Udah pada daftar belum? Jangan dilewatkan karena workshop ini
menarik sekali. Kalau kita punya masalah dengan boss di tempat
kerja, atau ada masalah komunikasi dengan pasangan kita; mungkin
kita bisa mencari jawabannya dengan mengikuti workshop ini. Bukan
promosi, tetapi that's what I've been through myself.

Saya pernah mengikuti workshop serupa bersama suami saya. Kebetulan
yang conduct juga Harry Sutanto. Gaya pembawaan Harry cukup menarik,
komunikatif dan lucu. Oleh Harry, peserta diminta untuk mengisi
sejumlah questionnaire untuk mengetahui jenis kepribadian kita. It
turned out that saya dan suami, memiliki karakter utama yang sama,
koleris. Sifat-sifat kita yang positif agak berlainan, tetapi yang
negatif.....,hampir semuanya sama, 80% seperti batu ketemu batu.

Terus, karakter kedua suami saya, melankolis, yang sangat attention
to details and suka mengamati data-data. Kata Harry, mayoritas CEO
besar, memiliki karakter koleris-melankolis karena koleris memiliki
karakter pemimpin dan melankolis suka dengan angka dan data. Koleris-
melankolis, mengambil keputusan berdasarkan data yang mereka analisa.
Sementara karakter kedua saya, cenderung sanguinis, yang tidak suka
hal yang rumit-rumit. Sanguinis cocok untuk profesi sales &
marketing dan pembicara publik.

Setelah ikut workshop tersebut, kalau suami saya lagi kumat dengan
angka-angka dan gaya-nya yang sedikit bossy, saya kembali menyadari
kalau itu karakter koleris dan cari cara untuk menetralisir
keadaan.....

Menurut saya; dengan mengikuti workshop ini akan melengkapi
kemampuan kita untuk mengenali orang-orang dekat disekitar kita.
Mungkin cocok juga bagi mereka yang sedang mencari pasangan, biar
tahu taktik untuk mencapai sasaran he...he...

Dari kabar yang saya dengar, workshop kali ini lebih bagus karena
merupakan penyempurnaan dari workshop yang kemarin saya ikuti. Kalau
sudah punya pasangan, diajak aja, biar bisa saling mengerti karakter
masing-masing.

Apa itu koleris, sanguinis dan melankolis? Adalagi yang namanya
plegmatis. Kayaknya ikutan workshop ini deh, biar lebih details.

--- In [email protected], Erny Hamsah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear all
>
> Salam sejahtera buat semua, semoga sehat dan bahagia
> selalu.
>
> Kami Pengurus Pusat Sarjana dan Profesional Buddhis
> Indonesia ( SIDDHI )> kembali hadir dalam WORKSHOP " SUKSES DALAM
HIDUP > MELALUI PENGENALAN KEPRIBADIAN DIRI "  dengan
> pembicara " Harry Sutanto " MOTIVATOR TOP VERSI
> MAJALAH BUSINESS 2004
> Akan diadakan pada : 
> Hari / Tanggal : Sabtu,Minggu/ 17-18 Juni 2006
> Tempat         : Vihara Avalokitesvara Grha
>                  Cipanas - Gadok Pacet
> Biaya          : Rp. 150.000,- / Orang
> Transfer BCA   : 268-123-0256
>
> Kumpul di Vihara Ekayana pukul 07.00 wib
>
> - Apakah anda ingin mengetahui kekuatan dan kelemahan diri anda???
> - Apakah anda ingin mudah berhubungan dengan orang lain dan
disenangi banyak orang ?????
> - Apakah anda ingin sukses dalam kehidupan berumah tangga, di
lingkungan kerja maupun dalam pergaulan sehari-hari ????
>
> Workshop ini diberikan dalam bentuk :
>    - Seminar
>    - Sharing
>    - Permainan
>    - HIKING KE CIBODAS
>
> Peserta diharap membawa sepatu, handuk dan keperluan
> pribadi , dll
>
> Kami hanya menerima 50 orang untuk peserta workshop
> ini , maka nya BURUAN DAFTAR,KARENA TEMPAT TERBATAS.
>
> Informasi bisa hubungi :
> 1. ERNY    ( 0816-480-7687 )
> 2. VERA    ( 0812-931-9927 )
>
> Salam metta,
> PP.SIDDHI
> Erny Hamsah
>
>
>
>
>
>
> Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
>







** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Beyond belief Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke