Cina menggapai Tibet Lewat Kereta Api
 
Negeri yang membawa anda pada Great Wall atau Tembok Raksasa itu kembali unjuk gigi dengan menghadirkan sebuah teknologi supercanggih: kereta cepat yang mampu membawa penumpang menembus pegunungan es di kota suci umat Buddha paling terpencil di dunia, Lhasa.
 
Saking istimewanya, acara peluncuran jalur kereta terbesar di dunia yang menelan dana US$ 4.1 juta itu dibuka langsung oleh Presiden Republik Cina Hu Jintao dan diikuti sejumlah petinggi Partai Komunis. Parade gede-gedean nan megah digelar di barat laut kota Goldmud kemarin.
 
"Ini merupakan karya anak bangsa terbesar dan juga keajaiban dalam sejarah dunia perkeretaapian di dunia," ujar Presiden Hu. Ajaib? Tentu saja, karena jalur yang pembangunannya memakan waktu lebih dari datu dekade ini berada di 4.8 meter di atas permukaan laut, lebih tinggi ketimbang Mont Blank di Prancis.
 
Untuk sampai ke ibu kota Tibet, Lhasa, yang berjarak lebih dari 1000 kilometer dari beijing, diperlukan 48 jam perjalanan. Kereta cepat, yang diberi nama kereta langit, karena melintasi pegunungan Himalaya, itu, kata Hu, dibuat sebagai upaya pembangunan wilayah barat yang papa.
 
"Memberikan devisa, menciptakan lapangan pekerjaan, dan kemakmuran bagi Tibet," ujar Presiden. Pemerintah Cina berharap pada jalur int akan melipatgandakan pemasukan sektor turisme pada 2010 dan mengurangi ongkos hingga 75%.
 
Namun, bagi warga Tibet, keberadaan jalur kereta itu justru dianggap hanya menguntungkan etnik Han, suku bangsa yang kini mendominasi Cina. "Opini yang berkembang di Tibet, keberadaan kereta itu kian memperketat kendali Cina atas Tibet dan membawa masuk banyak pengusaha Han." ujar Lhadon Tethong, Direktur Eksekutif Student for A Free Tibet.
 
"Itu artinya, penganggur bertambah dan kami tak punya harapan hidup lagi." Hal senada juga disampaikan pemimpin Tibet di pengasingan, Dalai Lama. Ia kuatir keberadaan jalur Kereta Langit itu akan mengancam kebudayaan Tibet. "Yang jadi kekuatiran kami bukan soal kereta itu, tapi dampaknya secara luas bagi kami," kata Thupten Samphel, juru bicara Dalai Lama.
 
Xinhua | Gurdian | Nytimes | Andree Priyanto
 
Koran Tempo; Hal. A23; Selasa, 4 Juli 2006


J u n a i d i
Dept. of Information Technology

PT. Tiara Gaya Arga Kencana
Paint, Road Marking, Epoxy Manufacturer
Jl. Cimareme No. 185 A Padalarang, Bandung, West Java - Indonesia

Phone.: +62 22 665 1515 [ hunting ]
Fax.: +62 22 665 6555
Mobile.: +62 856 219 8835 / +62 22 911 808 55

"May I become at all times, both now and forever; a protector for those without protection; a guide for those who have lost their way; a ship for those with oceans to cross; a bridge for those with rivers to cross; a sanctuary for those in danger; a lamp for those without light; a place of refuge for those who lack of shelter; and a servant to all in need"---Bodhicharyavatara~ Shantideva


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





SPONSORED LINKS
Religion and spirituality Beyond belief Woman and spirituality


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke