FYI, diambil dari Website Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi

-------------------------------------------------

PENGENALAN GEMPA BUMI

BUMI

BENTUK DAN UKURAN

Bumi berbentuk bulat seperti bola, namun rata di kutub-kutubnya.
jari-jari Khatulistiwa = 6.378 km, jari-jari kutub=6.356 km. Lebih dari 70 %
permukaan bumi diliputi oleh lautan.

STRUKTUR DALAM BUMI

Bumi memiliki struktur dalam yang hampir sama dengan telur. Kuning telurnya
adalah inti, putih telurnya adalah selubung, dan cangkang telurnya adalah
kerak.

Berdasarkan penyusunnya lapisan bumi terbagi atas litosfer, astenosfer, dan
mesosfer. Litosfer adalah lapisan paling luar bumi (tebal kira-kira 100 km)
dan terdiri dari kerak bumi dan bagian atas selubung. Litosfer memiliki
kemampuan menahan beban permukaan yang luas misalkan gunungapi. Litosfer
bersuhu dingin dan kaku. Di bawah litosfer pada kedalaman kira-kira 700 km
terdapat astenosfer. Astenosfer hampir berada dalam titik leburnya dan
karena itubersifat seperti fluida. Astenosfer mengalir akibat tekanan yang
terjadi sepanjang waktu. Lapisan berikutnya mesosfer. Mesosfer lebih kaku
dibandingkan astenosfer namun lebih kental dibandingkan litosfer. Mesosfer
terdiri dari sebagian besar selubung hingga inti bumi.

TEORI TEKTONIK LEMPENG

Menurut teori tektonik lempeng, permukaan bumi ini terbagi atas kira-kira 20
pecahan besar yang disebut lempeng. Ketebalannya sekitar 70 km. Ketebalan
lempeng kira-kira hampir sama dengan litosfer yang merupakan kulit terluar
bumi yang padat. Litosfer terdiri dari kerak dan selubung atas. Lempengnya
kaku dan lempeng-lempeng itu bergerak diatas astenosfer yang lebih cair.

Panah pada peta menunjukkan arah pergerakan lempeng saat ini.

BATAS - BATAS LEMPENG

Daerah tempat lempeng-lempeng itu bertemu disebut batas lempeng. Pada batas
lempeng kita dapat mengetahui cara bergerak lempeng-lempeng itu. Lempeng
bisa saling menjauh, saling bertumbukan, atau saling menggeser ke samping.

PENYEBAB GERAKAN LEMPENG

Arus konveksi memindahkan panas melalui zat cair atau gas. Gambar poci kopi
menunjukkan dua arus konveksi dalam zat cair. Perhatikan, air yang dekat
dengan api akan naik, saat dingin di permukaan air kembali turun. Para
ilmuwan menduga arus konveksi dalam selubung itulah yang membuat
lempeng-lempeng bergerak. Karena suhu selubung amat panas, bagian-bagian di
selubung bisa mengalir seperti cairan yang tipis. Lempeng-lempeng itu
bergerak seperti ban berjalan berukuran besar.

GEMPABUMI

APAKAH GEMPABUMI ITU

Gempabumi adalah berguncangnya bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar
lempeng bumi , patahan aktif aktivitas gunungapi atau runtuhan batuan.
Kekuatan gempabumi akibat aktivitas gunungapi dan runtuhan batuan relatif
kecil sehingga kita akan memusatkan pembahasan pada gempabumi akibat
tumbukan antar lempeng bumi dan patahan aktif.

PROSES GEMPABUMI

Lempeng samudera yang rapat massanya lebih besar ketika bertumbukkan dengan
lempeng benua di zona tumbukan (subduksi) akan menyusup ke bawah. Gerakan
lempeng itu akan mengalami perlambatan akibat gesekan dari selubung bumi.
Perlambatan gerak itu menyebabkan penumpukkan energi di zona subduksi dan
zona patahan. Akibatnya di zona-zona itu terjadi tekanan, tarikan, dan
geseran. Pada saat batas elastisitas lempeng terlampaui, maka terjadilah
patahan batuan yang diikuti oleh lepasnya energi secara tiba-tiba. Proses
ini menimbukan getaran partikel ke segala arah yang disebut gelombang
gempabumi.

DIMANAKAH KITA TINGGAL ?

Kepulauan Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng utama dunia yaitu
lempeng Australia, Eurasia, dan Pasifik. Lempeng Eurasia dan Australia
bertumbukan di lepas pantai barat Pulau Sumatera, lepas pantai selatan pulau
Jawa, lepas pantai Selatan kepulauan Nusatenggara, dan berbelok ke arah
utara ke perairan Maluku sebelah selatan. Antara lempeng Australia dan
Pasifik terjadi tumbukan di sekitar Pulau Papua. Sementara pertemuan antara
ketiga lempeng itu terjadi di sekitar Sulawesi. Itulah sebabnya mengapa di
pulau-pulau sekitar pertemuan 3 lempeng itu sering terjadi gempabumi.

Peta kepulauan Indonesia pada pertemuan 3 lempeng

Berikut ini adalah 25 Daerah Wilayah Rawan Gempabumi Indonesia yaitu: Aceh,
Sumatera Utara (Simeulue), Sumatera Barat - Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten
Pandeglang, Jawa Barat, Bantar Kawung, Yogyakarta, Lasem, Jawa Timur, Bali,
NTB, NTT, Kepulauan Aru, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi
Tengah, Sulawesi Utara, Sangir Talaud, Maluku Utara, Maluku Selatan, Kepala
Burung-Papua Utara, Jayapura, Nabire, Wamena, dan Kalimantan Timur.

INTENSITAS DAN KEKUATAN GEMPABUMI

Intensitas gempabumi adalah tingkat kerusakan yang terasa pada lokasi
terjadinya. Angkanya ditentukan dengan menilai kerusakan yang dihasilkannya,
pengaruhnya pada benda-benda, bangunan, dan tanah, dan akibatnya pada
orang-orang. Skala ini disebut MMI (Modified Mercalli Intensity)
diperkenalkan oleh Giuseppe Mercalli pada tahun 1902. Magnituda adalah
parameter gempa yang diukur berdasarkan yang terjadi pada daerah tertentu,
akibat goncangan gempa pada sumbernya. Satuan yang digunakan adalah Skala
Richter. Skala ini diperkenalkan oleh Charles F. Richter tahun 1934. Sebagai
contoh, gempabumi dengan kekuatan 8 Skala Richter setara kekuatan bahan
peledak TNT seberat 1 gigaton atau 1 milyar ton.

AKIBAT GEMPABUMI

Akibat utama gempabumi adalah hancurnya bangunan-bangunan karena goncangan
tanah. Jatuhnya korban jiwa biasanya terjadi karena tertimpa reruntuhan
bangunan, terkena longsor, dan kebakaran. Jika sumber gempabumi berada di
dasar lautan maka bisa membangkitkan gelombang tsunami yang tidak saja
menghantam pesisir pantai di sekitar sumber gempa tetapi juga mencapai
beberapa km ke daratan.

Korban jiwa terbesar akibat gempabumi Indonesia terjadi di Nias pada bulan
Maret 2005 sebanyak 300 jiwa. Sementara korban jiwa gempabumi yang kemudian
membangkitkan tsunami terbesar memakan korban jiwa terjadi di Aceh dan Sumut
pada Desember 2004, sebanyak 250.000 jiwa.


Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. __._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke