suasana Jakarta
Karyawan di Gedung Tinggi Panik
Karyawan di Gedung Tinggi Panik
Jakarta, Kompas - Guncangan gempa juga terasa di Jakarta, khususnya mereka yang pada hari Senin (17/7) sore kemarin berada di gedung-gedung tinggi. Di sejumlah gedung, para karyawan bahkan sempat diminta meninggalkan ruangan.
Dalam pemantauan Kompas,
ribuan karyawan yang berkantor di gedung-gedung tinggi seperti di Jalan Gatot Subroto, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Rasuna Said berhamburan ke luar begitu merasakan getaran yang terasa sekitar dua hingga lima menit. Kepanikan melanda karyawan sehingga mereka berebut naik lift atau tangga darurat untuk segera menuju ke halaman gedung.
Tini (27), karyawan yang berkantor di Lantai 25 Gedung Menara Thamrin, mengatakan kaget karena saat duduk kepala dan tubuhnya bergetar. Jendela kaca di kantor juga bergoyang keras. "Guncangan terasa semakin kencang. Kepala terasa pusing dan perut mual karena guncangan sekitar lima menit," katanya.
Tidak semua penghuni di gedung berlantai 26 itu merasakan gempa. Sebagian karyawan di lantai satu hingga 17 tetap tenang dan terheran-heran melihat banyaknya orang berlarian turun.
Kanamutya (20) yang berkantor di Lantai 22 Menara Thamrin mengatakan, kendati suasana tidak terlalu panik, sempat terjadi kebingungan di antara karyawan, apakah harus turun atau tetap tinggal di kantor. Ketika turun, karyawan masih sempat membawa barang pribadinya.
"Ada yang mau sembunyi di kolong meja, tapi bingung. Soalnya di bawah banyak kabel," ujar karyawan magang ini.
Lift di gedung sempat dimatikan sehingga karyawan lainnya terpaksa turun lewat tangga. Sekitar satu jam di halaman, sebagian karyawan naik kembali ke kantor masing-masing.
Namun, saat di atas sempat terasa kembali guncangan. Demi keamanan, beberapa kantor di Menara Thamrin akhirnya banyak yang memulangkan karyawan mereka lebih awal.
Ima (30), pegawai di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral di Jalan MH Thamrin, mengaku tidak merasakan gempa. Goyangan kecil terasa di lantai delapan sehingga karyawan turun ke lantai di bawahnya. Namun, dia sempat melihat lampu-lampu di jalan bergoyang.
Ventje Lempoy, karyawan Bank Sulut Cabang Jakarta yang berkantor di Lantai 1 Gedung Jaya, Jalan MH Thamrin, tidak merasakan getaran apa-apa. Menurut Ventje, di Gedung Jaya tidak terlihat karyawan dari lantai 2-13 yang turun ke lantai bawah atau ke halaman gedung.
Zahid, pegawai di Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, yang berada di lantai 10 juga merasakan guncangan. "Tidak semua karyawan keluar karena ada yang merasa, ada juga yang tidak," ujarnya.
Agus, pegawai Direktorat Migas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral yang berkantor di Lantai 15 Plaza Centris, Kuningan, Jakarta Selatan, juga merasakan guncangan yang cukup kuat. Karyawan bergegas berhamburan ke lantai dasar dan halaman. Namun, setelah beberapa saat, karyawan kembali bekerja meski masih waswas.
Guncangan gempa juga dirasakan warga Tangerang dan sekitarnya. Mereka kaget melihat benda-benda di dinding bergerak-gerak tanpa henti selama beberapa waktu.
Kepala Pusat Gempa Nasional Badan Meteorologi dan Geofisika Suharjono mengatakan, gempa yang terasa di Jakarta berkekuatan 2-3 Modified Mercelli Intensity (MMI). Umumnya, getaran akibat gempa itu hanya terasa oleh masyarakat yang berada di dalam gedung bertingkat.
"Guncangannya
seperti dirasakan orang yang berdiri di pinggir jalan saat truk lewat," kata Suharjono. (ELN/PIN/RET/NAS)
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free. __._,_.___
** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **
** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **
** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **
** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Dharmajala" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
