Siapakah diri kita ? Siapakah Aku ?
Setelah mengerti konsep Anatta, maka semua itu akan tidak perlu dijawab lagi.
Semua akan jelas dan ego akan berkurang perlahan2x.
Dengan melakukan perhatian penuh dengan keadaan batin tenang maka akan melihat dengan jelas bahwa aku itu hanya terdiri dari 5 penyusun yg terdiri dari tubuh, perasaan, persepsi, bentuk2x mental dan kesadaran . Semua itu selalu berubah2x. Semua itu tidak ada yg kekal, tidak ada yg tetap. Karena itu tidak ada satupun dari komponen2x tsb yang bisa dianggap sebagai aku. aku hanya tersusun kelima penyusun tersebut yang selalu berubah2x.

analoginya adalah person/aku itu misalnya di anggap sebagai sebuah kombinasi 25 angka yg terbagi menjadi 5 komponen.
komponen itu adalah (jasmani-perasaan-persepsi-bentuk2x mental-kesadaran) (XXXXX-XXXXX-XXXXX-XXXXX-XXXXX) masing2x komponen itu mewakili 5 angka
Jika masing2x komponen itu selalu berubah terus, maka bagaimanakah kita kita akan memegang sebuah kombinasi angka tersebut itu sebagai person/aku ?

Setelah mengerti ini, nanti akan memandang dunia dengan pandangan yang berbeda.


with Metta
Sumedho Benny




"Dayapala" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent by: [email protected]

07/19/2006 02:29 PM

Please respond to
[email protected]

To
[email protected]
cc
Subject
[Dharmajala] BAGAIMANA? SADARKAH ANDA? (bagian 3 revisi)





Sekuntum teratai untuk anda semua para calon Buddha!

Wah, sudah rindu saya untuk berbagi kepada anda, beberapa hari ini
saya ada beberapa kesibukan sehingga baru saat ini dapat berbagi lagi
di milis ini. Saya harap apa yang saya bagikan dapat berguna bagi anda.

Jika ada tanggapan atau respon harap disampaikan.

Bacalah tulisan artikel ini dengan perlahan-lahan, sadari apa yang
terjadi pada diri anda. Untuk lebih jelas anda dapat membaca bagian 1
dan bagian 2.

PANDANGAN, sudahkah anda MENEMUKANNYA? MENGENALINYA? MENTRANSFORMNYA?
Sudahkah anda menyadari bahwa ia selalu bersama-sama anda selama
kehidupan anda sejak waktu yang tidak kita ketahui hingga saat ini.
PANDANGAN-PANDANGAN APA SAJA YANG TERDAPAT DI DALAM DIRI ANDA? Apakah
ia membawa ke arah kehidupan yang lebih baik? Ataukah ia membawa anda
ke kehidupan yang lebih buruk? SADARKAH ANDA?

Ketika kita mendapat pertanyaan sejenis ini apa reaksi anda? tidaklah
perlu menjawab iya atau tidak, cara yang terbaik untuk menanggapi
pertanyaan-pertanyaan ini adalah dengan membuka diri anda dan
membiarkan pertanyaan-pertanyaan itu masuk sedalam-dalamnya ke seluruh
diri anda sambil bernafas dalam dengan tenang. Hanya dengan membuka
diri anda kepada pertanyaan-pertanyaan tersebut dan membiarkan mereka
masuk, mereka akan mulai bekerja dengan tenang. Harap praktekkan cara
ini, HAL INI AKAN SANGAT MEMBANTU ANDA!

SIAPAKAH AKU?

DARIMANA AKU BERASAL?

UNTUK APA AKU HIDUP?

KEMANA TUJUANKU?

APAKAH ARTI DARI SEMUA HAL YANG KUALAMI?

MENGAPA HAL INI TERJADI?

APAKAH YANG AKU INGINKAN?

BAGAIMANA CARANYA?

DAPATKAH AKU MENCAPAINYA?

SUDAHKAH AKU MENGENALI DIRIKU?

SUDAHKAH AKU MEMAHAMI SEKITARKU?

APAKAH SESUNGGUHNYA ARTI DARI SEMUA INI?

Bukalah diri anda dan ijinkanlah pertanyaan-pertanyaan itu masuk
kedalam diri anda. Biarkan mereka bekerja membantu anda. Sudah berapa
kali anda melakukan hal seperti ini? Berkomunikasi dengan diri anda
sendiri, mengenali diri anda lebih baik, MENJADI DEKAT DENGAN DIRI
SENDIRI.

Mungkin selama ini kita tidak pernah memahami diri kita. Kita mungkin
terlalu sibuk memikirkan hal-hal dunia sehingga tidak MEMILIKI WAKTU
UNTUK DIRI SENDIRI dan seringkali oleh karena ini kita menjadi
bingung, sedih, marah serta tertekan. APAKAH ANDA SEPERTI INI? APA
ANDA INGIN TERUS SEPERTI INI? MAUKAH ANDA MENJADI LEBIH BAIK?
BERSEDIAKAH ANDA MELUANGKAN WAKTU DAN ENERGI ANDA?

Mungkin untuk pertama kali anda akan merasa sedikit aneh untuk
melakukan hal ini. Anda mungkin akan merasakan keraguan, anda mungkin
belum terbiasa. Akan tetapi hal-hal ini akan sangat membantu anda
untuk menjadi lebih siap, lebih baik, lebih sadar, serta lebih
bijaksana dalam menghadapi kehidupan.

Seringkali ketika kita tidak mengenal diri kita, tidak memahami diri
kita, kita terhempas kesana-kemari oleh terpaan badai kehidupan, dan
kita menjadi tertekan. Kita adalah seperti pohon yang berakar sangat
dalam di tanah. Kadangkala ketika angin bertiup kencang,
ranting-ranting dan daun-daun kecil di puncak terhempas kesana-kemari
dengan kejamnya, pohon tersebut terlihat sangat lemah, rapuh. Kita
menjadi sangat tertekan sehingga kita pikir kita akan mati. Akan
tetapi jika kita memandang ke bawah, kita dapat melihat dahan-dahan
dan akar-akar yang kokoh serta mengetahui bahwa pohon itu jauh lebih
kuat dari apa telah kita pikirkan.

Sangatlah penting bagi kita untuk mengenali diri kita, MELUANGKAN
WAKTU UNTUK DIRI KITA, melihat secara mendalam, mengenali dasar
terdalam dari diri, mengenali dahan-dahan dan akar-akar kita, sehingga
kita dapat menghadapi kehidupan ini dengan penuh kesiapan, penuh
kesadaran, serta lebih bijaksana. COBALAH!

Sekian bagian 3

Jika ada tanggapan atau respon dari diri anda harap disampaikan
sebagai masukkan berharga yang saya butuhkan.

Salam penuh kasih,

Dayapala


__._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **




YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Attachment: gifx0E1v71LBu.gif
Description: GIF image

Kirim email ke