|
Iya, setuju, harus dikasih tahu dong siapa
pelakunya, karena kalau begini lain kali pakai nama orang lain saja, nanti kan
juga dimaafkan ..hehehe...
Ini kan namanya fitnah... lagipula sampai benar2
mencantumkan nama alamat lengkap dan nomer telp.. sungguh
keterlaluan...
----- Original Message -----
Sent: Monday, May 29, 2006 7:42 AM
Subject: Re: [Dharmajala] Re: belajar
jadi detektif
wah salut buat para detektif, cuma kalo detektif kita berhasil
menguak pelakunya, apakah kita siap melakukan proses hukum? mungkin untuk
teman2 yg bergerak di dunia hukum (atau mungkin MBI & lainnya punya
lembaga hukum) dapat mempersiapkan prosesnya, itu pun kalo ada payung hukumnya
(saya juga gak ngerti), tapi saya pernah ke mabes polri dan disana ada divisi
cyber crime mungkin bisa kesana. bukan karena sakit hati atau benci tapi
yah minimal kita dapat mengajarkan mr.migrant bahwa di indo itu negara
hukum.
salam, Alin
Tsukudu
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mendingan
di sebarin saja siapa pelakunya ? biar ngak ada polemik dan saling tuduh
menuduh ? atau mgkn malah iseng kelompok tertentu. atau mgkn juga
kelompok yg menebar untuk menjatuhkan seseorang.
Ayo dong kasih tau
dong.
Thank you Tsukudu
---
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|