Memang sikap cross posting atau sejenisnya, tidak bisa dibiarkan tapi untuk materi pertanyaan ,Mungkin juga,pak benny dan pak hudoyo, rekan sindu ini ‘mewakili’ pertanyaan2 dari sebagian anggota milis ini(termasuk saya kali ya) dan saya juga melihat mungkin dia berasal dari agama maitreya yang konsep dan pengertiannya seperti itu ,yang memang harus ‘dicerahkan’ oleh bapak bapak sekalian hehehehe

 

Tetap aja harus  diterangin, meski dianya nggak jawab, daripda tersesat dijalan yang salah lebih baik tersesat di jalan yang benar hehehe,

yang penting lagi bisa buat referensi anggota milis yang lain plus juga itung-itung mengamalkan Dhamma

 

Gimana???

 

 

ronny

 


From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Benny Wu
Sent: 28 Juli 2006 11:17
To: [email protected]
Subject: Re: [Dharmajala] BUAT APA BERBUAT BAIK

 

Dari awal rekan sindhu bergabung ke milis ini, rekan sindhu memang sudah mulai melakukan spamming ke semua milis yang dia gabung. Jika diajak berdiskusi juga tidak pernah bisa komunikasi dua arah. Yang lebih parahnya dulu bahkan langsung broadcast ke semua email pribadi para member milis yang pernah menangapi emailnya tanpa melalui milis.

Cuma saran saja untuk moderator, bagaimana kalau rekan sindhu dijadikan member yang moderated saja, jadi utk posting perlu approval dari moderator.

with Metta
Sumedho

On 7/28/06, Hudoyo Hupudio <[EMAIL PROTECTED]id> wrote:

At 12:05 PM 7/27/2006, you wrote:

>[...]


>
>Justru buddha mengatakan, kalo sudah mengerti, karena tidak ada AKU
>yang kekal (anatta) maka kita harus membina sampai menemukan ROH yang
>kekal diri kita sendiri.

========================

JELAS ORANG INI HANYA MENGAJAK BERDEBAT KUSIR.
MENILIK POSTING2-NYA SELAMA INI, TAMPAKNYA IA MASUK KE MILIS INI
BUKAN UNTUK SALING BELAJAR, MELAINKAN UNTUK BERDEBAT.
MUNGKIN SEKALI IA BUKAN BUDDHIS.
SEBAIKNYA JANGAN DILAYANI LAGI. SEMAKIN DILAYANI, SEMAKIN TERCAPAI
TUJUANNYA DAN SEMAKIN SENANG DIA.

hudoyo

 

__._,_.___

** Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya **

** Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh **

** Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian **

** Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari,  membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami **





YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke