia ingat, itu adalah putra teman yang seprofesi dengannya di Pekanbaru.
Kemudian dengan segera dia menelpon ke Pekanbaru dari Jepang. Ternyata
benar anak itu adalah anak temannya.

Singkat cerita anak itu akhirnya diboyong kembali ke Indonesia.
Alangkah gembiranya si ibu ketika tahu anaknya akan kembali. Tapi apa
yang
terjadi ? Anak itu memang bisa pulang dan bertemu dengan kedua orang
tuanya, tetapi tidak bisa lagi bicara karena telah kehilangan lidahnya
yang

sengaja dipotong supaya tidak bisa memberikan informasi. Apa yang
terjadi dengan anak itu ? Setelah diperiksakan ke dokter ternyata salah
satu
ginjalnya telah diambil secara paksa melalui operasi untuk dijual
kepada yang membutuhkan.

Alangkah malangnya nasib anak itu. Setelah ginjalnya diambil, dia harus
kehilangan lidahnya agar tidak bisa dikorek informasi darinya. Dan ibu
si anak sangat stress dengan kejadian ini.

Dimana hati nurani orang yang telah berbuat zalim ini ? Dia dapat
keuntungan dari menjual dan mencuri ginjal, tetapi balasannya dia
menuntut
untuk memotong lidah anak yang telah diambil ginjalnya tadi. Ini
pelajaran buat kita semua untuk hati-hati terhadap anak-anak kita.
Jangan
sekali-kali lepas dari perhatian kita. Apalagi ketika membawa mereka ke
tempat keramaian seperti pasar dan mall serta tempat wisata lainnya.
Kemudian kalau anak-anak tersebut pergi ke sekolah, sebaiknya ada kakak
atau
temannya yang menemani kalau orang tuannya tak bisa.

Semoga kisah pilu ini tidak terjadi pada keluarga kita. Dan semoga
orang zalim seperti itu mendapat ganjaran yang setimpal. Kok ada manusia
yang begitu zalim di dunia ini. Mulanya saya mengira hanya ada di film
dan sinetron saja.


Wassallam,

Maulani Zuchrida
PT Bank Central Asia Tbk.
Operational Risk Management
[EMAIL PROTECTED]
Tel : +6221 - 5711250 ext. 20049



___________________________________________________________
This message is for the designated recipient only and may contain
privileged, proprietary,
or otherwise private information.  If you have received it in error,
please
notify the sender
and delete the message immediately.  Any other use of the email is
prohibited.



NOTICE
This email was sent from within the Reckitt Benckiser plc group of companies. This email (and any attachments or hyperlinks within it) may contain information that is confidential, legally privileged or otherwise protected from disclosure. If you are not the intended recipient of this email, you are not entitled to use, disclose, distribute, copy, print, disseminate or rely on this email in any way. If you have received this email in error, please notify the sender immediately by telephone or email and destroy it, and all copies of it.

We have taken steps to ensure that this email (and any attachments) are free from computer viruses and  the like. However, it is the recipient's responsibility to ensure that it is actually virus free. Any emails that you send to us may be monitored for the purposes of ascertaining whether the communication complies with the law and our policies.


Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail Beta.

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Beyond belief Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke