Dear all,

Sekuntum teratai untuk anda semua, para calon Buddha.

Setelah mengalami perjalanan selama ratusan bahkan ribuan tahun, secara kasat mata terlihat sekali bahwa agama Buddha secara umum di Asia memang lebih mementingkan bungkus budaya setempat ketimbang isi Dharmanya. Di sana-sini bisa kita lihat penekanan terhadap pembangunan monumen dan patung raksasa bernuansa Buddhis. Upacara-upacara ritual yang menghabiskan energi, waktu, dan sumber daya yang luar biasa besarnya. Makna berdana yang dibonsai sedemikian rupa sehingga hanya identik dengan  investasi yang akan memberikan imbal balik berlipat ganda. Belum lagi tahayul yang apa lagi kalau bukan ditujukan untuk memburu kekayaan. 
Bagaimana dengan agama Buddha yang ada di Indonesia? Rasanya kurang lebih anda juga sudah tahu jawabannya.
Di tengah mengglobalnya terjangan badai topan ekonomi neo-liberalisme yang di satu sisi mengakibatkan tersebar meratanya individualisme, konsumerisme, dan hedonisme ke seluruh pelosok dunia, dan di sisi lain, menciptakan ”tsunami” yang memorakmorandakan sendi-sendi politik, sosial, budaya, dan alam sehingga menimbulkan duka individu maupun kolektif yang sedemikian dahsyat, dapatkah agama Buddha yang secara umum dianut di Asia menjadi landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari? Benar-benar membantu dalam menjalani kehidupan sehari-hari? Benar-benar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?
Inilah jenis2 pertanyaan yang umum kita ajukan dalam dunia (Socially) Engaged Buddhist.

Bagi saudara-saudari yang belum tahu, Salah satu bentuk agama Buddha yang paling menarik bagi orang Barat dan sedang berkembang pesat di sana adalah Engaged Buddhism atau yang sekarang lebih dikenal dengan Socially Engaged Buddhism (SEB). SEB adalah aneka gerakan Buddhis Asia dengan jutaan pengikut yang berdedikasi untuk membawa Dharma ke dalam kehidupan sehari-hari dengan menangani realitas masa kini yaitu kebutuhan ekonomi, sosial, politik, budaya, lingkungan hidup, dan spiritual umat manusia modern secara kontekstual. SEB bercirikan aktivisme yaitu kepedulian dan aksi nyata terhadap kemanusiaan, kemasyarakatan, dan lingkungan dengan berlandaskan pada praktik meditasi, dan ditunjang oleh pengkajian agama Buddha yang sangat kritis.

Sharing berikut dari rekan kami, Sis Julie, merupakan setetes aktivitas dari lautan aktivitas dunia SEB. Saya juga akan forward sharing dari Bro Momink.

Mereka berdua sedang mengikuti:
The INEB “Young Bodhisattva” Program
International Buddhist Leadership Training
for Spiritual Resurgence and Social Innovation
16 May – 24 June 2006
Bangkok and Wongsanit Ashram, Thailand

Semoga informasi ini bermanfaat dan semakin mengobarkan api perjuangan kita.

Salam Perjuangan

JL

(Sugatadasa)

Jimmy Lominto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Julie,

Sekuntum teratai buat kamu, seorang calon Buddha.

Jawaban ada di bawah. Thx.

julie julie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Hahaa.....Dear ko Jim
Silakan baca yah...
Tq..
 with metta
julie
 
 
Dear ko Jim,
Sekuntum teratai untuk Ko Jim, seorang calon Buddha.
Ko, pa kabar? Kabar Indonesia gimana?

Aku dalam keadaan sadar dan terkendali.

Kalau DJ, rasanya udah ada perkembangan yg lebih bae. Udah lebih solid.

Sori yah ko, baru hari ini aku kirim email ttg training di bangkok.
Begitu sampe di bangkok, kita sempet jalan2 dulu. Terus selama 1 minggu kita menetap di
bangkok dan 1 minggu selanjutnya kita melakukan exposure ke berbagai village.
Tgl 30 mei kemarin kita berangkat ke Wongsanit Ashram, dan akan netap disini sampe tgl
24 juni.

Jadi sekarang di ashram. Nyamuknya gila2an ya? N makannya...ehmmmmmmmmmm...jadi pengen ke sono lagi d...hehehe. Salah satu daya tarik Wongsanit Ashram adalah juru masaknya yg ibu tua itu lho. Dia itu tukang masak yg luar biasa.

Trus yg jadi trainer adalah Mr. Pracha.
Nurut aku dia adalah bagian terbaik dari training ini.

Kamu bisa belajar banyak dari dia.

Jujur ko, dari exposure; ga banyak yg aku dapetin.
Tapi jangan kawatir, aku tetep berusaha koq cari bagian terbaik dari sini. So ga sia-sia.
Dan aku percaya, mungkin yg saat ini ga terlihat penting, dimasa depan mungkin akan terpakai.

Iya. Kita mesti melihat melampaui yg terlihat secara kasat mata. Yg lebih penting justru itu.

Berikut acara singkat dari Ashram..
At 1st June
We learn about SEB (Socially Engaged Buddhism).It's still begining.But i think it's gonna be verry interesting....
We also play game: "A Good Chalenge".So theres a wire, top & bottom. And we have to cross to
the other side of this wire, without touching the wire. I have a short video of this & a
photo.And some of us just get hurt, but it's really cool.Can you imagine that we have to
stand on our friend's shoulder, then get crossing to the other side.

Nanti kita jg akan buat game ini pada acara training kita.

At night we also do meditation. And i think Mr. Pracha is one of good meditator. He have many experience about it, because
he ever be monk for about 20 years maybe (i'm not really sure). But now he have family and stay in Ashram.

Pee Pracha wasanya adalah 11 tahun. Dia adalah salah satu murid terbaik Ajahn Buddhadasa (Pelayan Buddha), biku Thai terbaik abad 20.

 

At night, we start learning more deeply about meditation. Mr Pacha explain about how meditate for beginner, start to aware our body are heavy.

At 2nd June
In this second day of Ashram we also learn how this life been control by our desire.
By define each of desire we have, then we see there's some connection with "4 Noble Truth" and "8 Fold Path". By knowing this,
we also compare: what the purpose of life if we are Buddhist society and as a common society.Then we know that before we
take any action, verry first is about our desire, and therefor we really need live with mindfull. From this second day,I think
we can see this is all about Dharma.We are not talking about theory, but what are really happen in our daily life. This is 
what call "Social Engaged Buddhism".We also play game: "Cat & Mouse".

Iya. Salah satu hasil kerjasama kami pada saat aku pada tahun 2004 adalah slide yg aku attached. Tlg minta tolong Momink terjemahin dan kasih ke Pracha dibungkus dengan salam hangat dari saya. Thx.

Tonight we meditate about body are heavy & do nothing for 10 minute.
 
At 3rd June, i think this is one of the biggest issue, not only in our daily life, but also
in Buddhism context. It's about: "Love, Sexual desire, and Dhamma"...and I can tell you,
this topic really really wake everyone up!! Hahaha.....
We start learn from what the 3 keyword related to word "LOVE". Then we discuss about: "What
is nature of this force? (sexual insticnt), "How does it function on us?', and "How does
Buddhist look at this?". We also talking about sexual misconduct. And how to choose the right partner...And why do people commit in sexual misconduct?...
At night We meditate about"body are heavy, do nothing for 10 minute, then we learn what is ANATA with using the pain.

At 4th june, we learn about how do we dela with the tempting condition that can cause sexual insticnt. We also talk about the other instinct beside sexual instinct.
And how it related with 3 kind of tanha. That's possible for us to use tanha to reduce tanha.

Iya. Ini isu yg aku pikir harus digarap dengan baik di DJ.

We also discuss about meditation, start from conscious, semi consciousness, & sub-consciousness.
Further we talkin about map of our mind (Jo- Harry Window). The game of today is: "Magic Stone, Poisonous River".
Tonight we learn meditation that combine with feel our heart beat & walking meditation.
 
I love Poisonous River.

Mungkin sgini du ko, sori, soalnya harus giliran tgu i-netnya.
Nanti aku akan ceritakan selengkapnya okeh....

Ok. Jangan lupa pesan aku, jangan lupa untuk langsung menulis pengalaman kamu setiap hari.


Dan aku lihat si yang sudah kita lakukan di Dharmajala sudah begitu jauh sekali. PAlagi
klo liat gaya bawain presentasi, jelas sekali klo kebanyakan dari kita sudah ngerti
bagaimana cara bawain presentasi yg baik.
Bahkan mungkin kita sudah siap untuk lakukan retret internasional atau yang intinya
melibatkan orang luar.

Sekarang adalah masa kita konsolidasi. Terus mensolidkan apa yg sudah terkumpul. Masih banyak sekali yg perlu kita upgrade, but kita jelas sudah on the right track dan apa yg sedang kita kerjakan jelas kualitasnya tdk kalah dgn yg sedang dikerjakan orang luar.


Okeh ko, titip salam yah buat bro & sis semua. Salam peluk dan cium yg hangat banget..
Salam kangen juga....
Hehehehe.....

Boleh cc ke ramu dan mereka ga? Kalo kaga ya entar disampein deh...tapi....cepek dulu dong...hehehe.


Oke deh, c u next.....
Bye...
Buddha bless u all...
with metta,
Julie  

Nice to hear from you.

Please take care and send my regards to everybody.

Salam Perjuangan

JL

(Sugatadasa=Pelayan Buddha)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





SPONSORED LINKS
Beyond belief Religion and spirituality Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke