Dear all,
Sekuntum teratai untuk Anda semua, para calon Buddha.

Bukankah keadilan muncul karena adanya "benar & salah"...
Saat tidak ada persepsi mengenai "benar & salah", saat itu juga
"keadilan" tidak lagi diperlukan.

Karena masih adanya penilaian "salah dan benar" maka dirasakan bahwa
"keadilan" juga perlu ada sebagai penetralisir kedua hal tsb.

metta;
julie

--- In [email protected], "Rosmini \( Caturkarsa \)"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Jika tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah maka tidak akan
ada keadilan di bumi ini
> Kita harus menegakkan keadilan seberapapun susahnya walaupun kita
mungkin akan disalahkan
> tapi setidaknya kita sudah menunjukkan bahwa itulah kebenaran dan
itulah kesalahan
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Behalf Of social_servitor
> Sent: Tuesday, July 04, 2006 5:43 PM
> To: [email protected]
> Subject: [Dharmajala] BAGAIMANA? SADARKAH ANDA? (bagian 1 revisi)
> 
> 
> Sekuntum teratai unutuk anda semua para calon Buddha! 
> 
> sahabat-sahabatku ini ada sedikit hal yang ingin aku share dengan
> kalian, bacalah perlahan-lahan dan sadari apa yang terjadi di dalam
> diri anda, semoga dapat membantu menggali diri kita lebih dalam. 
> 
> Jika anda ingin memberikan respon silahkan.. 
> 
> 
> 
> Sejak waktu yang tidak kita tau, sudah banyak sekali, berbagai macam
> hal-hal, informasi-informasi, hasil pola pikir, dan
> pandangan-pandangan yang menumpuk berlapis-lapis dan memenuhi salah
> satu bagian dari pikiran kita. Dan hal-hal tersebut telah menjadi
> bagian yang ternyata sangat mempengaruhi kehidupan kita, SADARKAH ANDA? 
>  
> Seluruh hal-hal itu telah menjadi dasar/landasan/sebab bagi kita dalam
> menjalankan segala aspek dari kehidupan kita. Dari masa yang tidak
> kita tau hingga saat ini masing-masing dari kita telah dikontrol
> olehnya, SADARKAH KITA? Sudah berapa banyak setiap pikiran kita,
> ucapan kita serta perbuatan kita ternyata dikendalikan oleh dia.
> SIAPAKAH DIA? KENALKAH ANDA DENGANNYA?
> 
> Mungkin anda pernah mendengar kata seperti: rasio, akal, nalar,
> logika, pandangan. SIAPAKAH MEREKA? KENALKAH ANDA? Bukankah selama ini
> kita selalu menggunakan mereka atau jangan-jangan mereka yang
> menggunakan kita untuk melakukan segala tindakan pikiran, ucapan serta
> perbuatan kita.
>  
> Kenalkah anda dengan kata BENAR dan SALAH? SIAPAKAH MEREKA? DARIMANA
> mereka mereka BERASAL? Dari waktu yang tidak kita tau hinga saat ini
> sudah berapa kali anda mengutarakan mereka, memaksakan mereka,
> berjuang mati-matian untuk mereka. IYA HAL ITU BENAR, TIDAK HAL ITU
> SALAH. Sadarkah anda?
> 
> Apa itu BENAR dan apa itu SALAH? Mengapa sebagian besar dari kita rela
> berjuang mati-matian demi mereka? Setiap dari kita mungkin sering kali
> berpikir dan mengungkapkan IYA AKU BENAR DAN ENGKAU SALAH, akan tetapi
> pihak lainnya berpikir TIDAK AKU YANG BENAR DAN ENGKAU SALAH. Dan
> akhirnya hal seperti ini yang menyebabkan sekian banyak perpecahan,
> perselisihan, kontroversi, pertikaian, peperangan, dan saudara2nya.
> SUDAH BERAPA KALI KITA TERLIBAT DIDALAMNYA? SADARKAH KITA? 
> 
> Lalu apakah kebenaran itu ada? Apakah kesalahan itu ada? Bukan hal-hal
> ini berbeda-beda untuk setiap individu. Lalu apakah itu kebenaran yang
> selalu kita puja-puja, apakah itu kesalahan yang selalu kita
> rendahkan. JANGAN-JANGAN TIDAK ADA YANG BENAR DAN TIDAK ADA YANG
> SALAH. Bagaimana menurut anda? Gunakanlah rasio, akal, nalar,
> pandangan anda masing2 dan SADARILAH, BAGAIMANA?
> 
> 
> 
> 
> Jika terdapat pikiran atau respon apapun didalam diri anda harap
> di-share-kan sebagai masukan yang berharga untuk saya,
> Terima kasih !     
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam
diri saya maupun di luar diri saya **
> 
> ** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk
menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi
pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
> 
> ** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan
memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu,
sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
> 
> ** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi
penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi
ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat,
membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh
rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
> Yahoo! Groups Links
>







** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya 
maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman 
hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta 
kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami 
secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas 
dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas 
asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  
membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan 
kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, 
para guru, serta sahabat-sahabat kami ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke