Sekuntum teratai untuk Anda semua, seorang calon Buddha.
Ini ada sharing dari Sis Julie.
Semoga bermanfaat.
Salam Perjuangan
JL
(Sugatadasa)
julie julie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
(diketik tgl 14 juni malem)
...Pa kabar ko?
Kita disini baek2 aja, malah purify bad karma. hehehe...Jadi donatur darah buat nyamuk2..ampun...
Dari tgl 9-13 juni kemarin kita ke sebuah temple yg dijaga oleh seorang bikhuni, namanya kalau ga salah Bikuni Taurat. dan kita jalanin retreat disana.
Tebak ko, kita mesti tidur di hutan!! Dan lagi kita baru tau setelah retret selesai, bahwa tempat itu dulunya adalah sarang serigala, dan jadi tempat pembantaian manusia juga.
Makanya beberapa dari kita ada yg denger something, tus ada yg lihat juga, tus ada yg ga bisa tidur.
Dan kebetulan ada temen Mr. Pracha yg biasa urusan sama ginian, jadi sekarang lagi bikin janji kapan beliau bisa buat ktemu kita.Dan sekarang kita uda sampe bagian terakhir dari training, yaitu TOT (Training of Trainer).
Ini adalah hari pertama kita. Ada satu lagi narasumber selain Mr. Pracha dan Ms, Anne, yaitu Bikkhu Taweesak. Dia dari Southeast Thailand.
So kita belajar bagaimana jadi fasilitator, kata2 apa yg harus kita pake, tentang penggunaan open question, probing, paraphasing & summarizing.
Jadi pertama2 kita berdiri berpasangan, dan berusaha untuk mengajukan satu open question dan coba untuk paraphasing. Setelah itu, kita coba untuk gunkaan teknik: open question+probing+paraphasing+summarizing.
Jadi open question = ajukan question yg jawabannya bukan "yes" atau "no". kIta bisa pakai what, who, where, how, etc.
probing = coba ajukan pertanyaan lebih mendalam lagi. Hal ini bisa aja kita lakukan setelah kita mendengar jawaban dari orang tsb.
Paraphasing = kita coba untuk membahasakan apa yang udah kita denger ke dalam bahasa kita sendiri, buat lebih simple.
summarizing = dari semua yg sudah kita dengar, kita berusaha buat kesimpulan. hal ini berguna untuk check apakah kita bener2 ngerti yg dia bicarakan.
Summarize ini bisa aja kita buat sebelum kita lanjut ke pertanyaan berikutnya.Steelah ini selesai, kita dibagi ke 2 kelompok.
Masing kelompok akan dibimbing secara bergiliran oleh Mr.Pracha + Ms. Anne, Biku Taweesak. Jadi grup A dan grup B berada di ruangan berbeda.
Terus yg harus kita lakukan adalah "TEACHING".
Dongggg....!!! Wah, surprise....
So setiap orang hanya punya waktu 8 menit buat jadi fasilitator. (persis yg kita lakukan sekarang di DJ)
setelah teaching ini, kita ada waktu sekitar 10menit untuk mendengarkan masukkan dari teman2, langsung. Jadi kita tau apa yg mesti kita improve, atau apa yg uda bagus dari kita.
Terus lagi, kita masih punya tugas lain, yaitu melakukan presentasi (lecture). Ini kita lakukan saat setelah makan siang, sebelum dan sesudah meditasi.
Masing2 sesi ini dibawakan oleh satu orang.Wahhh.....Pokoke kita diterjang abis deh....
Yah, mungkin ini dulu ko. Mungkin teknik diatas bisa di apply oleh bro & sis. Karena selama ini kan kita cuma berdasar spontanitas, mungkin dengan adanya se-iprit teori ini bisa sedikit membantu & menjelaskan.Hehehe... :)
Oyah ko, ini sharing pribadi.
Ko, kita kan meditasi tiap malem. Terus malem ini kita ada objek baru, yaitu kita bayangin kita udah tua terus mati.
Nah, setelah ini, kita melakukan sharing merit, dan terakhir kita meditasi metta.
Nah, waktu metta bhavana ini, aku tiba2 inget dari teks Bhante Tich Nhat Hanh, yg tentang teks Sentuh Bumi.
Aku mulai berpikir, BUmi sungguh baik sekali, apapun yg kita lempar ke dia, tak pernah ditolak. Dia selalu menyokong kita. Dan menurutku, sangatlah masuk akal jika kita selalu berpikir semoga semua berbahagia..Dan aku rasa sesungguhnya kita semua tidak terpisahkan satu sama lain, dan tidak terpisahkan sama alam. Dan kadang (sering) kita bego. Cari keajaiban dimana2, berharap ada keajaiban dalam diri kita.
Padahal sesungguhnya keajaiban ada di kaki kita, hidung kita, badan kita, mata kita. Kita selalu cenderung sombong dan berpikir bahwa kita adalah penguasa alam.
Padahal kita selalu bergantung sama Ibu Bumi. Tak lepas bahkan satu detik pun.
Terus dengan pemahaman ini, bagaimana kita bisa tega menghancurkan alam, membunuh binatang, membuang makanan, menyakiti teman, marah?
Okeh ko. Kita akan tulis lagi kalau ada pengalaman baru.
Thanks yah ko.Buddha bless all of you.
salam sayang dan kangen untuk semua.
with metta;
Julie__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
__._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
| Beyond belief | Religion and spirituality | Woman and spirituality |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
